alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Minim Komunikasi, Penebangan di Taman Magenda Saling Lempar Tanggung Jawab

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penebangan pohon sonokeling di Taman Magenda ternyata juga minim komunikasi antarinstansi terkait. Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso dalam proses penebangan pohon itu.

Kepala DLHP Bondowoso Aris Agung Sungkowo menyebut, pihaknya tidak terlibat dalam penebangan tiga pohon sonokeling di Taman Magenda. Walaupun pohon tersebut memang dalam pengawasan pihaknya, mantan kasatpol PP itu menyatakan penebangan tersebut murni merupakan inisiatif dan dalam tanggung jawab PUPR. Pihaknya hanya menerima pemberitahuan. “Pastinya ada pengajuan ke perizinan untuk pemotongan pohon. Yang mengajukan dan penanggungjawabnya PUPR,” jelasnya, Jumat (15/10).

Aris mengaku memang tak terlalu mengawasi penebangan tersebut. Sebab, pihaknya berasumsi akan ada pelebaran jalan sehingga pohon di Taman Magenda memang perlu ditebang. “Izin penebangannya karena pohon itu mengganggu jalan. Maka, kami pikir akan ada pelebaran jalan. Ketika penanggungjawabnya PUPR, saya pikir yang memotong ya tim PUPR, bukan tim DLHP,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR saat hendak dikonfirmasi sedang tidak ada di kantor. “Pak Kadis sedang rapat di luar. Kabid yang membidangi juga lagi ada kerjaan,” ujar petugas penerima tamu di Kantor PUPR. Jawa Pos Radar Ijen sudah mencoba mengonfirmasi melalui sambungan telepon dan melalui chat WhatsApp. Tapi, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum merespons.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo menyebutkan, pihaknya menghentikan sementara penebangan pohon itu. Sebab, telah dinilai meresahkan masyarakat. “Ya, kemarin meresahkan, jadi saya stop dulu. Kalau untuk pelaporan sampai saat ini belum ada,” ujarnya.

Kepolisian tengah mendalami penebangan pohon itu. Bahkan, telah memanggil seseorang yang disebutkan oleh pekerja, berinisial J, untuk menunjukkan surat-surat izin penebangan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penebangan pohon sonokeling di Taman Magenda ternyata juga minim komunikasi antarinstansi terkait. Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso dalam proses penebangan pohon itu.

Kepala DLHP Bondowoso Aris Agung Sungkowo menyebut, pihaknya tidak terlibat dalam penebangan tiga pohon sonokeling di Taman Magenda. Walaupun pohon tersebut memang dalam pengawasan pihaknya, mantan kasatpol PP itu menyatakan penebangan tersebut murni merupakan inisiatif dan dalam tanggung jawab PUPR. Pihaknya hanya menerima pemberitahuan. “Pastinya ada pengajuan ke perizinan untuk pemotongan pohon. Yang mengajukan dan penanggungjawabnya PUPR,” jelasnya, Jumat (15/10).

Aris mengaku memang tak terlalu mengawasi penebangan tersebut. Sebab, pihaknya berasumsi akan ada pelebaran jalan sehingga pohon di Taman Magenda memang perlu ditebang. “Izin penebangannya karena pohon itu mengganggu jalan. Maka, kami pikir akan ada pelebaran jalan. Ketika penanggungjawabnya PUPR, saya pikir yang memotong ya tim PUPR, bukan tim DLHP,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR saat hendak dikonfirmasi sedang tidak ada di kantor. “Pak Kadis sedang rapat di luar. Kabid yang membidangi juga lagi ada kerjaan,” ujar petugas penerima tamu di Kantor PUPR. Jawa Pos Radar Ijen sudah mencoba mengonfirmasi melalui sambungan telepon dan melalui chat WhatsApp. Tapi, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum merespons.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo menyebutkan, pihaknya menghentikan sementara penebangan pohon itu. Sebab, telah dinilai meresahkan masyarakat. “Ya, kemarin meresahkan, jadi saya stop dulu. Kalau untuk pelaporan sampai saat ini belum ada,” ujarnya.

Kepolisian tengah mendalami penebangan pohon itu. Bahkan, telah memanggil seseorang yang disebutkan oleh pekerja, berinisial J, untuk menunjukkan surat-surat izin penebangan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penebangan pohon sonokeling di Taman Magenda ternyata juga minim komunikasi antarinstansi terkait. Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso dalam proses penebangan pohon itu.

Kepala DLHP Bondowoso Aris Agung Sungkowo menyebut, pihaknya tidak terlibat dalam penebangan tiga pohon sonokeling di Taman Magenda. Walaupun pohon tersebut memang dalam pengawasan pihaknya, mantan kasatpol PP itu menyatakan penebangan tersebut murni merupakan inisiatif dan dalam tanggung jawab PUPR. Pihaknya hanya menerima pemberitahuan. “Pastinya ada pengajuan ke perizinan untuk pemotongan pohon. Yang mengajukan dan penanggungjawabnya PUPR,” jelasnya, Jumat (15/10).

Aris mengaku memang tak terlalu mengawasi penebangan tersebut. Sebab, pihaknya berasumsi akan ada pelebaran jalan sehingga pohon di Taman Magenda memang perlu ditebang. “Izin penebangannya karena pohon itu mengganggu jalan. Maka, kami pikir akan ada pelebaran jalan. Ketika penanggungjawabnya PUPR, saya pikir yang memotong ya tim PUPR, bukan tim DLHP,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR saat hendak dikonfirmasi sedang tidak ada di kantor. “Pak Kadis sedang rapat di luar. Kabid yang membidangi juga lagi ada kerjaan,” ujar petugas penerima tamu di Kantor PUPR. Jawa Pos Radar Ijen sudah mencoba mengonfirmasi melalui sambungan telepon dan melalui chat WhatsApp. Tapi, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum merespons.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo menyebutkan, pihaknya menghentikan sementara penebangan pohon itu. Sebab, telah dinilai meresahkan masyarakat. “Ya, kemarin meresahkan, jadi saya stop dulu. Kalau untuk pelaporan sampai saat ini belum ada,” ujarnya.

Kepolisian tengah mendalami penebangan pohon itu. Bahkan, telah memanggil seseorang yang disebutkan oleh pekerja, berinisial J, untuk menunjukkan surat-surat izin penebangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/