alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Dua Kali Gagal untuk Adaptasikan pada Perpustakaan Digital

Pelayanan Masih Manual

Mobile_AP_Rectangle 1

BADEAN, Radar Ijen – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bondowoso dua kali alami kegagalan untuk adaptasikan fasilitas buku bacaan pada perpustakaan digital. Hingga saat ini, perpusda tersebut masih bekerja secara manual dan berada pada sistem yang sudah lama diterapkan.

BACA JUGA : Gencarkan Vaksin Rubella Usia 9 Bulan Sampai 11 Tahun

Staf pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bondowoso M. Romdan Cholik mengatakan, Perpusda Bondowoso sudah dua kali melakukan penyediaan platform digital. Hal itu ditujukan, agar masyarakat bisa mengakses dengan mudah ketersediaan buku-buku yang berada di perpusda. “Sudah dua kali, tapi gagal,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (16/6).

Mobile_AP_Rectangle 2

Romdan mengatakan, percobaan pertama dilakukan saat ada program dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) secara langsung. Namun hal tersebut gagal berlanjut disebabkan servernya masih sewa dan tidak diperbarui. “Karena tidak diperpanjang, maka diputus servernya,” terangnya.

- Advertisement -

BADEAN, Radar Ijen – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bondowoso dua kali alami kegagalan untuk adaptasikan fasilitas buku bacaan pada perpustakaan digital. Hingga saat ini, perpusda tersebut masih bekerja secara manual dan berada pada sistem yang sudah lama diterapkan.

BACA JUGA : Gencarkan Vaksin Rubella Usia 9 Bulan Sampai 11 Tahun

Staf pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bondowoso M. Romdan Cholik mengatakan, Perpusda Bondowoso sudah dua kali melakukan penyediaan platform digital. Hal itu ditujukan, agar masyarakat bisa mengakses dengan mudah ketersediaan buku-buku yang berada di perpusda. “Sudah dua kali, tapi gagal,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (16/6).

Romdan mengatakan, percobaan pertama dilakukan saat ada program dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) secara langsung. Namun hal tersebut gagal berlanjut disebabkan servernya masih sewa dan tidak diperbarui. “Karena tidak diperpanjang, maka diputus servernya,” terangnya.

BADEAN, Radar Ijen – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bondowoso dua kali alami kegagalan untuk adaptasikan fasilitas buku bacaan pada perpustakaan digital. Hingga saat ini, perpusda tersebut masih bekerja secara manual dan berada pada sistem yang sudah lama diterapkan.

BACA JUGA : Gencarkan Vaksin Rubella Usia 9 Bulan Sampai 11 Tahun

Staf pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bondowoso M. Romdan Cholik mengatakan, Perpusda Bondowoso sudah dua kali melakukan penyediaan platform digital. Hal itu ditujukan, agar masyarakat bisa mengakses dengan mudah ketersediaan buku-buku yang berada di perpusda. “Sudah dua kali, tapi gagal,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (16/6).

Romdan mengatakan, percobaan pertama dilakukan saat ada program dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) secara langsung. Namun hal tersebut gagal berlanjut disebabkan servernya masih sewa dan tidak diperbarui. “Karena tidak diperpanjang, maka diputus servernya,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/