alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Jika Terbuka, Pikap Langgar Aturan

Namun Ada Kalanya Pikap Bisa Angkut Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, masih ada saja mobil pikap alias bak terbuka yang mengangkut penumpang. Kejadian itu masih dijumpai di beberapa ruas jalan desa atau jalan pelosok di Bondowoso.

Sebenarnya, penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas. Hal itu dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto.

Menurut dia, mobil bak terbuka tidak aman untuk keselamatan jika digunakan sebagai transportasi angkutan penumpang. Sebab, mobil bak terbuka untuk mengangkut barang, bukan manusia. “Kami tetap memberikan imbauan, baik itu melalui radio maupun media sosial, agar kendaraan bak terbuka tidak digunakan untuk mengangkut orang. Karena akan membahayakan bagi penumpang itu sendiri,” ucap Didik kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal, jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tertulis bahwa mobil bak terbuka tergolong sebagai mobil barang. Regulasi itu tertuang dalam Pasal 47 ayat (2) UU LLAJ, yang menyebutkan bahwa kendaraan bermotor dikelompokkan berdasarkan jenis. Di antaranya sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, dan kendaraan khusus.

Namun, mobil barang juga dapat digunakan untuk mengangkut penumpang dalam kondisi atau situasi tertentu. Hal ini diatur dalam Pasal 137 ayat (4) UU LLAJ. Yakni mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang. Pengecualian itu di antaranya rasio kendaraan bermotor untuk angkutan orang, kondisi geografis, dan prasarana jalan di provinsi/kabupaten/kota belum memadai.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, masih ada saja mobil pikap alias bak terbuka yang mengangkut penumpang. Kejadian itu masih dijumpai di beberapa ruas jalan desa atau jalan pelosok di Bondowoso.

Sebenarnya, penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas. Hal itu dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto.

Menurut dia, mobil bak terbuka tidak aman untuk keselamatan jika digunakan sebagai transportasi angkutan penumpang. Sebab, mobil bak terbuka untuk mengangkut barang, bukan manusia. “Kami tetap memberikan imbauan, baik itu melalui radio maupun media sosial, agar kendaraan bak terbuka tidak digunakan untuk mengangkut orang. Karena akan membahayakan bagi penumpang itu sendiri,” ucap Didik kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Padahal, jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tertulis bahwa mobil bak terbuka tergolong sebagai mobil barang. Regulasi itu tertuang dalam Pasal 47 ayat (2) UU LLAJ, yang menyebutkan bahwa kendaraan bermotor dikelompokkan berdasarkan jenis. Di antaranya sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, dan kendaraan khusus.

Namun, mobil barang juga dapat digunakan untuk mengangkut penumpang dalam kondisi atau situasi tertentu. Hal ini diatur dalam Pasal 137 ayat (4) UU LLAJ. Yakni mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang. Pengecualian itu di antaranya rasio kendaraan bermotor untuk angkutan orang, kondisi geografis, dan prasarana jalan di provinsi/kabupaten/kota belum memadai.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, masih ada saja mobil pikap alias bak terbuka yang mengangkut penumpang. Kejadian itu masih dijumpai di beberapa ruas jalan desa atau jalan pelosok di Bondowoso.

Sebenarnya, penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas. Hal itu dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto.

Menurut dia, mobil bak terbuka tidak aman untuk keselamatan jika digunakan sebagai transportasi angkutan penumpang. Sebab, mobil bak terbuka untuk mengangkut barang, bukan manusia. “Kami tetap memberikan imbauan, baik itu melalui radio maupun media sosial, agar kendaraan bak terbuka tidak digunakan untuk mengangkut orang. Karena akan membahayakan bagi penumpang itu sendiri,” ucap Didik kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Padahal, jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tertulis bahwa mobil bak terbuka tergolong sebagai mobil barang. Regulasi itu tertuang dalam Pasal 47 ayat (2) UU LLAJ, yang menyebutkan bahwa kendaraan bermotor dikelompokkan berdasarkan jenis. Di antaranya sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, dan kendaraan khusus.

Namun, mobil barang juga dapat digunakan untuk mengangkut penumpang dalam kondisi atau situasi tertentu. Hal ini diatur dalam Pasal 137 ayat (4) UU LLAJ. Yakni mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang. Pengecualian itu di antaranya rasio kendaraan bermotor untuk angkutan orang, kondisi geografis, dan prasarana jalan di provinsi/kabupaten/kota belum memadai.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/