alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

IPSI Salurkan Jurus Tunggal

Persiapan untuk Kirim Atlet di KOSN

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengintensifkan pemahaman dan wawasan pencak silat kepada para tenaga pendidik dan siswa pada beberapa sekolah di Bondowoso. Ketua Lembaga Pelatih Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso Roni Haryanto menerangkan, upaya tersebut dilakukan untuk menyambut Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN).

Tak hanya memberikan wawasan, IPSI juga mengenalkan jurus tunggal kepada kelompok kerja guru olahraga (KKGO) di Kecamatan Curahdami, beberapa hari lalu. “Kami sosialisasikan pencak silat jurus tunggal IPSI. Karena akan mengikuti giat Kompetisi Olahraga Siswa Nasional,” katanya.

Menurut dia, dalam waktu dekat akan diadakan seleksi atlet untuk KOSN di tingkat kabupaten pada 26 Juni mendatang. Dari tingkat kabupaten, seleksi akan diteruskan pada tingkat provinsi dan nasional. “Pengenalan jurus tunggal melalui virtual. Mereka ingin memberikan pemahaman dulu kepada sekolah melalui masing-masing olahraga,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Secara keseluruhan, jumlah atlet yang diseleksi tidak dapat diprediksi. Pasalnya, kata Roni, atlet yang mewakili sekolah tingkat SD-SMP terdapat ketentuan yang berubah-ubah tiap tahun. “Acuan tahun lalu, karena aturan tiap sekolah hanya bisa mengirim satu perwakilan, itu bisa sekitar 10 sekolah mulai dari SD-SMP,” paparnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengintensifkan pemahaman dan wawasan pencak silat kepada para tenaga pendidik dan siswa pada beberapa sekolah di Bondowoso. Ketua Lembaga Pelatih Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso Roni Haryanto menerangkan, upaya tersebut dilakukan untuk menyambut Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN).

Tak hanya memberikan wawasan, IPSI juga mengenalkan jurus tunggal kepada kelompok kerja guru olahraga (KKGO) di Kecamatan Curahdami, beberapa hari lalu. “Kami sosialisasikan pencak silat jurus tunggal IPSI. Karena akan mengikuti giat Kompetisi Olahraga Siswa Nasional,” katanya.

Menurut dia, dalam waktu dekat akan diadakan seleksi atlet untuk KOSN di tingkat kabupaten pada 26 Juni mendatang. Dari tingkat kabupaten, seleksi akan diteruskan pada tingkat provinsi dan nasional. “Pengenalan jurus tunggal melalui virtual. Mereka ingin memberikan pemahaman dulu kepada sekolah melalui masing-masing olahraga,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, jumlah atlet yang diseleksi tidak dapat diprediksi. Pasalnya, kata Roni, atlet yang mewakili sekolah tingkat SD-SMP terdapat ketentuan yang berubah-ubah tiap tahun. “Acuan tahun lalu, karena aturan tiap sekolah hanya bisa mengirim satu perwakilan, itu bisa sekitar 10 sekolah mulai dari SD-SMP,” paparnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengintensifkan pemahaman dan wawasan pencak silat kepada para tenaga pendidik dan siswa pada beberapa sekolah di Bondowoso. Ketua Lembaga Pelatih Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso Roni Haryanto menerangkan, upaya tersebut dilakukan untuk menyambut Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN).

Tak hanya memberikan wawasan, IPSI juga mengenalkan jurus tunggal kepada kelompok kerja guru olahraga (KKGO) di Kecamatan Curahdami, beberapa hari lalu. “Kami sosialisasikan pencak silat jurus tunggal IPSI. Karena akan mengikuti giat Kompetisi Olahraga Siswa Nasional,” katanya.

Menurut dia, dalam waktu dekat akan diadakan seleksi atlet untuk KOSN di tingkat kabupaten pada 26 Juni mendatang. Dari tingkat kabupaten, seleksi akan diteruskan pada tingkat provinsi dan nasional. “Pengenalan jurus tunggal melalui virtual. Mereka ingin memberikan pemahaman dulu kepada sekolah melalui masing-masing olahraga,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, jumlah atlet yang diseleksi tidak dapat diprediksi. Pasalnya, kata Roni, atlet yang mewakili sekolah tingkat SD-SMP terdapat ketentuan yang berubah-ubah tiap tahun. “Acuan tahun lalu, karena aturan tiap sekolah hanya bisa mengirim satu perwakilan, itu bisa sekitar 10 sekolah mulai dari SD-SMP,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/