alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Petani Keluhkan Musim Pancaroba

Mobile_AP_Rectangle 1

KEMBANG, Radar Ijen – Petani kebingungan bercocok tanam di musim yang tidak menentu kali ini. Sebab, sudah keseringan mereka gagal panen. Petani menganggap sudah saatnya memasuki musim kering. Tetapi hujan masih saja mengguyur.

BACA JUGA : Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh

Petani asal Desa Sumber, Salam Abdul Hadi, yang baru saja menanam tembakau mengaku khawatir tanamannya gagal panen. Pasalnya, musim kemarau yang diharapkan datang, ternyata tak kunjung tiba. “Sekarang baru menanam tembakau. Harapannya kemarau segera tiba, tetapi hampir setiap hari hujan terus,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (17/7).

Mobile_AP_Rectangle 2

Hadi mengatakan, sebelumnya sudah menanam cabai dan padi. Namun, selalu gagal panen. Apalagi, hasilnya untuk mengembalikan modal awal saja tidak cukup. Kegagalan itu membuat dirinya memaksakan diri untuk menanam tembakau, meski cuaca saat ini masih sering hujan. “Karena beberapa kali tanam cabai gagal. Padi juga begitu. Semoga berhasil tanam tembakau ini,” katanya.

- Advertisement -

KEMBANG, Radar Ijen – Petani kebingungan bercocok tanam di musim yang tidak menentu kali ini. Sebab, sudah keseringan mereka gagal panen. Petani menganggap sudah saatnya memasuki musim kering. Tetapi hujan masih saja mengguyur.

BACA JUGA : Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh

Petani asal Desa Sumber, Salam Abdul Hadi, yang baru saja menanam tembakau mengaku khawatir tanamannya gagal panen. Pasalnya, musim kemarau yang diharapkan datang, ternyata tak kunjung tiba. “Sekarang baru menanam tembakau. Harapannya kemarau segera tiba, tetapi hampir setiap hari hujan terus,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (17/7).

Hadi mengatakan, sebelumnya sudah menanam cabai dan padi. Namun, selalu gagal panen. Apalagi, hasilnya untuk mengembalikan modal awal saja tidak cukup. Kegagalan itu membuat dirinya memaksakan diri untuk menanam tembakau, meski cuaca saat ini masih sering hujan. “Karena beberapa kali tanam cabai gagal. Padi juga begitu. Semoga berhasil tanam tembakau ini,” katanya.

KEMBANG, Radar Ijen – Petani kebingungan bercocok tanam di musim yang tidak menentu kali ini. Sebab, sudah keseringan mereka gagal panen. Petani menganggap sudah saatnya memasuki musim kering. Tetapi hujan masih saja mengguyur.

BACA JUGA : Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh

Petani asal Desa Sumber, Salam Abdul Hadi, yang baru saja menanam tembakau mengaku khawatir tanamannya gagal panen. Pasalnya, musim kemarau yang diharapkan datang, ternyata tak kunjung tiba. “Sekarang baru menanam tembakau. Harapannya kemarau segera tiba, tetapi hampir setiap hari hujan terus,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (17/7).

Hadi mengatakan, sebelumnya sudah menanam cabai dan padi. Namun, selalu gagal panen. Apalagi, hasilnya untuk mengembalikan modal awal saja tidak cukup. Kegagalan itu membuat dirinya memaksakan diri untuk menanam tembakau, meski cuaca saat ini masih sering hujan. “Karena beberapa kali tanam cabai gagal. Padi juga begitu. Semoga berhasil tanam tembakau ini,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/