alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Lega, Sudah Ada Siswa SD Berseragam

Setelah Sekian Lama Belajar di Rumah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Bondowoso secara penuh baru akan dilakukan pada Juli mendatang. Namun, saat ini sudah diujicobakan. Siswa SD dan SMP sudah masuk secara bertahap.

Memang tidak semua kelas diujicobakan. Namun, melihat pemandangan tersebut, masyarakat merasa lega. Sebab, sudah setahun ini para siswa belajar di rumah. Saatnya kembali ke sekolah dengan protokol kesehatan lengkap.

“Dari release kementerian, untuk proses persiapan sebelum dilakukan pembelajaran tatap muka. Step by step dilakukan pembelajaran, jadi berjenjang,” kata Haeriyah Yulianti, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejauh ini, uji coba PTM yang dilakukan hanya difokuskan pada kelas akhir untuk sekolah dasar ataupun sekolah menengah. Tetapi, nantinya pada bulan Mei hingga Juni, uji coba ini juga akan dilanjutkan untuk kelas-kelas lainnya. Bagi sekolah dasar akan dilakukan uji coba dari kelas enam hingga kelas empat. Kemudian, untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) semua kelas, dari kelas tujuh hingga kelas sembilan akan dilakukan uji coba.

“Untuk kelas satu sampai kelas tiga masih belum. Jadi, masih menunggu uji coba yang ini,” paparnya. Ketika uji coba tersebut dipastikan benar-benar aman serta tidak ada klaster baru dari sekolah. Maka uji coba untuk kelas paling bawah juga akan dilakukan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Bondowoso secara penuh baru akan dilakukan pada Juli mendatang. Namun, saat ini sudah diujicobakan. Siswa SD dan SMP sudah masuk secara bertahap.

Memang tidak semua kelas diujicobakan. Namun, melihat pemandangan tersebut, masyarakat merasa lega. Sebab, sudah setahun ini para siswa belajar di rumah. Saatnya kembali ke sekolah dengan protokol kesehatan lengkap.

“Dari release kementerian, untuk proses persiapan sebelum dilakukan pembelajaran tatap muka. Step by step dilakukan pembelajaran, jadi berjenjang,” kata Haeriyah Yulianti, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso.

Sejauh ini, uji coba PTM yang dilakukan hanya difokuskan pada kelas akhir untuk sekolah dasar ataupun sekolah menengah. Tetapi, nantinya pada bulan Mei hingga Juni, uji coba ini juga akan dilanjutkan untuk kelas-kelas lainnya. Bagi sekolah dasar akan dilakukan uji coba dari kelas enam hingga kelas empat. Kemudian, untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) semua kelas, dari kelas tujuh hingga kelas sembilan akan dilakukan uji coba.

“Untuk kelas satu sampai kelas tiga masih belum. Jadi, masih menunggu uji coba yang ini,” paparnya. Ketika uji coba tersebut dipastikan benar-benar aman serta tidak ada klaster baru dari sekolah. Maka uji coba untuk kelas paling bawah juga akan dilakukan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Bondowoso secara penuh baru akan dilakukan pada Juli mendatang. Namun, saat ini sudah diujicobakan. Siswa SD dan SMP sudah masuk secara bertahap.

Memang tidak semua kelas diujicobakan. Namun, melihat pemandangan tersebut, masyarakat merasa lega. Sebab, sudah setahun ini para siswa belajar di rumah. Saatnya kembali ke sekolah dengan protokol kesehatan lengkap.

“Dari release kementerian, untuk proses persiapan sebelum dilakukan pembelajaran tatap muka. Step by step dilakukan pembelajaran, jadi berjenjang,” kata Haeriyah Yulianti, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso.

Sejauh ini, uji coba PTM yang dilakukan hanya difokuskan pada kelas akhir untuk sekolah dasar ataupun sekolah menengah. Tetapi, nantinya pada bulan Mei hingga Juni, uji coba ini juga akan dilanjutkan untuk kelas-kelas lainnya. Bagi sekolah dasar akan dilakukan uji coba dari kelas enam hingga kelas empat. Kemudian, untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) semua kelas, dari kelas tujuh hingga kelas sembilan akan dilakukan uji coba.

“Untuk kelas satu sampai kelas tiga masih belum. Jadi, masih menunggu uji coba yang ini,” paparnya. Ketika uji coba tersebut dipastikan benar-benar aman serta tidak ada klaster baru dari sekolah. Maka uji coba untuk kelas paling bawah juga akan dilakukan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/