alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Kekurangan Anggaran, Ekskavasi Ditutup Sementara

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Proses ekskavasi di Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, dihentikan sementara. Sebelum ini, selama kurang lebih tujuh hari tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terjun langsung untuk menggali struktur batu bata.

Kepala Seksi Sejarah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Heri Kusdaryanto mengungkapkan, proses penutupan ekskavasi itu terakhir dilakukan hari Minggu (14/11) lalu. Sebab, lahan persawahan yang diduga ada pagar kerajaan era Majapahit itu milik warga. “Lahan itu milik warga. Nantinya akan dilanjutkan ekskavasi tahun depan, menunggu adanya anggaran lagi. Sementara ini sudah ditemukan beberapa titik penggalian, dan sudah mulai terlihat bentuk pagar struktur batunya,” beber Heri.

Tiga titik yang sudah digali menjadi data awal nantinya apabila ekskavasi itu dilanjutkan tahun depan. “Sudah terlihat sudut struktur batu yang menyerupai sebuah pagar. Nantinya tim BPCB dan pemkab akan menyusun perencanaan kembali,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantaran lahan persawahan tersebut milik warga, Heri mengaku, pihaknya tak akan gegabah untuk membuat keputusan. Harus ada pihak terkait untuk memutuskan, apakah lahan tersebut akan dibeli atau disewa untuk memudahkan proses ekskavasi. “Proses ekskavasi akan dilanjutkan tahun depan apabila sudah ada anggaran. Ya, semoga tidak terkena refocusing lagi,” lanjutnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Proses ekskavasi di Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, dihentikan sementara. Sebelum ini, selama kurang lebih tujuh hari tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terjun langsung untuk menggali struktur batu bata.

Kepala Seksi Sejarah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Heri Kusdaryanto mengungkapkan, proses penutupan ekskavasi itu terakhir dilakukan hari Minggu (14/11) lalu. Sebab, lahan persawahan yang diduga ada pagar kerajaan era Majapahit itu milik warga. “Lahan itu milik warga. Nantinya akan dilanjutkan ekskavasi tahun depan, menunggu adanya anggaran lagi. Sementara ini sudah ditemukan beberapa titik penggalian, dan sudah mulai terlihat bentuk pagar struktur batunya,” beber Heri.

Tiga titik yang sudah digali menjadi data awal nantinya apabila ekskavasi itu dilanjutkan tahun depan. “Sudah terlihat sudut struktur batu yang menyerupai sebuah pagar. Nantinya tim BPCB dan pemkab akan menyusun perencanaan kembali,” imbuhnya.

Lantaran lahan persawahan tersebut milik warga, Heri mengaku, pihaknya tak akan gegabah untuk membuat keputusan. Harus ada pihak terkait untuk memutuskan, apakah lahan tersebut akan dibeli atau disewa untuk memudahkan proses ekskavasi. “Proses ekskavasi akan dilanjutkan tahun depan apabila sudah ada anggaran. Ya, semoga tidak terkena refocusing lagi,” lanjutnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Proses ekskavasi di Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, dihentikan sementara. Sebelum ini, selama kurang lebih tujuh hari tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terjun langsung untuk menggali struktur batu bata.

Kepala Seksi Sejarah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Heri Kusdaryanto mengungkapkan, proses penutupan ekskavasi itu terakhir dilakukan hari Minggu (14/11) lalu. Sebab, lahan persawahan yang diduga ada pagar kerajaan era Majapahit itu milik warga. “Lahan itu milik warga. Nantinya akan dilanjutkan ekskavasi tahun depan, menunggu adanya anggaran lagi. Sementara ini sudah ditemukan beberapa titik penggalian, dan sudah mulai terlihat bentuk pagar struktur batunya,” beber Heri.

Tiga titik yang sudah digali menjadi data awal nantinya apabila ekskavasi itu dilanjutkan tahun depan. “Sudah terlihat sudut struktur batu yang menyerupai sebuah pagar. Nantinya tim BPCB dan pemkab akan menyusun perencanaan kembali,” imbuhnya.

Lantaran lahan persawahan tersebut milik warga, Heri mengaku, pihaknya tak akan gegabah untuk membuat keputusan. Harus ada pihak terkait untuk memutuskan, apakah lahan tersebut akan dibeli atau disewa untuk memudahkan proses ekskavasi. “Proses ekskavasi akan dilanjutkan tahun depan apabila sudah ada anggaran. Ya, semoga tidak terkena refocusing lagi,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/