alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Belum Siap Terapkan ETLE

Kamera CCTV Masih Minim Jumlahnya

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penegakan aturan lalu lintas (lalin) bakal semakin ketat. Semua pelanggar lalin nantinya akan dikenai tilang kamera electronic traffic law enforcement (ETLE). Rencana dari Polri itu kabarnya bakal diterapkan dalam bulan Maret ini.

Pemberlakuan ETLE itu mulai berlaku dalam skala nasional. Tilang elektronik ini mengandalkan kamera CCTV yang terpasang di jalan raya untuk mendeteksi pelanggar lalu lintas secara otomatis. Nantinya, pelanggar lalu lintas akan dikirimi surat tilang ke alamat rumah sesuai yang tertera di data kendaraan.

Tak hanya pengendara mobil, nantinya pengendara sepeda motor juga akan ditilang dengan ETLE. Jenis pelanggarannya pun beragam. Mulai dari pengendara mengoperasikan HP saat berkendara, safety belt, traffic light, sampai marka jalan. Jika di Jakarta, pelanggar yang menggunakan jalur busway. Ditambah lagi pelanggaran batas kecepatan. Terbaru, ada alat yang bisa meng-capture sepeda motor.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, penerapan ETLE di Bondowoso tampaknya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto. Menurut Didik, pihaknya kini masih dalam tahapan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terlebih dahulu.

“Masih kami bahas dengan organisasi terkait. Seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Terkait dengan jaringan dan lainnya,” beber Didik.

Selain jaringan, kesiapan mengenai sarana dan prasarana (sarpras) sangatlah penting. “Baru nantinya akan kami terapkan kalau semuanya sudah siap,” imbuh dia.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penegakan aturan lalu lintas (lalin) bakal semakin ketat. Semua pelanggar lalin nantinya akan dikenai tilang kamera electronic traffic law enforcement (ETLE). Rencana dari Polri itu kabarnya bakal diterapkan dalam bulan Maret ini.

Pemberlakuan ETLE itu mulai berlaku dalam skala nasional. Tilang elektronik ini mengandalkan kamera CCTV yang terpasang di jalan raya untuk mendeteksi pelanggar lalu lintas secara otomatis. Nantinya, pelanggar lalu lintas akan dikirimi surat tilang ke alamat rumah sesuai yang tertera di data kendaraan.

Tak hanya pengendara mobil, nantinya pengendara sepeda motor juga akan ditilang dengan ETLE. Jenis pelanggarannya pun beragam. Mulai dari pengendara mengoperasikan HP saat berkendara, safety belt, traffic light, sampai marka jalan. Jika di Jakarta, pelanggar yang menggunakan jalur busway. Ditambah lagi pelanggaran batas kecepatan. Terbaru, ada alat yang bisa meng-capture sepeda motor.

Namun, penerapan ETLE di Bondowoso tampaknya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto. Menurut Didik, pihaknya kini masih dalam tahapan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terlebih dahulu.

“Masih kami bahas dengan organisasi terkait. Seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Terkait dengan jaringan dan lainnya,” beber Didik.

Selain jaringan, kesiapan mengenai sarana dan prasarana (sarpras) sangatlah penting. “Baru nantinya akan kami terapkan kalau semuanya sudah siap,” imbuh dia.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penegakan aturan lalu lintas (lalin) bakal semakin ketat. Semua pelanggar lalin nantinya akan dikenai tilang kamera electronic traffic law enforcement (ETLE). Rencana dari Polri itu kabarnya bakal diterapkan dalam bulan Maret ini.

Pemberlakuan ETLE itu mulai berlaku dalam skala nasional. Tilang elektronik ini mengandalkan kamera CCTV yang terpasang di jalan raya untuk mendeteksi pelanggar lalu lintas secara otomatis. Nantinya, pelanggar lalu lintas akan dikirimi surat tilang ke alamat rumah sesuai yang tertera di data kendaraan.

Tak hanya pengendara mobil, nantinya pengendara sepeda motor juga akan ditilang dengan ETLE. Jenis pelanggarannya pun beragam. Mulai dari pengendara mengoperasikan HP saat berkendara, safety belt, traffic light, sampai marka jalan. Jika di Jakarta, pelanggar yang menggunakan jalur busway. Ditambah lagi pelanggaran batas kecepatan. Terbaru, ada alat yang bisa meng-capture sepeda motor.

Namun, penerapan ETLE di Bondowoso tampaknya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto. Menurut Didik, pihaknya kini masih dalam tahapan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terlebih dahulu.

“Masih kami bahas dengan organisasi terkait. Seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Terkait dengan jaringan dan lainnya,” beber Didik.

Selain jaringan, kesiapan mengenai sarana dan prasarana (sarpras) sangatlah penting. “Baru nantinya akan kami terapkan kalau semuanya sudah siap,” imbuh dia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/