alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Keterwakilan Kades Perempuan di Bondowoso Mulai Meningkat

Lebih dari Separuh Kades Incumbent Tumbang

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Secara resmi, ratusan kepala desa (kades) terpilih ditambah satu kades pergantian antar waktu (PAW) sudah dilantik, Kamis (16/12). Dalam pelantikan tersebut diketahui angka keterwakilan perempuan untuk memimpin desa dinilai meningkat. Ada belasan kepala desa yang juga dilantik bersama ratusan kepala desa terpilih lainnya.

Sekretaris Panitia Pilkades Serentak Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yulianti menerangkan, jumlah kepala desa perempuan di Bondowoso mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ada 13 orang kepala desa perempuan yang secara resmi dilantik. “Sebanyak 159 lainnya itu laki-laki,” katanya.

Dirinya berharap banyaknya keterwakilan perempuan sebagai kades dapat memberikan warna tersendiri dalam proses pemerintahan yang ada di desa masing-masing. Serta diharapkan mereka dapat membawa desa yang dipimpin menjadi lebih baik dan lebih maju dari sebelumnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal unik lainnya yang diketahui dalam pelantikan tersebut adalah lebih dari separuh jumlah calon kepala desa incumbent tumbang. Dari 171 kepala desa yang dilantik, hanya 70 orang saja yang merupakan kades incumbent.

Mengenai hal tersebut, Haeriyah menyebut, pada pelantikan yang dilakukan secara hybrid tersebut, ada kurang lebih 70 orang kades incumbent di 23 tiga kecamatan kembali terpilih menjadi kepada desa untuk lima tahun mendatang. “Sisanya tidak terpilih lagi,” jelas perempuan yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin juga mengingatkan agar kepala desa tidak mengecewakan masyarakat. Sebab, mereka memberikan kepercayaan kepada kades terpilih dengan memilih. “Jangan dikecewakan masyarakat ini. Saya mohon kades, jangan sampai ini terjadi,” ujarnya.

Tak kalah penting, menurutnya, setelah pilkades haruslah meninggalkan perbedaan yang terjadi saat proses pemilihan. Sebab, bagi dirinya, para kades yang sudah dilantik harus merangkul semua pihak. Mereka diharapkan segera melakukan konsolidasi pascapilkades.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Secara resmi, ratusan kepala desa (kades) terpilih ditambah satu kades pergantian antar waktu (PAW) sudah dilantik, Kamis (16/12). Dalam pelantikan tersebut diketahui angka keterwakilan perempuan untuk memimpin desa dinilai meningkat. Ada belasan kepala desa yang juga dilantik bersama ratusan kepala desa terpilih lainnya.

Sekretaris Panitia Pilkades Serentak Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yulianti menerangkan, jumlah kepala desa perempuan di Bondowoso mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ada 13 orang kepala desa perempuan yang secara resmi dilantik. “Sebanyak 159 lainnya itu laki-laki,” katanya.

Dirinya berharap banyaknya keterwakilan perempuan sebagai kades dapat memberikan warna tersendiri dalam proses pemerintahan yang ada di desa masing-masing. Serta diharapkan mereka dapat membawa desa yang dipimpin menjadi lebih baik dan lebih maju dari sebelumnya.

Hal unik lainnya yang diketahui dalam pelantikan tersebut adalah lebih dari separuh jumlah calon kepala desa incumbent tumbang. Dari 171 kepala desa yang dilantik, hanya 70 orang saja yang merupakan kades incumbent.

Mengenai hal tersebut, Haeriyah menyebut, pada pelantikan yang dilakukan secara hybrid tersebut, ada kurang lebih 70 orang kades incumbent di 23 tiga kecamatan kembali terpilih menjadi kepada desa untuk lima tahun mendatang. “Sisanya tidak terpilih lagi,” jelas perempuan yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin juga mengingatkan agar kepala desa tidak mengecewakan masyarakat. Sebab, mereka memberikan kepercayaan kepada kades terpilih dengan memilih. “Jangan dikecewakan masyarakat ini. Saya mohon kades, jangan sampai ini terjadi,” ujarnya.

Tak kalah penting, menurutnya, setelah pilkades haruslah meninggalkan perbedaan yang terjadi saat proses pemilihan. Sebab, bagi dirinya, para kades yang sudah dilantik harus merangkul semua pihak. Mereka diharapkan segera melakukan konsolidasi pascapilkades.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Secara resmi, ratusan kepala desa (kades) terpilih ditambah satu kades pergantian antar waktu (PAW) sudah dilantik, Kamis (16/12). Dalam pelantikan tersebut diketahui angka keterwakilan perempuan untuk memimpin desa dinilai meningkat. Ada belasan kepala desa yang juga dilantik bersama ratusan kepala desa terpilih lainnya.

Sekretaris Panitia Pilkades Serentak Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yulianti menerangkan, jumlah kepala desa perempuan di Bondowoso mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ada 13 orang kepala desa perempuan yang secara resmi dilantik. “Sebanyak 159 lainnya itu laki-laki,” katanya.

Dirinya berharap banyaknya keterwakilan perempuan sebagai kades dapat memberikan warna tersendiri dalam proses pemerintahan yang ada di desa masing-masing. Serta diharapkan mereka dapat membawa desa yang dipimpin menjadi lebih baik dan lebih maju dari sebelumnya.

Hal unik lainnya yang diketahui dalam pelantikan tersebut adalah lebih dari separuh jumlah calon kepala desa incumbent tumbang. Dari 171 kepala desa yang dilantik, hanya 70 orang saja yang merupakan kades incumbent.

Mengenai hal tersebut, Haeriyah menyebut, pada pelantikan yang dilakukan secara hybrid tersebut, ada kurang lebih 70 orang kades incumbent di 23 tiga kecamatan kembali terpilih menjadi kepada desa untuk lima tahun mendatang. “Sisanya tidak terpilih lagi,” jelas perempuan yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin juga mengingatkan agar kepala desa tidak mengecewakan masyarakat. Sebab, mereka memberikan kepercayaan kepada kades terpilih dengan memilih. “Jangan dikecewakan masyarakat ini. Saya mohon kades, jangan sampai ini terjadi,” ujarnya.

Tak kalah penting, menurutnya, setelah pilkades haruslah meninggalkan perbedaan yang terjadi saat proses pemilihan. Sebab, bagi dirinya, para kades yang sudah dilantik harus merangkul semua pihak. Mereka diharapkan segera melakukan konsolidasi pascapilkades.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/