alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Selama Ini Sudah Ratusan Anak Positif Covid-19

Update, Kini Sudah Sembuh Semua

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia Jawa Timur (IDAI Jatim) merilis ribuan anak di Jawa Timur menjadi korban terpaparnya virus korona. Virus SARS-CoV-2 tak hanya menyerang orang dewasa. Tetapi juga dapat menyasar balita dan anak-anak.

Data dari IDAI Jatim, hingga tanggal 14 Juni kemarin, total 3.949 anak di Jatim dinyatakan suspect virus korona. Rata-rata mereka memiliki gejala seperti pasien pada umumnya. Mulai dari demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

Di Bondowoso, ratusan anak ternyata juga dinyatakan suspect Covid-19. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, total ada 228 kasus anak yang suspect virus korona. Hal itu dibenarkan oleh Mohammad Imron, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mereka (anak-anak, Red) berusia di bawah 18 tahun. Data itu mulai dari awal Covid-19 masuk ke Bondowoso sejak tahun lalu hingga sekarang,” beber Imron.

Data dari puskesmas, paling banyak anak-anak terkonfirmasi Covid-19 dari Puskesmas Nangkaan dengan 33 kasus anak. Kotakulon 24 kasus, Tenggarang 21 kasus, Maesan 16 kasus, Kademangan 13 kasus, Curahdami 11 kasus, dan Klabang 9 kasus.

Alhamdulillah, per hari ini (kemarin, Red) mereka sudah sembuh semua. Belum ada kasus anak yang positif lagi. Kasus anak positif Covid-19 terbanyak di tahun 2020 kemarin,” imbuh Imron.

Suspect virus korona yang terjadi kepada anak-anak dapat disebabkan berbagai faktor. Mulai dari mereka sehabis pulang berpergian dari luar kota. Terlebih, wilayah yang masih menjadi zona merah, oranye, atau kuning. Juga pernah mempunyai rekam jejak kontak dengan penderita Covid-19.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia Jawa Timur (IDAI Jatim) merilis ribuan anak di Jawa Timur menjadi korban terpaparnya virus korona. Virus SARS-CoV-2 tak hanya menyerang orang dewasa. Tetapi juga dapat menyasar balita dan anak-anak.

Data dari IDAI Jatim, hingga tanggal 14 Juni kemarin, total 3.949 anak di Jatim dinyatakan suspect virus korona. Rata-rata mereka memiliki gejala seperti pasien pada umumnya. Mulai dari demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

Di Bondowoso, ratusan anak ternyata juga dinyatakan suspect Covid-19. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, total ada 228 kasus anak yang suspect virus korona. Hal itu dibenarkan oleh Mohammad Imron, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin.

“Mereka (anak-anak, Red) berusia di bawah 18 tahun. Data itu mulai dari awal Covid-19 masuk ke Bondowoso sejak tahun lalu hingga sekarang,” beber Imron.

Data dari puskesmas, paling banyak anak-anak terkonfirmasi Covid-19 dari Puskesmas Nangkaan dengan 33 kasus anak. Kotakulon 24 kasus, Tenggarang 21 kasus, Maesan 16 kasus, Kademangan 13 kasus, Curahdami 11 kasus, dan Klabang 9 kasus.

Alhamdulillah, per hari ini (kemarin, Red) mereka sudah sembuh semua. Belum ada kasus anak yang positif lagi. Kasus anak positif Covid-19 terbanyak di tahun 2020 kemarin,” imbuh Imron.

Suspect virus korona yang terjadi kepada anak-anak dapat disebabkan berbagai faktor. Mulai dari mereka sehabis pulang berpergian dari luar kota. Terlebih, wilayah yang masih menjadi zona merah, oranye, atau kuning. Juga pernah mempunyai rekam jejak kontak dengan penderita Covid-19.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia Jawa Timur (IDAI Jatim) merilis ribuan anak di Jawa Timur menjadi korban terpaparnya virus korona. Virus SARS-CoV-2 tak hanya menyerang orang dewasa. Tetapi juga dapat menyasar balita dan anak-anak.

Data dari IDAI Jatim, hingga tanggal 14 Juni kemarin, total 3.949 anak di Jatim dinyatakan suspect virus korona. Rata-rata mereka memiliki gejala seperti pasien pada umumnya. Mulai dari demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

Di Bondowoso, ratusan anak ternyata juga dinyatakan suspect Covid-19. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, total ada 228 kasus anak yang suspect virus korona. Hal itu dibenarkan oleh Mohammad Imron, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin.

“Mereka (anak-anak, Red) berusia di bawah 18 tahun. Data itu mulai dari awal Covid-19 masuk ke Bondowoso sejak tahun lalu hingga sekarang,” beber Imron.

Data dari puskesmas, paling banyak anak-anak terkonfirmasi Covid-19 dari Puskesmas Nangkaan dengan 33 kasus anak. Kotakulon 24 kasus, Tenggarang 21 kasus, Maesan 16 kasus, Kademangan 13 kasus, Curahdami 11 kasus, dan Klabang 9 kasus.

Alhamdulillah, per hari ini (kemarin, Red) mereka sudah sembuh semua. Belum ada kasus anak yang positif lagi. Kasus anak positif Covid-19 terbanyak di tahun 2020 kemarin,” imbuh Imron.

Suspect virus korona yang terjadi kepada anak-anak dapat disebabkan berbagai faktor. Mulai dari mereka sehabis pulang berpergian dari luar kota. Terlebih, wilayah yang masih menjadi zona merah, oranye, atau kuning. Juga pernah mempunyai rekam jejak kontak dengan penderita Covid-19.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/