alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Recovery Ekonomi Harus Efektif dan Efisien

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  DPRD Bondowoso mendukung upaya recovery ekonomi yang akan dilakukan oleh Pemkab Bondowoso tahun 2021 mendatang. Itu agar ekonomi masyarakat Bondowoso bisa segera bangkit seperti sebelum era pandemi Covid-19. Bahkan, bisa melesat lebih baik lagi.

Imam Khalid Adiwijaya, Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Demokrat (FPPD) Bondowoso, memaklumi penurunan APBD  dan PAD karena Covid-19. Pihaknya juga mendukung penanganan kesehatan dengan anggaran Rp 10,5 M untuk penanganan Covid-19.  “Kami mendukung program recovery  ekonomi dampak Covid-19  tahun 2021 sebesar  Rp 14,3 M,” kata Imam Khalid Adiwijaya.

Pihaknya juga aktif mendorong untuk lebih antisipasi menghadapi bencana alam, mendorong untuk memprioritaskan program pembangunan infrastruktur. Salah satunya perbaikan Jalan Tamanan-Bondowoso. Khususnya di Desa Kalianyar, Pejagan, dan Grujugan. Selain itu, pihaknya meminta ada kajian ulang atas rencana pembelajaran tatap muka.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal senada diungkapkan anggota Fraksi Gerindra DPRD Bondowoso, Sukadi. Dirinya berharap Pemkab Bondowoso memanfaatkan secara optimal atas semua pendapatan dan penerimaan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Kemudian membantu memecahkan masalah yang dihadapi rakyat di masa pandemi, memfasilitasi mereka untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  DPRD Bondowoso mendukung upaya recovery ekonomi yang akan dilakukan oleh Pemkab Bondowoso tahun 2021 mendatang. Itu agar ekonomi masyarakat Bondowoso bisa segera bangkit seperti sebelum era pandemi Covid-19. Bahkan, bisa melesat lebih baik lagi.

Imam Khalid Adiwijaya, Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Demokrat (FPPD) Bondowoso, memaklumi penurunan APBD  dan PAD karena Covid-19. Pihaknya juga mendukung penanganan kesehatan dengan anggaran Rp 10,5 M untuk penanganan Covid-19.  “Kami mendukung program recovery  ekonomi dampak Covid-19  tahun 2021 sebesar  Rp 14,3 M,” kata Imam Khalid Adiwijaya.

Pihaknya juga aktif mendorong untuk lebih antisipasi menghadapi bencana alam, mendorong untuk memprioritaskan program pembangunan infrastruktur. Salah satunya perbaikan Jalan Tamanan-Bondowoso. Khususnya di Desa Kalianyar, Pejagan, dan Grujugan. Selain itu, pihaknya meminta ada kajian ulang atas rencana pembelajaran tatap muka.

Hal senada diungkapkan anggota Fraksi Gerindra DPRD Bondowoso, Sukadi. Dirinya berharap Pemkab Bondowoso memanfaatkan secara optimal atas semua pendapatan dan penerimaan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Kemudian membantu memecahkan masalah yang dihadapi rakyat di masa pandemi, memfasilitasi mereka untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  DPRD Bondowoso mendukung upaya recovery ekonomi yang akan dilakukan oleh Pemkab Bondowoso tahun 2021 mendatang. Itu agar ekonomi masyarakat Bondowoso bisa segera bangkit seperti sebelum era pandemi Covid-19. Bahkan, bisa melesat lebih baik lagi.

Imam Khalid Adiwijaya, Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Demokrat (FPPD) Bondowoso, memaklumi penurunan APBD  dan PAD karena Covid-19. Pihaknya juga mendukung penanganan kesehatan dengan anggaran Rp 10,5 M untuk penanganan Covid-19.  “Kami mendukung program recovery  ekonomi dampak Covid-19  tahun 2021 sebesar  Rp 14,3 M,” kata Imam Khalid Adiwijaya.

Pihaknya juga aktif mendorong untuk lebih antisipasi menghadapi bencana alam, mendorong untuk memprioritaskan program pembangunan infrastruktur. Salah satunya perbaikan Jalan Tamanan-Bondowoso. Khususnya di Desa Kalianyar, Pejagan, dan Grujugan. Selain itu, pihaknya meminta ada kajian ulang atas rencana pembelajaran tatap muka.

Hal senada diungkapkan anggota Fraksi Gerindra DPRD Bondowoso, Sukadi. Dirinya berharap Pemkab Bondowoso memanfaatkan secara optimal atas semua pendapatan dan penerimaan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Kemudian membantu memecahkan masalah yang dihadapi rakyat di masa pandemi, memfasilitasi mereka untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/