alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Biasakan Indoor maupun Outdoor

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Atlet-atlet belia panahan klub Lilies Handayani Srikandi Archery School (LHSAS) akan kembali turun ke lapangan. Setelah libur dalam momen Lebaran kemarin, Rabu (19/5) mereka sudah mulai menjalani latihan rutin.

Menurut Nanang Dani, salah seorang pelatih LHSAS, pihaknya mulai menggelar latihan pekan ini. Mereka berlatih intensif di lapangan Perumahan Taman Mutiara, Pejaten. Para atlet yang rata-rata masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMA itu digenjot di lapangan terbuka (outdoor). Meski begitu, mereka juga sesekali berlatih di lapangan tertutup (indoor).

“Kalau ada event atau turnamen indoor saja, kami baru berlatih di lapangan indoor. Tetapi memang kebanyakan turnamen memakai lapangan outdoor,” kata Nanang kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia sempat ditanya, apakah bermain di lapangan indoor lebih banyak menguntungkan atlet, sebab lapangan indoor minim embusan angin yang bisa memengaruhi anak panah untuk target. Nanang pun mengaku, bermain di lapangan indoor tidak selalu menjadi sebuah keuntungan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Atlet-atlet belia panahan klub Lilies Handayani Srikandi Archery School (LHSAS) akan kembali turun ke lapangan. Setelah libur dalam momen Lebaran kemarin, Rabu (19/5) mereka sudah mulai menjalani latihan rutin.

Menurut Nanang Dani, salah seorang pelatih LHSAS, pihaknya mulai menggelar latihan pekan ini. Mereka berlatih intensif di lapangan Perumahan Taman Mutiara, Pejaten. Para atlet yang rata-rata masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMA itu digenjot di lapangan terbuka (outdoor). Meski begitu, mereka juga sesekali berlatih di lapangan tertutup (indoor).

“Kalau ada event atau turnamen indoor saja, kami baru berlatih di lapangan indoor. Tetapi memang kebanyakan turnamen memakai lapangan outdoor,” kata Nanang kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Dia sempat ditanya, apakah bermain di lapangan indoor lebih banyak menguntungkan atlet, sebab lapangan indoor minim embusan angin yang bisa memengaruhi anak panah untuk target. Nanang pun mengaku, bermain di lapangan indoor tidak selalu menjadi sebuah keuntungan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Atlet-atlet belia panahan klub Lilies Handayani Srikandi Archery School (LHSAS) akan kembali turun ke lapangan. Setelah libur dalam momen Lebaran kemarin, Rabu (19/5) mereka sudah mulai menjalani latihan rutin.

Menurut Nanang Dani, salah seorang pelatih LHSAS, pihaknya mulai menggelar latihan pekan ini. Mereka berlatih intensif di lapangan Perumahan Taman Mutiara, Pejaten. Para atlet yang rata-rata masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMA itu digenjot di lapangan terbuka (outdoor). Meski begitu, mereka juga sesekali berlatih di lapangan tertutup (indoor).

“Kalau ada event atau turnamen indoor saja, kami baru berlatih di lapangan indoor. Tetapi memang kebanyakan turnamen memakai lapangan outdoor,” kata Nanang kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Dia sempat ditanya, apakah bermain di lapangan indoor lebih banyak menguntungkan atlet, sebab lapangan indoor minim embusan angin yang bisa memengaruhi anak panah untuk target. Nanang pun mengaku, bermain di lapangan indoor tidak selalu menjadi sebuah keuntungan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/