alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Jelang Lebaran Panen Banner Liar, Baliho Menteri Juga Diturunkan

Mobile_AP_Rectangle 1

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, secara keseluruhan ada 54 banner yang berhasil ditertibkan. Termasuk banner promosi dari pelaku usaha. Secara terperinci, di Jalan A Yani sebanyak 15 banner, Bundaran Nangkaan 5 banner, Jalan KIS Mangunsarkoro 13 banner, Jalan HOS Cokroaminoto 8 banner, Jalan KH Asy’ari 6 banner, Jalan Raya Situbondo 6 banner, dan daerah Gardu Atak ada satu banner.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP Kabupaten Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, semua banner yang tidak berizin memang tertibkan, termasuk banner iklan yang masuk dalam wilayah patroli. “Jadi, kami tidak melihat siapa waktu itu. Pokoknya dari Bapenda tidak ada izin, kami turunkan,” kata dia, Senin (18/4).

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada pemilik banner yang melakukan kegiatan promosi usahanya untuk tidak memasang dengan memaku spanduk pada pohon. Kemudian, tidak mengganggu pandangan atau arus lalu lintas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, hal yang paling penting lainnya adalah mengurusi izin atau pembayaran retribusi pemasangan melalui Bapenda dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker). (ham/c2/dwi)

 

- Advertisement -

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, secara keseluruhan ada 54 banner yang berhasil ditertibkan. Termasuk banner promosi dari pelaku usaha. Secara terperinci, di Jalan A Yani sebanyak 15 banner, Bundaran Nangkaan 5 banner, Jalan KIS Mangunsarkoro 13 banner, Jalan HOS Cokroaminoto 8 banner, Jalan KH Asy’ari 6 banner, Jalan Raya Situbondo 6 banner, dan daerah Gardu Atak ada satu banner.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP Kabupaten Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, semua banner yang tidak berizin memang tertibkan, termasuk banner iklan yang masuk dalam wilayah patroli. “Jadi, kami tidak melihat siapa waktu itu. Pokoknya dari Bapenda tidak ada izin, kami turunkan,” kata dia, Senin (18/4).

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada pemilik banner yang melakukan kegiatan promosi usahanya untuk tidak memasang dengan memaku spanduk pada pohon. Kemudian, tidak mengganggu pandangan atau arus lalu lintas.

Selain itu, hal yang paling penting lainnya adalah mengurusi izin atau pembayaran retribusi pemasangan melalui Bapenda dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker). (ham/c2/dwi)

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, secara keseluruhan ada 54 banner yang berhasil ditertibkan. Termasuk banner promosi dari pelaku usaha. Secara terperinci, di Jalan A Yani sebanyak 15 banner, Bundaran Nangkaan 5 banner, Jalan KIS Mangunsarkoro 13 banner, Jalan HOS Cokroaminoto 8 banner, Jalan KH Asy’ari 6 banner, Jalan Raya Situbondo 6 banner, dan daerah Gardu Atak ada satu banner.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP Kabupaten Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, semua banner yang tidak berizin memang tertibkan, termasuk banner iklan yang masuk dalam wilayah patroli. “Jadi, kami tidak melihat siapa waktu itu. Pokoknya dari Bapenda tidak ada izin, kami turunkan,” kata dia, Senin (18/4).

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada pemilik banner yang melakukan kegiatan promosi usahanya untuk tidak memasang dengan memaku spanduk pada pohon. Kemudian, tidak mengganggu pandangan atau arus lalu lintas.

Selain itu, hal yang paling penting lainnya adalah mengurusi izin atau pembayaran retribusi pemasangan melalui Bapenda dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker). (ham/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/