alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Lumayan, Angka Stunting Turun

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berdasarkan data bulan timbang selama tiga tahun, angka stunting mengalami penurunan. Pada 2018 masih berada di angka 18,8 persen. Sementara, hasil bulan timbang tahun 2020 turun menjadi 12,23 persen.

Kondisi tersebut seiring semakin meningkatnya pemberian ASI eksklusif. Pada 2018, pemberian ASI eksklusif di angka 56,6 persen, sedangkan pada 2020 menjadi 73,3 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Mohammad Imron mengatakan, ada program yang selama ini diimplementasikan untuk menekan angka stunting. Yakni kepedulian seribu hari pertama kehidupan (HPK). Dimulai dari adanya janin di dalam perut ibu. “Selama ini ada pendampingan posyandu,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berdasarkan data bulan timbang selama tiga tahun, angka stunting mengalami penurunan. Pada 2018 masih berada di angka 18,8 persen. Sementara, hasil bulan timbang tahun 2020 turun menjadi 12,23 persen.

Kondisi tersebut seiring semakin meningkatnya pemberian ASI eksklusif. Pada 2018, pemberian ASI eksklusif di angka 56,6 persen, sedangkan pada 2020 menjadi 73,3 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Mohammad Imron mengatakan, ada program yang selama ini diimplementasikan untuk menekan angka stunting. Yakni kepedulian seribu hari pertama kehidupan (HPK). Dimulai dari adanya janin di dalam perut ibu. “Selama ini ada pendampingan posyandu,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berdasarkan data bulan timbang selama tiga tahun, angka stunting mengalami penurunan. Pada 2018 masih berada di angka 18,8 persen. Sementara, hasil bulan timbang tahun 2020 turun menjadi 12,23 persen.

Kondisi tersebut seiring semakin meningkatnya pemberian ASI eksklusif. Pada 2018, pemberian ASI eksklusif di angka 56,6 persen, sedangkan pada 2020 menjadi 73,3 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Mohammad Imron mengatakan, ada program yang selama ini diimplementasikan untuk menekan angka stunting. Yakni kepedulian seribu hari pertama kehidupan (HPK). Dimulai dari adanya janin di dalam perut ibu. “Selama ini ada pendampingan posyandu,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/