alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Cari Pengunjung yang Belum Divaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Upaya peningkatan angka vaksinasi terhadap masyarakat Bondowoso terus digencarkan Pemkab Bondowoso. Tak hanya melalui Dinas Kesehatan yang bergerak. Instansi atau OPD lainnya pun turut mendorong. Seperti Satpol PP Bondowoso yang masih masif menggelakkan vaksinasi di tengah masyarakat.

Upaya mendisiplinkan masyarakat ketika beraktivitas sehari-hari di luar rumah menjadi salah satu prioritas mereka untuk taat protokol kesehatan (prokes). “Sebagai upaya kami mendisiplinkan masyarakat terhadap prokes dan secara bersamaan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi. Satpol PP bersama jajaran menggagas pelaksanaan yustisi kepatuhan masyarakat terhadap prokes yang dikolaborasikan dengan vaksinasi,” ujar Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko.

Kemarin (16/12), mereka turun langsung di Pasar Induk Bondowoso. Beberapa pengunjung pasar atau pedagang pun terjaring operasi yustisi vaksinasi tersebut. “Di lapangan, masyarakat yang terjaring dicek sudah vaksin apa belum. Bila sudah tetapi melanggar prokes seperti tidak pakai masker, diberi sanksi sosial seperti push-up atau menyanyi lagu kebangsaan,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tetapi, kalau mereka belum mendapatkan vaksin, Slamet menyebut, pihaknya secara persuasif dan humanis memberikan arahan untuk segera dilakukan vaksinasi. “Dan vaksinasinya sudah disiapkan oleh pihak Dinas Kesehatan. Ini dilakukan secara berkelanjutan. Terutama menjelang libur Natal dan tahun baru 2021, sudah sesuai jadwal,” pungkasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Upaya peningkatan angka vaksinasi terhadap masyarakat Bondowoso terus digencarkan Pemkab Bondowoso. Tak hanya melalui Dinas Kesehatan yang bergerak. Instansi atau OPD lainnya pun turut mendorong. Seperti Satpol PP Bondowoso yang masih masif menggelakkan vaksinasi di tengah masyarakat.

Upaya mendisiplinkan masyarakat ketika beraktivitas sehari-hari di luar rumah menjadi salah satu prioritas mereka untuk taat protokol kesehatan (prokes). “Sebagai upaya kami mendisiplinkan masyarakat terhadap prokes dan secara bersamaan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi. Satpol PP bersama jajaran menggagas pelaksanaan yustisi kepatuhan masyarakat terhadap prokes yang dikolaborasikan dengan vaksinasi,” ujar Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko.

Kemarin (16/12), mereka turun langsung di Pasar Induk Bondowoso. Beberapa pengunjung pasar atau pedagang pun terjaring operasi yustisi vaksinasi tersebut. “Di lapangan, masyarakat yang terjaring dicek sudah vaksin apa belum. Bila sudah tetapi melanggar prokes seperti tidak pakai masker, diberi sanksi sosial seperti push-up atau menyanyi lagu kebangsaan,” imbuhnya.

Tetapi, kalau mereka belum mendapatkan vaksin, Slamet menyebut, pihaknya secara persuasif dan humanis memberikan arahan untuk segera dilakukan vaksinasi. “Dan vaksinasinya sudah disiapkan oleh pihak Dinas Kesehatan. Ini dilakukan secara berkelanjutan. Terutama menjelang libur Natal dan tahun baru 2021, sudah sesuai jadwal,” pungkasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Upaya peningkatan angka vaksinasi terhadap masyarakat Bondowoso terus digencarkan Pemkab Bondowoso. Tak hanya melalui Dinas Kesehatan yang bergerak. Instansi atau OPD lainnya pun turut mendorong. Seperti Satpol PP Bondowoso yang masih masif menggelakkan vaksinasi di tengah masyarakat.

Upaya mendisiplinkan masyarakat ketika beraktivitas sehari-hari di luar rumah menjadi salah satu prioritas mereka untuk taat protokol kesehatan (prokes). “Sebagai upaya kami mendisiplinkan masyarakat terhadap prokes dan secara bersamaan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi. Satpol PP bersama jajaran menggagas pelaksanaan yustisi kepatuhan masyarakat terhadap prokes yang dikolaborasikan dengan vaksinasi,” ujar Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko.

Kemarin (16/12), mereka turun langsung di Pasar Induk Bondowoso. Beberapa pengunjung pasar atau pedagang pun terjaring operasi yustisi vaksinasi tersebut. “Di lapangan, masyarakat yang terjaring dicek sudah vaksin apa belum. Bila sudah tetapi melanggar prokes seperti tidak pakai masker, diberi sanksi sosial seperti push-up atau menyanyi lagu kebangsaan,” imbuhnya.

Tetapi, kalau mereka belum mendapatkan vaksin, Slamet menyebut, pihaknya secara persuasif dan humanis memberikan arahan untuk segera dilakukan vaksinasi. “Dan vaksinasinya sudah disiapkan oleh pihak Dinas Kesehatan. Ini dilakukan secara berkelanjutan. Terutama menjelang libur Natal dan tahun baru 2021, sudah sesuai jadwal,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/