alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Minta Kejelasan Jadwal Pilkades

Beberapa Kades Hearing dengan Komisi IV

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – ┬áPilkades serentak memang bakal digelar tahun ini. Namun, kepastian pelaksanaannya belum ada kejelasan. Sementara, beberapa kepala desa jabatannya ada yang akan berakhir di Juni 2021. Untuk mendapat kepastian tanggal pelaksanaan, sejumlah kepala desa mendatangi Komisi IV DPRD Bondowoso, Senin (18/1) kemarin.

Total ada 171 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak tahun 2021. Dari jumlah itu, 151 kades masa jabatannya berakhir bulan Juni mendatang. Sedangkan 20 kades lainnya baru berakhir Desember 2021.

Mathari, perwakilan kepala desa yang jabatannya berakhir bulan Juni, berharap pelaksanaan pilkades sedianya dilaksanakan sebelum masa jabatannya habis. Karenanya, pemerintah harus memberikan kepastian. “Yang penting tidak melangkahi salah satu aturan. Regulasi tak boleh dilangkahi di sini,” jelasnya, seusai mengikuti hearing bersama Komisi IV.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, akibat tidak jelasnya jadwal pilkades, suhu politik di bawah yang panas semakin berkepanjangan. “Sebelum ini terjadi, kami berharap Komisi IV agar mendorong pemerintah untuk menetapkan hal itu (jadwal pikades, Red),” harapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Ady Kriesna menegaskan, sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Guna mengetahui kepastian jadwal pelaksanaan pilkades serentak. “Pada FGD yang dilaksanakan DPMD November 2020 kemarin, saya sudah menyinggung hal itu,” katanya.

Sedianya, pada Desember 2020 kemarin, pemkab menerbitkan surat tentang pelaksanaan pilkades. “Tapi sampai hari ini belum ada. Kami akan laporkan ke pimpinan. Kemudian akan rapat dengan pemerintah daerah, dalam hal ini DPMD,” terangnya. Dirinya mempertanyakan apa yang menyebabkan pemerintah daerah tidak segera menetapkan jadwal pelaksanaan pilkades.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – ┬áPilkades serentak memang bakal digelar tahun ini. Namun, kepastian pelaksanaannya belum ada kejelasan. Sementara, beberapa kepala desa jabatannya ada yang akan berakhir di Juni 2021. Untuk mendapat kepastian tanggal pelaksanaan, sejumlah kepala desa mendatangi Komisi IV DPRD Bondowoso, Senin (18/1) kemarin.

Total ada 171 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak tahun 2021. Dari jumlah itu, 151 kades masa jabatannya berakhir bulan Juni mendatang. Sedangkan 20 kades lainnya baru berakhir Desember 2021.

Mathari, perwakilan kepala desa yang jabatannya berakhir bulan Juni, berharap pelaksanaan pilkades sedianya dilaksanakan sebelum masa jabatannya habis. Karenanya, pemerintah harus memberikan kepastian. “Yang penting tidak melangkahi salah satu aturan. Regulasi tak boleh dilangkahi di sini,” jelasnya, seusai mengikuti hearing bersama Komisi IV.

Menurutnya, akibat tidak jelasnya jadwal pilkades, suhu politik di bawah yang panas semakin berkepanjangan. “Sebelum ini terjadi, kami berharap Komisi IV agar mendorong pemerintah untuk menetapkan hal itu (jadwal pikades, Red),” harapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Ady Kriesna menegaskan, sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Guna mengetahui kepastian jadwal pelaksanaan pilkades serentak. “Pada FGD yang dilaksanakan DPMD November 2020 kemarin, saya sudah menyinggung hal itu,” katanya.

Sedianya, pada Desember 2020 kemarin, pemkab menerbitkan surat tentang pelaksanaan pilkades. “Tapi sampai hari ini belum ada. Kami akan laporkan ke pimpinan. Kemudian akan rapat dengan pemerintah daerah, dalam hal ini DPMD,” terangnya. Dirinya mempertanyakan apa yang menyebabkan pemerintah daerah tidak segera menetapkan jadwal pelaksanaan pilkades.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – ┬áPilkades serentak memang bakal digelar tahun ini. Namun, kepastian pelaksanaannya belum ada kejelasan. Sementara, beberapa kepala desa jabatannya ada yang akan berakhir di Juni 2021. Untuk mendapat kepastian tanggal pelaksanaan, sejumlah kepala desa mendatangi Komisi IV DPRD Bondowoso, Senin (18/1) kemarin.

Total ada 171 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak tahun 2021. Dari jumlah itu, 151 kades masa jabatannya berakhir bulan Juni mendatang. Sedangkan 20 kades lainnya baru berakhir Desember 2021.

Mathari, perwakilan kepala desa yang jabatannya berakhir bulan Juni, berharap pelaksanaan pilkades sedianya dilaksanakan sebelum masa jabatannya habis. Karenanya, pemerintah harus memberikan kepastian. “Yang penting tidak melangkahi salah satu aturan. Regulasi tak boleh dilangkahi di sini,” jelasnya, seusai mengikuti hearing bersama Komisi IV.

Menurutnya, akibat tidak jelasnya jadwal pilkades, suhu politik di bawah yang panas semakin berkepanjangan. “Sebelum ini terjadi, kami berharap Komisi IV agar mendorong pemerintah untuk menetapkan hal itu (jadwal pikades, Red),” harapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Ady Kriesna menegaskan, sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Guna mengetahui kepastian jadwal pelaksanaan pilkades serentak. “Pada FGD yang dilaksanakan DPMD November 2020 kemarin, saya sudah menyinggung hal itu,” katanya.

Sedianya, pada Desember 2020 kemarin, pemkab menerbitkan surat tentang pelaksanaan pilkades. “Tapi sampai hari ini belum ada. Kami akan laporkan ke pimpinan. Kemudian akan rapat dengan pemerintah daerah, dalam hal ini DPMD,” terangnya. Dirinya mempertanyakan apa yang menyebabkan pemerintah daerah tidak segera menetapkan jadwal pelaksanaan pilkades.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/