alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Hari Pertama, 266 ASN Tak Masuk

Bupati Terjun Lakukan Monitoring

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari pertama kerja setelah libur Lebaran dipantau betul oleh Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin. Pihaknya bersama wakil bupati memastikan para ASN di Bondowoso masuk mulai hari pertama kerja. ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas.

Dari hasil monitoring, sebanyak 4 persen ASN tidak masuk. Jika dijumlah, totalnya ada 266 ASN. Sebanyak 202 ASN tidak masuk karena sudah dinas malam. Sedangkan 30 orang cuti, 6 orang izin, dan 15 orang sakit. Selain itu, ada 11 orang sedang menjalani masa belajar. Berikutnya, ada 2 orang yang alpa alias absen tanpa izin. Sedangkan 96 persen ASN masuk kantor di hari kerja.

Dalam gelaran evaluasi tingkat kehadiran pegawai yang dilaksanakan secara virtual, bupati mengungkapkan rasa syukur mayoritas ASN hadir. Yakni sebanyak 96 persen atau sebanyak 7.674 orang. “Saya bersyukur ternyata monitoring dan evaluasi kehadiran ASN di Kabupaten Bondowoso ini mencapai angka 96 persen,” ungkap Drs KH Salwa Arifin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, para ASN yang tidak hadir memiliki alasan tersendiri. Walaupun masih ada beberapa yang tidak memberikan kejelasan atas ketidakhadirannya. Kepada yang alpa, pihaknya akan meminta keterangan lebih lanjut. Kemudian, akan memberikan sanksi. Mengenai sanksinya apa, hal itu akan ditentukan setelah pihaknya mendapatkan keterangan dari ASN yang bersangkutan. Sanksi tersebut bisa berupa sanksi administrasi hingga teguran.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari pertama kerja setelah libur Lebaran dipantau betul oleh Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin. Pihaknya bersama wakil bupati memastikan para ASN di Bondowoso masuk mulai hari pertama kerja. ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas.

Dari hasil monitoring, sebanyak 4 persen ASN tidak masuk. Jika dijumlah, totalnya ada 266 ASN. Sebanyak 202 ASN tidak masuk karena sudah dinas malam. Sedangkan 30 orang cuti, 6 orang izin, dan 15 orang sakit. Selain itu, ada 11 orang sedang menjalani masa belajar. Berikutnya, ada 2 orang yang alpa alias absen tanpa izin. Sedangkan 96 persen ASN masuk kantor di hari kerja.

Dalam gelaran evaluasi tingkat kehadiran pegawai yang dilaksanakan secara virtual, bupati mengungkapkan rasa syukur mayoritas ASN hadir. Yakni sebanyak 96 persen atau sebanyak 7.674 orang. “Saya bersyukur ternyata monitoring dan evaluasi kehadiran ASN di Kabupaten Bondowoso ini mencapai angka 96 persen,” ungkap Drs KH Salwa Arifin.

Menurut dia, para ASN yang tidak hadir memiliki alasan tersendiri. Walaupun masih ada beberapa yang tidak memberikan kejelasan atas ketidakhadirannya. Kepada yang alpa, pihaknya akan meminta keterangan lebih lanjut. Kemudian, akan memberikan sanksi. Mengenai sanksinya apa, hal itu akan ditentukan setelah pihaknya mendapatkan keterangan dari ASN yang bersangkutan. Sanksi tersebut bisa berupa sanksi administrasi hingga teguran.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari pertama kerja setelah libur Lebaran dipantau betul oleh Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin. Pihaknya bersama wakil bupati memastikan para ASN di Bondowoso masuk mulai hari pertama kerja. ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas.

Dari hasil monitoring, sebanyak 4 persen ASN tidak masuk. Jika dijumlah, totalnya ada 266 ASN. Sebanyak 202 ASN tidak masuk karena sudah dinas malam. Sedangkan 30 orang cuti, 6 orang izin, dan 15 orang sakit. Selain itu, ada 11 orang sedang menjalani masa belajar. Berikutnya, ada 2 orang yang alpa alias absen tanpa izin. Sedangkan 96 persen ASN masuk kantor di hari kerja.

Dalam gelaran evaluasi tingkat kehadiran pegawai yang dilaksanakan secara virtual, bupati mengungkapkan rasa syukur mayoritas ASN hadir. Yakni sebanyak 96 persen atau sebanyak 7.674 orang. “Saya bersyukur ternyata monitoring dan evaluasi kehadiran ASN di Kabupaten Bondowoso ini mencapai angka 96 persen,” ungkap Drs KH Salwa Arifin.

Menurut dia, para ASN yang tidak hadir memiliki alasan tersendiri. Walaupun masih ada beberapa yang tidak memberikan kejelasan atas ketidakhadirannya. Kepada yang alpa, pihaknya akan meminta keterangan lebih lanjut. Kemudian, akan memberikan sanksi. Mengenai sanksinya apa, hal itu akan ditentukan setelah pihaknya mendapatkan keterangan dari ASN yang bersangkutan. Sanksi tersebut bisa berupa sanksi administrasi hingga teguran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/