alexametrics
27.7 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Ponpes Al Islah Potong Ribuan Hewan Kurban

Satgas Wacanakan Distribusi Drive-Thru

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islah, di Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, disebut akan kembali memotong ribuan hewan kurban pada Idul Adha 1442 Hijriah. Namun, karena berada di masa pandemi dengan grafik penularan yang terus menanjak, maka pendistribusian nanti dilakukan dengan cara berbeda. Hal itu agar tak sampai menimbulkan kerumunan.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Grujugan Subhan menuturkan, rencana pendistribusian daging kurban di pesantren tersebut akan dilakukan dengan dua skema. Pertama, untuk wilayah terdekat seperti Desa Dadapan, pengambilan daging kurban via drive-thru atau layanan tanpa turun (lantatur). “Akan ada jadwal waktu pengambilannya. Termasuk pengambilan organ dalam,” ujarnya.

Kemudian, untuk pendistribusian ke kawasan yang jauh akan dibantu oleh personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), satpol PP, hingga pasukan Brigif Yonif 514 Raider. “Nanti masih akan dimatangkan secara teknis di rapat berikutnya. Termasuk panitia dari Al Islah juga akan hadir membahas terkait titik-titik pendistribusian masing-masing wilayah,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Subhan, ini dilakukan sebagai upaya agar tak terjadi kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Sebab, jumlah daging kurban yang akan dibagikan diprediksi mencapai sekitar 20 ton. “Termasuk besok rapatnya ini membicarakan pendistribusian yang jangan sampai memindahkan kerumunan ke titik-titik tertentu,” jelasnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Pertanian Bondowoso drh Cendy Herdiawan menyebut, setiap tahun pemotongan terbanyak dalam satu lokasi memang selalu di Ponpes Al Islah.

Tahun ini, catatan dari dinas, ada 1.372 ekor domba dan 136 ekor sapi yang akan dipotong di ponpes tersebut. “Itu data kemarin, belum tahu hari ini atau besok. Bisa bertambah,” ungkapnya, kemarin (16/7).

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islah, di Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, disebut akan kembali memotong ribuan hewan kurban pada Idul Adha 1442 Hijriah. Namun, karena berada di masa pandemi dengan grafik penularan yang terus menanjak, maka pendistribusian nanti dilakukan dengan cara berbeda. Hal itu agar tak sampai menimbulkan kerumunan.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Grujugan Subhan menuturkan, rencana pendistribusian daging kurban di pesantren tersebut akan dilakukan dengan dua skema. Pertama, untuk wilayah terdekat seperti Desa Dadapan, pengambilan daging kurban via drive-thru atau layanan tanpa turun (lantatur). “Akan ada jadwal waktu pengambilannya. Termasuk pengambilan organ dalam,” ujarnya.

Kemudian, untuk pendistribusian ke kawasan yang jauh akan dibantu oleh personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), satpol PP, hingga pasukan Brigif Yonif 514 Raider. “Nanti masih akan dimatangkan secara teknis di rapat berikutnya. Termasuk panitia dari Al Islah juga akan hadir membahas terkait titik-titik pendistribusian masing-masing wilayah,” ujarnya.

Menurut Subhan, ini dilakukan sebagai upaya agar tak terjadi kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Sebab, jumlah daging kurban yang akan dibagikan diprediksi mencapai sekitar 20 ton. “Termasuk besok rapatnya ini membicarakan pendistribusian yang jangan sampai memindahkan kerumunan ke titik-titik tertentu,” jelasnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Pertanian Bondowoso drh Cendy Herdiawan menyebut, setiap tahun pemotongan terbanyak dalam satu lokasi memang selalu di Ponpes Al Islah.

Tahun ini, catatan dari dinas, ada 1.372 ekor domba dan 136 ekor sapi yang akan dipotong di ponpes tersebut. “Itu data kemarin, belum tahu hari ini atau besok. Bisa bertambah,” ungkapnya, kemarin (16/7).

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islah, di Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, disebut akan kembali memotong ribuan hewan kurban pada Idul Adha 1442 Hijriah. Namun, karena berada di masa pandemi dengan grafik penularan yang terus menanjak, maka pendistribusian nanti dilakukan dengan cara berbeda. Hal itu agar tak sampai menimbulkan kerumunan.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Grujugan Subhan menuturkan, rencana pendistribusian daging kurban di pesantren tersebut akan dilakukan dengan dua skema. Pertama, untuk wilayah terdekat seperti Desa Dadapan, pengambilan daging kurban via drive-thru atau layanan tanpa turun (lantatur). “Akan ada jadwal waktu pengambilannya. Termasuk pengambilan organ dalam,” ujarnya.

Kemudian, untuk pendistribusian ke kawasan yang jauh akan dibantu oleh personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), satpol PP, hingga pasukan Brigif Yonif 514 Raider. “Nanti masih akan dimatangkan secara teknis di rapat berikutnya. Termasuk panitia dari Al Islah juga akan hadir membahas terkait titik-titik pendistribusian masing-masing wilayah,” ujarnya.

Menurut Subhan, ini dilakukan sebagai upaya agar tak terjadi kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Sebab, jumlah daging kurban yang akan dibagikan diprediksi mencapai sekitar 20 ton. “Termasuk besok rapatnya ini membicarakan pendistribusian yang jangan sampai memindahkan kerumunan ke titik-titik tertentu,” jelasnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Pertanian Bondowoso drh Cendy Herdiawan menyebut, setiap tahun pemotongan terbanyak dalam satu lokasi memang selalu di Ponpes Al Islah.

Tahun ini, catatan dari dinas, ada 1.372 ekor domba dan 136 ekor sapi yang akan dipotong di ponpes tersebut. “Itu data kemarin, belum tahu hari ini atau besok. Bisa bertambah,” ungkapnya, kemarin (16/7).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/