alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Percepat Penentuan Sekda

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penentuan Sekda Bondowoso hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Terlebih, hampir setengah bulan dari pengumuman tiga besar yang dikeluarkan oleh panitia seleksi (pansel). Melihat hal itu, legislatif meminta agar sekda segera ditentukan, apabila sudah ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca Juga : Tersangka Pengedar Narkoba di Lumajang Didominasi Pemuda

Ketua Komisi I DPRD Bondowoso Tohari mengatakan, open bidding sekda ini jangan sampai menyisakan masalah. Salah satunya dengan cara segera menentukan sekda definitif. Sebab, jika berkaca pada kejadian sebelumnya, sempat terjadi persoalan karena tidak segera ditentukan. “Karena tidak segera dipilih oleh bupati, sehingga terjadi aksi dukung-mendukung. Akhirnya sampai terjadi ke ranah hukum seperti pada masanya Pak Syaifullah (sekda sebelumnya, Red),” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, jika rekomendasi KASN sudah keluar, maka bupati harus segera memilih salah satu dari tiga besar. Agar tidak terjadi anggapan yang bermacam-macam di tengah masyarakat. Terlebih, bila mengaca pada daerah lain, rekomendasi KASN itu biasanya turun dalam rentan waktu 4 hingga 5 hari setelah diserahkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Tohari mengaku sepenuhnya percaya kepada tim panitia seleksi (pansel) open bidding sekda. Bahwa mereka telah melakukan tugasnya secara profesional. Terlebih, pansel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur. “Saya yakin, semua yang dinyatakan lolos tiga besar itu secara administratif sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penentuan Sekda Bondowoso hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Terlebih, hampir setengah bulan dari pengumuman tiga besar yang dikeluarkan oleh panitia seleksi (pansel). Melihat hal itu, legislatif meminta agar sekda segera ditentukan, apabila sudah ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca Juga : Tersangka Pengedar Narkoba di Lumajang Didominasi Pemuda

Ketua Komisi I DPRD Bondowoso Tohari mengatakan, open bidding sekda ini jangan sampai menyisakan masalah. Salah satunya dengan cara segera menentukan sekda definitif. Sebab, jika berkaca pada kejadian sebelumnya, sempat terjadi persoalan karena tidak segera ditentukan. “Karena tidak segera dipilih oleh bupati, sehingga terjadi aksi dukung-mendukung. Akhirnya sampai terjadi ke ranah hukum seperti pada masanya Pak Syaifullah (sekda sebelumnya, Red),” ungkapnya.

Menurutnya, jika rekomendasi KASN sudah keluar, maka bupati harus segera memilih salah satu dari tiga besar. Agar tidak terjadi anggapan yang bermacam-macam di tengah masyarakat. Terlebih, bila mengaca pada daerah lain, rekomendasi KASN itu biasanya turun dalam rentan waktu 4 hingga 5 hari setelah diserahkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Tohari mengaku sepenuhnya percaya kepada tim panitia seleksi (pansel) open bidding sekda. Bahwa mereka telah melakukan tugasnya secara profesional. Terlebih, pansel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur. “Saya yakin, semua yang dinyatakan lolos tiga besar itu secara administratif sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penentuan Sekda Bondowoso hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Terlebih, hampir setengah bulan dari pengumuman tiga besar yang dikeluarkan oleh panitia seleksi (pansel). Melihat hal itu, legislatif meminta agar sekda segera ditentukan, apabila sudah ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca Juga : Tersangka Pengedar Narkoba di Lumajang Didominasi Pemuda

Ketua Komisi I DPRD Bondowoso Tohari mengatakan, open bidding sekda ini jangan sampai menyisakan masalah. Salah satunya dengan cara segera menentukan sekda definitif. Sebab, jika berkaca pada kejadian sebelumnya, sempat terjadi persoalan karena tidak segera ditentukan. “Karena tidak segera dipilih oleh bupati, sehingga terjadi aksi dukung-mendukung. Akhirnya sampai terjadi ke ranah hukum seperti pada masanya Pak Syaifullah (sekda sebelumnya, Red),” ungkapnya.

Menurutnya, jika rekomendasi KASN sudah keluar, maka bupati harus segera memilih salah satu dari tiga besar. Agar tidak terjadi anggapan yang bermacam-macam di tengah masyarakat. Terlebih, bila mengaca pada daerah lain, rekomendasi KASN itu biasanya turun dalam rentan waktu 4 hingga 5 hari setelah diserahkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Tohari mengaku sepenuhnya percaya kepada tim panitia seleksi (pansel) open bidding sekda. Bahwa mereka telah melakukan tugasnya secara profesional. Terlebih, pansel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur. “Saya yakin, semua yang dinyatakan lolos tiga besar itu secara administratif sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/