alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Pengunjung Pasar Hewan Abai Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso memperketat kembali penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar hewan. Pedagang dan pengunjung pasar yang berada di Kademangan, Kecamatan Bondowoso, ini masih banyak tidak mengenakan masker. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan mengatakan, pihaknya sengaja melakukan operasi penegakan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi Covid-19. “Kami berikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Apabila hal tersebut diterapkan, tentunya laju penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan,” katanya.

Baca Juga : Umroh Boleh, Asal Patuhi Prokes

Penekanan prokes tersebut tentu saja melihat dari hasil evaluasi dan monitoring di sejumlah tempat. Salah satu lokasi yang sangat lalai dalam menerapkan prokes yaitu pasar tradisional, termasuk pasar hewan. Apalagi di pasar hewan tersebut tidak hanya warga Bondowoso yang berkumpul, masyarakat dari luar daerah juga datang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menyikapi hal itu, kata dia, maka penegakan prokes di pasar hewan juga melibatkan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). “Penegakan prokes dilakukan setiap hari di beberapa tempat yang berbeda. Tapi, ini hari ini (kemarin, Red) waktunya pasar hewan itu buka,” imbuh dia.

Bahkan, kata dia, di sejumlah pasar juga tersedia posko vaksinasi. Posko itu disiapkan untuk para pedagang maupun masyarakat umum lainnya. “Ketika ingin mendapatkan vaksinasi, bisa langsung vaksin. Kami juga membagikan masker kepada mereka,” jelas mantan sekretaris Diskoperindag tersebut.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso memperketat kembali penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar hewan. Pedagang dan pengunjung pasar yang berada di Kademangan, Kecamatan Bondowoso, ini masih banyak tidak mengenakan masker. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan mengatakan, pihaknya sengaja melakukan operasi penegakan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi Covid-19. “Kami berikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Apabila hal tersebut diterapkan, tentunya laju penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan,” katanya.

Baca Juga : Umroh Boleh, Asal Patuhi Prokes

Penekanan prokes tersebut tentu saja melihat dari hasil evaluasi dan monitoring di sejumlah tempat. Salah satu lokasi yang sangat lalai dalam menerapkan prokes yaitu pasar tradisional, termasuk pasar hewan. Apalagi di pasar hewan tersebut tidak hanya warga Bondowoso yang berkumpul, masyarakat dari luar daerah juga datang.

Menyikapi hal itu, kata dia, maka penegakan prokes di pasar hewan juga melibatkan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). “Penegakan prokes dilakukan setiap hari di beberapa tempat yang berbeda. Tapi, ini hari ini (kemarin, Red) waktunya pasar hewan itu buka,” imbuh dia.

Bahkan, kata dia, di sejumlah pasar juga tersedia posko vaksinasi. Posko itu disiapkan untuk para pedagang maupun masyarakat umum lainnya. “Ketika ingin mendapatkan vaksinasi, bisa langsung vaksin. Kami juga membagikan masker kepada mereka,” jelas mantan sekretaris Diskoperindag tersebut.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso memperketat kembali penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar hewan. Pedagang dan pengunjung pasar yang berada di Kademangan, Kecamatan Bondowoso, ini masih banyak tidak mengenakan masker. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan mengatakan, pihaknya sengaja melakukan operasi penegakan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi Covid-19. “Kami berikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Apabila hal tersebut diterapkan, tentunya laju penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan,” katanya.

Baca Juga : Umroh Boleh, Asal Patuhi Prokes

Penekanan prokes tersebut tentu saja melihat dari hasil evaluasi dan monitoring di sejumlah tempat. Salah satu lokasi yang sangat lalai dalam menerapkan prokes yaitu pasar tradisional, termasuk pasar hewan. Apalagi di pasar hewan tersebut tidak hanya warga Bondowoso yang berkumpul, masyarakat dari luar daerah juga datang.

Menyikapi hal itu, kata dia, maka penegakan prokes di pasar hewan juga melibatkan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). “Penegakan prokes dilakukan setiap hari di beberapa tempat yang berbeda. Tapi, ini hari ini (kemarin, Red) waktunya pasar hewan itu buka,” imbuh dia.

Bahkan, kata dia, di sejumlah pasar juga tersedia posko vaksinasi. Posko itu disiapkan untuk para pedagang maupun masyarakat umum lainnya. “Ketika ingin mendapatkan vaksinasi, bisa langsung vaksin. Kami juga membagikan masker kepada mereka,” jelas mantan sekretaris Diskoperindag tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/