alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Bibit Durian Banyak Dicari saat Musim Hujan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Musim hujan, penjualan bibit pohon buah meningkat. Berdasarkan penuturan penjual, saat ini bibit durian adalah yang paling banyak dicari.

Andik, 29, salah satu penjual bibit buah keliling, mengatakan, bibit buah menjadi incaran banyak orang. Pihaknya menyediakan berbagai bibit. Namun, yang paling laris adalah bibir durian. “Kalau sekarang kan musim durian. Jadi, bibit durian banyak dicari dan laku keras di pasaran. Bahkan kadang sampai gak nutut stoknya gara-gara kebanyakan permintaan dari pelanggan,” ungkapnya, ketika mangkal di Jalan Mastrip, Kelurahan Nangkaan, kemarin.

Dijelaskannya, perawatan dari bibit buah tersebut tergolong tidak sulit. Petani hanya perlu menjaga kadar pupuk. Kemudian, menjaga agar tidak ada genangan air di pangkal pohon. “Tapi kebanyakan konsumen ingin cepat besar dan berbuah sehingga melakukan pemupukan dengan jumlah yang banyak. Hal ini tidak baik,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, ketika kebanyakan pupuk atau nutrisi, bisa jadi bibit tersebut akan mati. Bibit pohon durian tidak membutuhkan pupuk atau nutrisi yang banyak. Sehingga takaran pupuknya harus pas. “Sama kayak manusia kalau kebanyakan minum kan sakit juga,” ungkapnya.

Bagi para penanam buah, ketika hujan turun dan menyebabkan genangan air, cukup dibuatkan gundukan agar genangan tidak langsung mengenai pohonnya. Sebab, ketika langsung menggenang di pohonnya, bisa menyebabkan pembusukan pada pangkal batang.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Musim hujan, penjualan bibit pohon buah meningkat. Berdasarkan penuturan penjual, saat ini bibit durian adalah yang paling banyak dicari.

Andik, 29, salah satu penjual bibit buah keliling, mengatakan, bibit buah menjadi incaran banyak orang. Pihaknya menyediakan berbagai bibit. Namun, yang paling laris adalah bibir durian. “Kalau sekarang kan musim durian. Jadi, bibit durian banyak dicari dan laku keras di pasaran. Bahkan kadang sampai gak nutut stoknya gara-gara kebanyakan permintaan dari pelanggan,” ungkapnya, ketika mangkal di Jalan Mastrip, Kelurahan Nangkaan, kemarin.

Dijelaskannya, perawatan dari bibit buah tersebut tergolong tidak sulit. Petani hanya perlu menjaga kadar pupuk. Kemudian, menjaga agar tidak ada genangan air di pangkal pohon. “Tapi kebanyakan konsumen ingin cepat besar dan berbuah sehingga melakukan pemupukan dengan jumlah yang banyak. Hal ini tidak baik,” jelasnya.

Bahkan, ketika kebanyakan pupuk atau nutrisi, bisa jadi bibit tersebut akan mati. Bibit pohon durian tidak membutuhkan pupuk atau nutrisi yang banyak. Sehingga takaran pupuknya harus pas. “Sama kayak manusia kalau kebanyakan minum kan sakit juga,” ungkapnya.

Bagi para penanam buah, ketika hujan turun dan menyebabkan genangan air, cukup dibuatkan gundukan agar genangan tidak langsung mengenai pohonnya. Sebab, ketika langsung menggenang di pohonnya, bisa menyebabkan pembusukan pada pangkal batang.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Musim hujan, penjualan bibit pohon buah meningkat. Berdasarkan penuturan penjual, saat ini bibit durian adalah yang paling banyak dicari.

Andik, 29, salah satu penjual bibit buah keliling, mengatakan, bibit buah menjadi incaran banyak orang. Pihaknya menyediakan berbagai bibit. Namun, yang paling laris adalah bibir durian. “Kalau sekarang kan musim durian. Jadi, bibit durian banyak dicari dan laku keras di pasaran. Bahkan kadang sampai gak nutut stoknya gara-gara kebanyakan permintaan dari pelanggan,” ungkapnya, ketika mangkal di Jalan Mastrip, Kelurahan Nangkaan, kemarin.

Dijelaskannya, perawatan dari bibit buah tersebut tergolong tidak sulit. Petani hanya perlu menjaga kadar pupuk. Kemudian, menjaga agar tidak ada genangan air di pangkal pohon. “Tapi kebanyakan konsumen ingin cepat besar dan berbuah sehingga melakukan pemupukan dengan jumlah yang banyak. Hal ini tidak baik,” jelasnya.

Bahkan, ketika kebanyakan pupuk atau nutrisi, bisa jadi bibit tersebut akan mati. Bibit pohon durian tidak membutuhkan pupuk atau nutrisi yang banyak. Sehingga takaran pupuknya harus pas. “Sama kayak manusia kalau kebanyakan minum kan sakit juga,” ungkapnya.

Bagi para penanam buah, ketika hujan turun dan menyebabkan genangan air, cukup dibuatkan gundukan agar genangan tidak langsung mengenai pohonnya. Sebab, ketika langsung menggenang di pohonnya, bisa menyebabkan pembusukan pada pangkal batang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/