alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pedagang: Tidak Usah Ambil Beras Impor

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa pekan menjelang Ramadan, harga beras di Pasar Induk Bondowoso masih relatif normal. Belum ada kenaikan harga penjualan beras. Harga beras juga diperkirakan akan tetap stabil sampai memasuki bulan Ramadan.

Ubaidillah, salah satu pedagang sembako, menyampaikan, harga beras untuk saat ini belum mengalami kenaikan. Masih relatif stabil untuk harga jualnya. “Harga beras masih normal,” jelasnya, ketika diwawancarai, Jumat (19/3).

Harga eceran beras berkisar di harga Rp 9 – 12 ribu per kilonya. Bergantung pada kualitas berasnya. Untuk beras kualitas super, harganya bisa mencapai Rp 12 ribu. Sementara, untuk beras kualitas biasa harganya berkisar Rp 10 sampai 11 ribu. Sementara, untuk harga beras kualitas paling rendah harganya Rp 9 ribu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selama Ramadan nanti, Ubai menjelaskan, harganya diperkirakan masih akan stabil. Hal tersebut karena banyaknya petani di Bondowoso yang sudah mulai panen padi. Sehingga stok beras selama Ramadan akan aman. “Sudah mulai ada yang panen, bahkan sudah ada yang panen. Jadi, bulan Ramadan insyaallah masih stabil,” paparnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi terkait beras impor, Ubaidillah menyampaikan, selama pasokan beras lokal masih cukup, maka impor beras tidak diperlukan. Apalagi impor membuat harga beras lokal tidak stabil bahkan anjlok. Hal tersebut tentu sangat merugikan petani sampai pedagang beras. “Lebih baik, kalau masih cukup beras lokal, tidak usah ambil beras impor,” tandasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa pekan menjelang Ramadan, harga beras di Pasar Induk Bondowoso masih relatif normal. Belum ada kenaikan harga penjualan beras. Harga beras juga diperkirakan akan tetap stabil sampai memasuki bulan Ramadan.

Ubaidillah, salah satu pedagang sembako, menyampaikan, harga beras untuk saat ini belum mengalami kenaikan. Masih relatif stabil untuk harga jualnya. “Harga beras masih normal,” jelasnya, ketika diwawancarai, Jumat (19/3).

Harga eceran beras berkisar di harga Rp 9 – 12 ribu per kilonya. Bergantung pada kualitas berasnya. Untuk beras kualitas super, harganya bisa mencapai Rp 12 ribu. Sementara, untuk beras kualitas biasa harganya berkisar Rp 10 sampai 11 ribu. Sementara, untuk harga beras kualitas paling rendah harganya Rp 9 ribu.

Selama Ramadan nanti, Ubai menjelaskan, harganya diperkirakan masih akan stabil. Hal tersebut karena banyaknya petani di Bondowoso yang sudah mulai panen padi. Sehingga stok beras selama Ramadan akan aman. “Sudah mulai ada yang panen, bahkan sudah ada yang panen. Jadi, bulan Ramadan insyaallah masih stabil,” paparnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi terkait beras impor, Ubaidillah menyampaikan, selama pasokan beras lokal masih cukup, maka impor beras tidak diperlukan. Apalagi impor membuat harga beras lokal tidak stabil bahkan anjlok. Hal tersebut tentu sangat merugikan petani sampai pedagang beras. “Lebih baik, kalau masih cukup beras lokal, tidak usah ambil beras impor,” tandasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa pekan menjelang Ramadan, harga beras di Pasar Induk Bondowoso masih relatif normal. Belum ada kenaikan harga penjualan beras. Harga beras juga diperkirakan akan tetap stabil sampai memasuki bulan Ramadan.

Ubaidillah, salah satu pedagang sembako, menyampaikan, harga beras untuk saat ini belum mengalami kenaikan. Masih relatif stabil untuk harga jualnya. “Harga beras masih normal,” jelasnya, ketika diwawancarai, Jumat (19/3).

Harga eceran beras berkisar di harga Rp 9 – 12 ribu per kilonya. Bergantung pada kualitas berasnya. Untuk beras kualitas super, harganya bisa mencapai Rp 12 ribu. Sementara, untuk beras kualitas biasa harganya berkisar Rp 10 sampai 11 ribu. Sementara, untuk harga beras kualitas paling rendah harganya Rp 9 ribu.

Selama Ramadan nanti, Ubai menjelaskan, harganya diperkirakan masih akan stabil. Hal tersebut karena banyaknya petani di Bondowoso yang sudah mulai panen padi. Sehingga stok beras selama Ramadan akan aman. “Sudah mulai ada yang panen, bahkan sudah ada yang panen. Jadi, bulan Ramadan insyaallah masih stabil,” paparnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi terkait beras impor, Ubaidillah menyampaikan, selama pasokan beras lokal masih cukup, maka impor beras tidak diperlukan. Apalagi impor membuat harga beras lokal tidak stabil bahkan anjlok. Hal tersebut tentu sangat merugikan petani sampai pedagang beras. “Lebih baik, kalau masih cukup beras lokal, tidak usah ambil beras impor,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/