alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pinjam Uang Pakai Jaminan Abal-Abal

Korban Lapor Polisi Setelah Tertipu Belasan Juta

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKOSARI, Radar Ijen – Meminjam uang tentu saja diperbolehkan. Dengan catatan, proses peminjaman dan jaminan yang diberikan harus benar. Jika tidak, maka dapat berhadapan dengan pihak berwajib. Seperti yang dialami lelaki berinisial I asal Bondowoso ini. Dia ketahuan melakukan penipuan berkedok meminjam uang dengan jaminan palsu.

Pelaku ditangkap oleh Polres Bondowoso lengkap dengan sejumlah alat buktinya pada Sabtu (14/5) lalu. Dia ditangkap di depan Puskesmas Sukosari. Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menuturkan, pelaku melakukan penipuan terhadap salah satu warga di Bondowoso. Modusnya melakukan pinjaman uang tunai jutaan rupiah dengan jaminan sawah atau pekarangan milik ayahnya.

Namun, setelah ditelusuri, sawah yang dimaksud ternyata bukan milik keluarganya. Atas hal tersebut, korban melaporkan perbuatan pelaku kepada kepolisian setempat. AKBP Wimboko juga menjelaskan, pelaku merupakan warga Desa Sumberwringin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia tercatat melakukan pinjaman senilai Rp 14 juta kepada Junaidi, warga di desa yang sama. Pinjaman dilakukan dua kali, masing-masing nilainya Rp 7 juta pada April 2021 dan Oktober 2021. “Dalam setiap peminjaman, pelaku diduga menjadikan pekarangan yang disebut-sebut milik ayahnya sebagai jaminan,” katanya.

- Advertisement -

SUKOSARI, Radar Ijen – Meminjam uang tentu saja diperbolehkan. Dengan catatan, proses peminjaman dan jaminan yang diberikan harus benar. Jika tidak, maka dapat berhadapan dengan pihak berwajib. Seperti yang dialami lelaki berinisial I asal Bondowoso ini. Dia ketahuan melakukan penipuan berkedok meminjam uang dengan jaminan palsu.

Pelaku ditangkap oleh Polres Bondowoso lengkap dengan sejumlah alat buktinya pada Sabtu (14/5) lalu. Dia ditangkap di depan Puskesmas Sukosari. Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menuturkan, pelaku melakukan penipuan terhadap salah satu warga di Bondowoso. Modusnya melakukan pinjaman uang tunai jutaan rupiah dengan jaminan sawah atau pekarangan milik ayahnya.

Namun, setelah ditelusuri, sawah yang dimaksud ternyata bukan milik keluarganya. Atas hal tersebut, korban melaporkan perbuatan pelaku kepada kepolisian setempat. AKBP Wimboko juga menjelaskan, pelaku merupakan warga Desa Sumberwringin.

Dia tercatat melakukan pinjaman senilai Rp 14 juta kepada Junaidi, warga di desa yang sama. Pinjaman dilakukan dua kali, masing-masing nilainya Rp 7 juta pada April 2021 dan Oktober 2021. “Dalam setiap peminjaman, pelaku diduga menjadikan pekarangan yang disebut-sebut milik ayahnya sebagai jaminan,” katanya.

SUKOSARI, Radar Ijen – Meminjam uang tentu saja diperbolehkan. Dengan catatan, proses peminjaman dan jaminan yang diberikan harus benar. Jika tidak, maka dapat berhadapan dengan pihak berwajib. Seperti yang dialami lelaki berinisial I asal Bondowoso ini. Dia ketahuan melakukan penipuan berkedok meminjam uang dengan jaminan palsu.

Pelaku ditangkap oleh Polres Bondowoso lengkap dengan sejumlah alat buktinya pada Sabtu (14/5) lalu. Dia ditangkap di depan Puskesmas Sukosari. Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menuturkan, pelaku melakukan penipuan terhadap salah satu warga di Bondowoso. Modusnya melakukan pinjaman uang tunai jutaan rupiah dengan jaminan sawah atau pekarangan milik ayahnya.

Namun, setelah ditelusuri, sawah yang dimaksud ternyata bukan milik keluarganya. Atas hal tersebut, korban melaporkan perbuatan pelaku kepada kepolisian setempat. AKBP Wimboko juga menjelaskan, pelaku merupakan warga Desa Sumberwringin.

Dia tercatat melakukan pinjaman senilai Rp 14 juta kepada Junaidi, warga di desa yang sama. Pinjaman dilakukan dua kali, masing-masing nilainya Rp 7 juta pada April 2021 dan Oktober 2021. “Dalam setiap peminjaman, pelaku diduga menjadikan pekarangan yang disebut-sebut milik ayahnya sebagai jaminan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/