alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Kawah Wurung Ditutup, Ratusan Masyarakat Kecele

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sampai 19 Mei mendatang, seluruh objek wisata di Bondowoso ditutup. Hal itu sesuai SE Bupati Bondowoso tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Menjelang dan Pasca-Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Namun, ternyata tetap banyak masyarakat yang masih mau berwisata. Walhasil, mereka harus kecele dan balik kanan.

Data dari Bidang Pariwisata Disparpora menyebut, Sabtu dan Minggu ratusan pengendara harus diputar balik oleh polisi pariwisata (polpar) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Disparpora. Seperti di Kawah Wurung, pada Sabtu (15/5) terdapat 120 kendaraan roda dua yang diputar balik. Selain itu, ada 35 kendaraan roda empat yang juga diputar balik. Jumlah tersebut semakin meningkat pada hari berikutnya. Terdapat 202 pengendara roda dua yang diputar balik. Sementara, roda empat berjumlah 48 unit.

Sementara itu, untuk destinasi wisata lainnya, Puncak Megasari, ternyata juga ada wisatawan yang masih nekat untuk mengunjungi destinasi tersebut. Dalam hari yang sama terdapat 5 roda empat yang terpaksa putar balik serta 60 roda dua yang juga putar balik.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Memang banyak pengunjung yang memaksa berwisata. Kami pun melakukan upaya preventif, menghalau dan meminta untuk putar balik,” ungkap Arif Setyo Rahardjo, Kabid Pariwisata Disparpora.

Dijelaskannya, petugas yang terdiri atas TRC Disparpora dan polpar melakukan pemantauan dan penyekatan di area kawasan wisata. Titik penyekatan berada puluhan meter sebelum pintu masuk destinasi wisata. Selain itu, petugas juga melaksanakan patroli ke seluruh destinasi wisata setiap hari.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sampai 19 Mei mendatang, seluruh objek wisata di Bondowoso ditutup. Hal itu sesuai SE Bupati Bondowoso tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Menjelang dan Pasca-Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Namun, ternyata tetap banyak masyarakat yang masih mau berwisata. Walhasil, mereka harus kecele dan balik kanan.

Data dari Bidang Pariwisata Disparpora menyebut, Sabtu dan Minggu ratusan pengendara harus diputar balik oleh polisi pariwisata (polpar) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Disparpora. Seperti di Kawah Wurung, pada Sabtu (15/5) terdapat 120 kendaraan roda dua yang diputar balik. Selain itu, ada 35 kendaraan roda empat yang juga diputar balik. Jumlah tersebut semakin meningkat pada hari berikutnya. Terdapat 202 pengendara roda dua yang diputar balik. Sementara, roda empat berjumlah 48 unit.

Sementara itu, untuk destinasi wisata lainnya, Puncak Megasari, ternyata juga ada wisatawan yang masih nekat untuk mengunjungi destinasi tersebut. Dalam hari yang sama terdapat 5 roda empat yang terpaksa putar balik serta 60 roda dua yang juga putar balik.

“Memang banyak pengunjung yang memaksa berwisata. Kami pun melakukan upaya preventif, menghalau dan meminta untuk putar balik,” ungkap Arif Setyo Rahardjo, Kabid Pariwisata Disparpora.

Dijelaskannya, petugas yang terdiri atas TRC Disparpora dan polpar melakukan pemantauan dan penyekatan di area kawasan wisata. Titik penyekatan berada puluhan meter sebelum pintu masuk destinasi wisata. Selain itu, petugas juga melaksanakan patroli ke seluruh destinasi wisata setiap hari.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sampai 19 Mei mendatang, seluruh objek wisata di Bondowoso ditutup. Hal itu sesuai SE Bupati Bondowoso tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Menjelang dan Pasca-Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Namun, ternyata tetap banyak masyarakat yang masih mau berwisata. Walhasil, mereka harus kecele dan balik kanan.

Data dari Bidang Pariwisata Disparpora menyebut, Sabtu dan Minggu ratusan pengendara harus diputar balik oleh polisi pariwisata (polpar) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Disparpora. Seperti di Kawah Wurung, pada Sabtu (15/5) terdapat 120 kendaraan roda dua yang diputar balik. Selain itu, ada 35 kendaraan roda empat yang juga diputar balik. Jumlah tersebut semakin meningkat pada hari berikutnya. Terdapat 202 pengendara roda dua yang diputar balik. Sementara, roda empat berjumlah 48 unit.

Sementara itu, untuk destinasi wisata lainnya, Puncak Megasari, ternyata juga ada wisatawan yang masih nekat untuk mengunjungi destinasi tersebut. Dalam hari yang sama terdapat 5 roda empat yang terpaksa putar balik serta 60 roda dua yang juga putar balik.

“Memang banyak pengunjung yang memaksa berwisata. Kami pun melakukan upaya preventif, menghalau dan meminta untuk putar balik,” ungkap Arif Setyo Rahardjo, Kabid Pariwisata Disparpora.

Dijelaskannya, petugas yang terdiri atas TRC Disparpora dan polpar melakukan pemantauan dan penyekatan di area kawasan wisata. Titik penyekatan berada puluhan meter sebelum pintu masuk destinasi wisata. Selain itu, petugas juga melaksanakan patroli ke seluruh destinasi wisata setiap hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/