alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Lumayan, 3.468 Warga Dapat Bantuan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Program Jaminan Sosial Lanjut Usia (PLUS) tahun anggaran 2021 di Kabupaten Bondowoso secara serentak disalurkan. Ada 3.468 lansia yang mendapatkan program bantuan ini. Mereka menerima Rp 500 ribu, empat kali dalam setahun.

Penyaluran pertama digelar serentak, Minggu (18/4). Secara simbolis, Pemkab Bondowoso menyerahkan bantuan di Kantor Kecamatan Curahdami. Bupati Bondowoso diwakili Asisten 2 Abd Rahman.

Program ini adalah program dari pusat. Di daerah, yang melakukan verifikasi adalah Dinas Sosial (Dinsos). Plt Kepala Dinsos Syaefuddin Suhri mengatakan, tujuan program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Khususnya mereka yang berada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Kami berusaha ke provinsi, ke Bu Gubernur, untuk bisa mendapatkan program PKH Plus ini. Baru tahun 2021 ini Bondowoso dapat,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Objek program ini adalah lansia. Harapannya, program ini bisa membantu para penerima ketika pandemi Covid-19. “Jadi, dampak dari pandemi untuk warga miskin kan sangat terasa,” katanya.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program ini di masing-masing kecamatan tidak sama. Kecamatan Cermee menjadi kecamatan dengan jumlah KPM terbanyak sekabupaten, yakni 390 KPM. Kemudian, Kecamatan Ijen paling sedikit. Jumlahnya hanya 37 KPM.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Program Jaminan Sosial Lanjut Usia (PLUS) tahun anggaran 2021 di Kabupaten Bondowoso secara serentak disalurkan. Ada 3.468 lansia yang mendapatkan program bantuan ini. Mereka menerima Rp 500 ribu, empat kali dalam setahun.

Penyaluran pertama digelar serentak, Minggu (18/4). Secara simbolis, Pemkab Bondowoso menyerahkan bantuan di Kantor Kecamatan Curahdami. Bupati Bondowoso diwakili Asisten 2 Abd Rahman.

Program ini adalah program dari pusat. Di daerah, yang melakukan verifikasi adalah Dinas Sosial (Dinsos). Plt Kepala Dinsos Syaefuddin Suhri mengatakan, tujuan program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Khususnya mereka yang berada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Kami berusaha ke provinsi, ke Bu Gubernur, untuk bisa mendapatkan program PKH Plus ini. Baru tahun 2021 ini Bondowoso dapat,” jelasnya.

Objek program ini adalah lansia. Harapannya, program ini bisa membantu para penerima ketika pandemi Covid-19. “Jadi, dampak dari pandemi untuk warga miskin kan sangat terasa,” katanya.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program ini di masing-masing kecamatan tidak sama. Kecamatan Cermee menjadi kecamatan dengan jumlah KPM terbanyak sekabupaten, yakni 390 KPM. Kemudian, Kecamatan Ijen paling sedikit. Jumlahnya hanya 37 KPM.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Program Jaminan Sosial Lanjut Usia (PLUS) tahun anggaran 2021 di Kabupaten Bondowoso secara serentak disalurkan. Ada 3.468 lansia yang mendapatkan program bantuan ini. Mereka menerima Rp 500 ribu, empat kali dalam setahun.

Penyaluran pertama digelar serentak, Minggu (18/4). Secara simbolis, Pemkab Bondowoso menyerahkan bantuan di Kantor Kecamatan Curahdami. Bupati Bondowoso diwakili Asisten 2 Abd Rahman.

Program ini adalah program dari pusat. Di daerah, yang melakukan verifikasi adalah Dinas Sosial (Dinsos). Plt Kepala Dinsos Syaefuddin Suhri mengatakan, tujuan program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Khususnya mereka yang berada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Kami berusaha ke provinsi, ke Bu Gubernur, untuk bisa mendapatkan program PKH Plus ini. Baru tahun 2021 ini Bondowoso dapat,” jelasnya.

Objek program ini adalah lansia. Harapannya, program ini bisa membantu para penerima ketika pandemi Covid-19. “Jadi, dampak dari pandemi untuk warga miskin kan sangat terasa,” katanya.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program ini di masing-masing kecamatan tidak sama. Kecamatan Cermee menjadi kecamatan dengan jumlah KPM terbanyak sekabupaten, yakni 390 KPM. Kemudian, Kecamatan Ijen paling sedikit. Jumlahnya hanya 37 KPM.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/