alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Sebagian PPKM, Terminal Sepi

Sempat Berangsur Normal dengan 13 Keberangkatan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebelas kabupaten/kota di Jawa Timur saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Beberapa di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang. Sementara bus dari Bondowoso ada yang tujuan Surabaya dan Malang. PPKM membuat tidak semua bus beroperasi. Walhasil, terminal Bondowoso sepi.

Kepala Satuan Tugas Regu A Terminal Bondowoso Roedhie Tjatur AS mengatakan, sejak diberlakukannya masa PSBB Jawa-Bali sejak 11 Januari 2021, bus yang berangkat dari terminal Bondowoso mengalami penurunan. Terutama untuk bus dengan rute Bondowoso-Surabaya dan Bondowoso-Madura. Padahal sebelum diberlakukannya PPKM kondisi terminal sudah mulai normal kembali. Setiap hari untuk jurusan Surabaya dan Madura bisa mencapai 13 bus yang berangkat. “Untuk hari ini kendaraan yang akan berangkat ke Surabaya baru tiga. Untuk ketiganya baru mau berangkat ini,” terangnya.

Jumlah penumpang yang akan berangkat ke Surabaya, lanjut Roedhie, juga mengalami penurunan yang drastis. Bahkan tidak jarang para sopir bus urung berangkat. Sebab, jika dipaksakan bisa rugi. Untuk rute Bondowoso-Madura pulang pergi, membutuhkan bahan bakar sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu. “Bagi para sopir, pedomannya adalah jumlah penumpang pada terminal pertama. Minimal separuh penumpangnya, baru mau berangkat,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebelas kabupaten/kota di Jawa Timur saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Beberapa di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang. Sementara bus dari Bondowoso ada yang tujuan Surabaya dan Malang. PPKM membuat tidak semua bus beroperasi. Walhasil, terminal Bondowoso sepi.

Kepala Satuan Tugas Regu A Terminal Bondowoso Roedhie Tjatur AS mengatakan, sejak diberlakukannya masa PSBB Jawa-Bali sejak 11 Januari 2021, bus yang berangkat dari terminal Bondowoso mengalami penurunan. Terutama untuk bus dengan rute Bondowoso-Surabaya dan Bondowoso-Madura. Padahal sebelum diberlakukannya PPKM kondisi terminal sudah mulai normal kembali. Setiap hari untuk jurusan Surabaya dan Madura bisa mencapai 13 bus yang berangkat. “Untuk hari ini kendaraan yang akan berangkat ke Surabaya baru tiga. Untuk ketiganya baru mau berangkat ini,” terangnya.

Jumlah penumpang yang akan berangkat ke Surabaya, lanjut Roedhie, juga mengalami penurunan yang drastis. Bahkan tidak jarang para sopir bus urung berangkat. Sebab, jika dipaksakan bisa rugi. Untuk rute Bondowoso-Madura pulang pergi, membutuhkan bahan bakar sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu. “Bagi para sopir, pedomannya adalah jumlah penumpang pada terminal pertama. Minimal separuh penumpangnya, baru mau berangkat,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebelas kabupaten/kota di Jawa Timur saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Beberapa di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang. Sementara bus dari Bondowoso ada yang tujuan Surabaya dan Malang. PPKM membuat tidak semua bus beroperasi. Walhasil, terminal Bondowoso sepi.

Kepala Satuan Tugas Regu A Terminal Bondowoso Roedhie Tjatur AS mengatakan, sejak diberlakukannya masa PSBB Jawa-Bali sejak 11 Januari 2021, bus yang berangkat dari terminal Bondowoso mengalami penurunan. Terutama untuk bus dengan rute Bondowoso-Surabaya dan Bondowoso-Madura. Padahal sebelum diberlakukannya PPKM kondisi terminal sudah mulai normal kembali. Setiap hari untuk jurusan Surabaya dan Madura bisa mencapai 13 bus yang berangkat. “Untuk hari ini kendaraan yang akan berangkat ke Surabaya baru tiga. Untuk ketiganya baru mau berangkat ini,” terangnya.

Jumlah penumpang yang akan berangkat ke Surabaya, lanjut Roedhie, juga mengalami penurunan yang drastis. Bahkan tidak jarang para sopir bus urung berangkat. Sebab, jika dipaksakan bisa rugi. Untuk rute Bondowoso-Madura pulang pergi, membutuhkan bahan bakar sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu. “Bagi para sopir, pedomannya adalah jumlah penumpang pada terminal pertama. Minimal separuh penumpangnya, baru mau berangkat,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/