alexametrics
27.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Tegas Tolak Kenaikan BBM/Migor

Aksi PMII Diwarnai Saling Dorong dengan Aparat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bondowoso menggeruduk Kantor DPRD Bondowoso, kemarin. Dengan tegas mereka menolak kenaikan BBM dan minyak goreng.

Baca Juga : Permintaan Daging Sapi Meningkat, Prediksi Harga Bakal Tembus Rp 130 Ribu

Ratusan mahasiswa tersebut awalnya berkumpul di depan Monumen Gerbong Maut. Kemudian, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Gedung DPRD Bondowoso. Aksi sempat memanas serta terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan kepolisian yang memblokade jalan masuk ke halaman kantor tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, tak berselang lama Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir bersama sejumlah pejabat lainnya keluar menemui massa. Dhafir mempersilakan mereka masuk untuk melanjutkan orasinya.

Ketua PC PMII Bondowoso Firmanzah menegaskan, salah satu tuntutan yang mereka bawa adalah terkait kenaikan harga minyak goreng (migor). Menurutnya, kenaikan bahan tersebut adalah suatu bentuk kegagalan pemerintah dalam mengontrol harga pasar. “Harga minyak goreng sampai saat ini melonjak hampir dua kali lipat. Masih belum ada langkah serius dari pemerintah untuk mengatasinya,” ungkapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bondowoso menggeruduk Kantor DPRD Bondowoso, kemarin. Dengan tegas mereka menolak kenaikan BBM dan minyak goreng.

Baca Juga : Permintaan Daging Sapi Meningkat, Prediksi Harga Bakal Tembus Rp 130 Ribu

Ratusan mahasiswa tersebut awalnya berkumpul di depan Monumen Gerbong Maut. Kemudian, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Gedung DPRD Bondowoso. Aksi sempat memanas serta terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan kepolisian yang memblokade jalan masuk ke halaman kantor tersebut.

Namun, tak berselang lama Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir bersama sejumlah pejabat lainnya keluar menemui massa. Dhafir mempersilakan mereka masuk untuk melanjutkan orasinya.

Ketua PC PMII Bondowoso Firmanzah menegaskan, salah satu tuntutan yang mereka bawa adalah terkait kenaikan harga minyak goreng (migor). Menurutnya, kenaikan bahan tersebut adalah suatu bentuk kegagalan pemerintah dalam mengontrol harga pasar. “Harga minyak goreng sampai saat ini melonjak hampir dua kali lipat. Masih belum ada langkah serius dari pemerintah untuk mengatasinya,” ungkapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bondowoso menggeruduk Kantor DPRD Bondowoso, kemarin. Dengan tegas mereka menolak kenaikan BBM dan minyak goreng.

Baca Juga : Permintaan Daging Sapi Meningkat, Prediksi Harga Bakal Tembus Rp 130 Ribu

Ratusan mahasiswa tersebut awalnya berkumpul di depan Monumen Gerbong Maut. Kemudian, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Gedung DPRD Bondowoso. Aksi sempat memanas serta terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan kepolisian yang memblokade jalan masuk ke halaman kantor tersebut.

Namun, tak berselang lama Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir bersama sejumlah pejabat lainnya keluar menemui massa. Dhafir mempersilakan mereka masuk untuk melanjutkan orasinya.

Ketua PC PMII Bondowoso Firmanzah menegaskan, salah satu tuntutan yang mereka bawa adalah terkait kenaikan harga minyak goreng (migor). Menurutnya, kenaikan bahan tersebut adalah suatu bentuk kegagalan pemerintah dalam mengontrol harga pasar. “Harga minyak goreng sampai saat ini melonjak hampir dua kali lipat. Masih belum ada langkah serius dari pemerintah untuk mengatasinya,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/