alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Tim UNESCO Dipastikan Tunda Kedatangan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kedatangan tim asesmen UNESCO Global Geopark (UGG) ke Bondowoso dipastikan ditunda. Semula mereka siap datang pada bulan Juni atau Juli mendatang. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang tren kasusnya cukup tinggi di Indonesia, maka kemungkinan besar mereka akan singgah ke Bondowoso sekitar bulan September atau Oktober mendatang.

Meski begitu, Pemkab Bondowoso terus melanjutkan persiapan praasesmen oleh Badan Geologi pada Agustus minggu ketiga. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Arif Setyo Raharjo.  “Pada Juni-Juli ini kami masih persiapan beberapa hal di lapangan, baik fisik maupun nonfisiknya,” katanya.

Adapun persiapan infrastruktur, Arif menyebut bahwa baru menyelesaikan produk perencanaan sebesar 40 persen. Namun, pihaknya menargetkan pertengahan Agustus telah rampung sesuai dengan termin triwulan kedua dan ketiga.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau nonfisiknya, sosialisasi segala macam secara masif kami lakukan. Bahkan teman-teman dari sekolah, pelajar, mahasiswa, banyak yang melakukan program School Goes to Geopark,” paparnya.

Pada skala prioritas sesuai dengan rekomendasi praasesmen kedua, yakni pemenuhan sarana dan prasarana serta penguatan sadar wisata di SDM yang ada di sekitar situs Geopark. Misalnya di Kawah Wurung, Solor, Plalangan, air panas Blawan, Paltuding, dan lainnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kedatangan tim asesmen UNESCO Global Geopark (UGG) ke Bondowoso dipastikan ditunda. Semula mereka siap datang pada bulan Juni atau Juli mendatang. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang tren kasusnya cukup tinggi di Indonesia, maka kemungkinan besar mereka akan singgah ke Bondowoso sekitar bulan September atau Oktober mendatang.

Meski begitu, Pemkab Bondowoso terus melanjutkan persiapan praasesmen oleh Badan Geologi pada Agustus minggu ketiga. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Arif Setyo Raharjo.  “Pada Juni-Juli ini kami masih persiapan beberapa hal di lapangan, baik fisik maupun nonfisiknya,” katanya.

Adapun persiapan infrastruktur, Arif menyebut bahwa baru menyelesaikan produk perencanaan sebesar 40 persen. Namun, pihaknya menargetkan pertengahan Agustus telah rampung sesuai dengan termin triwulan kedua dan ketiga.

“Kalau nonfisiknya, sosialisasi segala macam secara masif kami lakukan. Bahkan teman-teman dari sekolah, pelajar, mahasiswa, banyak yang melakukan program School Goes to Geopark,” paparnya.

Pada skala prioritas sesuai dengan rekomendasi praasesmen kedua, yakni pemenuhan sarana dan prasarana serta penguatan sadar wisata di SDM yang ada di sekitar situs Geopark. Misalnya di Kawah Wurung, Solor, Plalangan, air panas Blawan, Paltuding, dan lainnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kedatangan tim asesmen UNESCO Global Geopark (UGG) ke Bondowoso dipastikan ditunda. Semula mereka siap datang pada bulan Juni atau Juli mendatang. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang tren kasusnya cukup tinggi di Indonesia, maka kemungkinan besar mereka akan singgah ke Bondowoso sekitar bulan September atau Oktober mendatang.

Meski begitu, Pemkab Bondowoso terus melanjutkan persiapan praasesmen oleh Badan Geologi pada Agustus minggu ketiga. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Arif Setyo Raharjo.  “Pada Juni-Juli ini kami masih persiapan beberapa hal di lapangan, baik fisik maupun nonfisiknya,” katanya.

Adapun persiapan infrastruktur, Arif menyebut bahwa baru menyelesaikan produk perencanaan sebesar 40 persen. Namun, pihaknya menargetkan pertengahan Agustus telah rampung sesuai dengan termin triwulan kedua dan ketiga.

“Kalau nonfisiknya, sosialisasi segala macam secara masif kami lakukan. Bahkan teman-teman dari sekolah, pelajar, mahasiswa, banyak yang melakukan program School Goes to Geopark,” paparnya.

Pada skala prioritas sesuai dengan rekomendasi praasesmen kedua, yakni pemenuhan sarana dan prasarana serta penguatan sadar wisata di SDM yang ada di sekitar situs Geopark. Misalnya di Kawah Wurung, Solor, Plalangan, air panas Blawan, Paltuding, dan lainnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/