alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Isi Waktu Puasa dengan Buat Kaligrafi

Sebagai Hiasan Dinding Masjid Lapas

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bondowoso mengisi waktu bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif. Ngabuburit sembari membuat kerajinan tangan berupa kaligrafi.

Salah satu warga binaan berinisial SJ memiliki kemampuan untuk melukis kaligrafi Arab. WBP tersebut pun menulis ayat-ayat suci Alquran itu di atas lembaran tripleks. Dirinya dibantu dua WBP lain yang bertugas mewarnai kaligrafi.

Sudah dua pekan lebih mereka mengerjakan kaligrafi itu di sebuah ruangan khusus. Sebab, ada banyak lembaran papan tripleks yang masih belum dikerjakan. “Kaligrafi ini kami buat sebagai hiasan dinding di dalam masjid lapas. Agar ornamennya lebih indah apabila ditambah kaligrafi ayat-ayat suci,” tutur Sarwito, Kepala Lapas Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pengerjaan kaligrafi itu sudah dimulai sejak akhir Maret 2021. Butuh ketelitian yang tepat dalam menulis serta mewarnai. Para WBP pun cukup berhati-hati menggoreskan tinta cat pada papan tripleks itu. Dominan warna hitam kombinasi putih dengan tambahan cat emas pada tulisan ayatnya.  “Pembuatan kaligrafi untuk masjid lapas ini juga untuk aktivitas WBP selama bulan Ramadan,” imbuh Sarwito kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sementara itu, SJ pun mengaku bahwa mereka memiliki target khusus dalam penyelesaian kaligrafi ini. “Target selesainya sebelum Idul Fitri. Saya dibantu dua WBP lain, dan mereka berdua pun baru pertama kali melukis kaligrafi,” kata SJ.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bondowoso mengisi waktu bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif. Ngabuburit sembari membuat kerajinan tangan berupa kaligrafi.

Salah satu warga binaan berinisial SJ memiliki kemampuan untuk melukis kaligrafi Arab. WBP tersebut pun menulis ayat-ayat suci Alquran itu di atas lembaran tripleks. Dirinya dibantu dua WBP lain yang bertugas mewarnai kaligrafi.

Sudah dua pekan lebih mereka mengerjakan kaligrafi itu di sebuah ruangan khusus. Sebab, ada banyak lembaran papan tripleks yang masih belum dikerjakan. “Kaligrafi ini kami buat sebagai hiasan dinding di dalam masjid lapas. Agar ornamennya lebih indah apabila ditambah kaligrafi ayat-ayat suci,” tutur Sarwito, Kepala Lapas Bondowoso.

Pengerjaan kaligrafi itu sudah dimulai sejak akhir Maret 2021. Butuh ketelitian yang tepat dalam menulis serta mewarnai. Para WBP pun cukup berhati-hati menggoreskan tinta cat pada papan tripleks itu. Dominan warna hitam kombinasi putih dengan tambahan cat emas pada tulisan ayatnya.  “Pembuatan kaligrafi untuk masjid lapas ini juga untuk aktivitas WBP selama bulan Ramadan,” imbuh Sarwito kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sementara itu, SJ pun mengaku bahwa mereka memiliki target khusus dalam penyelesaian kaligrafi ini. “Target selesainya sebelum Idul Fitri. Saya dibantu dua WBP lain, dan mereka berdua pun baru pertama kali melukis kaligrafi,” kata SJ.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bondowoso mengisi waktu bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif. Ngabuburit sembari membuat kerajinan tangan berupa kaligrafi.

Salah satu warga binaan berinisial SJ memiliki kemampuan untuk melukis kaligrafi Arab. WBP tersebut pun menulis ayat-ayat suci Alquran itu di atas lembaran tripleks. Dirinya dibantu dua WBP lain yang bertugas mewarnai kaligrafi.

Sudah dua pekan lebih mereka mengerjakan kaligrafi itu di sebuah ruangan khusus. Sebab, ada banyak lembaran papan tripleks yang masih belum dikerjakan. “Kaligrafi ini kami buat sebagai hiasan dinding di dalam masjid lapas. Agar ornamennya lebih indah apabila ditambah kaligrafi ayat-ayat suci,” tutur Sarwito, Kepala Lapas Bondowoso.

Pengerjaan kaligrafi itu sudah dimulai sejak akhir Maret 2021. Butuh ketelitian yang tepat dalam menulis serta mewarnai. Para WBP pun cukup berhati-hati menggoreskan tinta cat pada papan tripleks itu. Dominan warna hitam kombinasi putih dengan tambahan cat emas pada tulisan ayatnya.  “Pembuatan kaligrafi untuk masjid lapas ini juga untuk aktivitas WBP selama bulan Ramadan,” imbuh Sarwito kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sementara itu, SJ pun mengaku bahwa mereka memiliki target khusus dalam penyelesaian kaligrafi ini. “Target selesainya sebelum Idul Fitri. Saya dibantu dua WBP lain, dan mereka berdua pun baru pertama kali melukis kaligrafi,” kata SJ.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/