alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Guru SMKN 2 Diisolasi Mandiri

Tatap Muka Dihentikan, Andalkan Belajar di Rumah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran Covid-19 di Bondowoso kian mengkhawatirkan. Makin lama makin tak terkendali. Terbaru, ada dua SMK Negeri terpaksa di-lockdown Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo. Keduanya adalah SMKN Sumberwingin dan SMKN 2 Bondowoso.

Kedua sekolah terpaksa dikarantina setelah ada keluarga dari guru dua sekolah tersebut dinyatakan terpapar. “Ya, ada dua sekolah yang di-lockdown. SMKN Sumberwringin dan SMKN 2 Bondowoso,” kata Kepala Cabdin Sugiono Eksantoso.

Kini, di dua sekolah itu tidak ada kegiatan pembelajaran tatap muka. Kegiatan pembelajaran dialihkan di rumah masing-masing.  “Ada keluarga dari guru di dua lembaga positif. Ini sebagai pencegahan agar tidak meluas dan menjaga keselamatan serta kesehatan peserta didik dan guru,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekolah-sekolah yang di-lockdown mengoptimalkan pembelajaran daring. Sebaliknya, meniadakan kegiatan pembelajaran tatap muka yang sudah mulai dilaksanakan di sekolah. Bahkan, guru yang biasanya tetap masuk pun terpaksa juga diminta untuk memberikan pembelajaran dengan model daring di rumah, seperti sebelumnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran Covid-19 di Bondowoso kian mengkhawatirkan. Makin lama makin tak terkendali. Terbaru, ada dua SMK Negeri terpaksa di-lockdown Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo. Keduanya adalah SMKN Sumberwingin dan SMKN 2 Bondowoso.

Kedua sekolah terpaksa dikarantina setelah ada keluarga dari guru dua sekolah tersebut dinyatakan terpapar. “Ya, ada dua sekolah yang di-lockdown. SMKN Sumberwringin dan SMKN 2 Bondowoso,” kata Kepala Cabdin Sugiono Eksantoso.

Kini, di dua sekolah itu tidak ada kegiatan pembelajaran tatap muka. Kegiatan pembelajaran dialihkan di rumah masing-masing.  “Ada keluarga dari guru di dua lembaga positif. Ini sebagai pencegahan agar tidak meluas dan menjaga keselamatan serta kesehatan peserta didik dan guru,” ungkapnya.

Sekolah-sekolah yang di-lockdown mengoptimalkan pembelajaran daring. Sebaliknya, meniadakan kegiatan pembelajaran tatap muka yang sudah mulai dilaksanakan di sekolah. Bahkan, guru yang biasanya tetap masuk pun terpaksa juga diminta untuk memberikan pembelajaran dengan model daring di rumah, seperti sebelumnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran Covid-19 di Bondowoso kian mengkhawatirkan. Makin lama makin tak terkendali. Terbaru, ada dua SMK Negeri terpaksa di-lockdown Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo. Keduanya adalah SMKN Sumberwingin dan SMKN 2 Bondowoso.

Kedua sekolah terpaksa dikarantina setelah ada keluarga dari guru dua sekolah tersebut dinyatakan terpapar. “Ya, ada dua sekolah yang di-lockdown. SMKN Sumberwringin dan SMKN 2 Bondowoso,” kata Kepala Cabdin Sugiono Eksantoso.

Kini, di dua sekolah itu tidak ada kegiatan pembelajaran tatap muka. Kegiatan pembelajaran dialihkan di rumah masing-masing.  “Ada keluarga dari guru di dua lembaga positif. Ini sebagai pencegahan agar tidak meluas dan menjaga keselamatan serta kesehatan peserta didik dan guru,” ungkapnya.

Sekolah-sekolah yang di-lockdown mengoptimalkan pembelajaran daring. Sebaliknya, meniadakan kegiatan pembelajaran tatap muka yang sudah mulai dilaksanakan di sekolah. Bahkan, guru yang biasanya tetap masuk pun terpaksa juga diminta untuk memberikan pembelajaran dengan model daring di rumah, seperti sebelumnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/