Geliat Wisata Mulai Tampak

Sudah Ada Wisman ke Kawah Ijen

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kunjungan wisata sudah mulai kembali hidup. Setelah hampir satu tahun tidak boleh ada wisatawan mancanegara (wisman) naik ke Kawah Ijen, kini mulai ada lagi. Objek wisata mulai hidup pascapandemi Covid-19.

Hal ini tentu menunjang geliat destinasi tempat wisata (DTW) lainnya di Bondowoso. Misalnya Kawah Wurung, Puncak Megasari, dan berbagai DTW lainnya.

Data dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah V, sejak awal Ramadan, sudah mulai ada wisatawan mancanegara (wisman). Namun, jumlahnya masih sedikit. Terbanyak delapan wisman. Sementara, pengunjung wisatawan domestik menurun seiring bulan puasa. “Sebenarnya, ketika masuk pandemi Covid-19, jumlah kunjungan sudah menurun. Meskipun pembukaan kunjungan untuk wisman sudah diperbolehkan,” ujar Purwantono, Kepala Seksi Konservasi BBKSDA Wilayah V.

BOLEH BERKUNJUNG: Destinasi wisata Kawah Ijen masih diminati wisatawan mancanegara (wisman). Terbukti, memasuki Ramadan sejumlah wisman ada yang berkunjung, walaupun jumlahnya terbilang sedikit.

Sesuai catatan kunjungan Kawah Ijen dari BBKSDA Wilayah V, pada 17 April ada 37 wisatawan. Dengan perincian 29 orang wisdom dan delapan orang wisman. Sedangkan 18 April, hanya dua wisman dan 35 wisdom. “Jumlah itu masih tergolong sedikit,” lanjut Purwantono.

Lebih jauh, menurutnya situasi pandemi tahun ini kunjungan ke Kawah Ijen masih dibatasi dengan kuota. “Hari biasa sebelum pandemi maksimal ada 300 orang. Kalau hari libur bisa mencapai 450 orang,” bebernya. Namun kini, rata-rata jumlah kunjungan per harinya berkisar 50 orang saja. “Ramai-ramainya ketika liburan atau peak season. Bahkan kuotanya sampai habis,” ucapnya.