alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Himpaudi Maesan Kompak Gelar Bakti Sosial

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Di tengah rencana penghapusan honor guru PAUD Kabupaten Bondowoso, sejumlah guru di Kecamatan Maesan malah menggelar bakti sosial dengan memberikan baju layak pakai kepada warga kurang mampu. Ada sejumlah 75 paket baju layak pakai. Setiap paket berisi lima baju, yang dibagikan kepada para warga.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh guru yang berada di bawah naungan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Maesan. Mereka menyalurkan baju layak pakai itu kepada warga yang membutuhkan di Desa Sumberanyar, Kecamatan Maesan, Rabu (15/12).

Ketua Himpaudi Kecamatan Maesan Hotijah mengatakan, kegiatan ini juga melibatkan penilik pendidikan Kabupaten Bondowoso. Tak hanya baju layak pakai, para guru juga memberikan makanan siap saji. Menurut dia, pakaian dan makanan siap saji tersebut hasil swadaya guru PAUD (guru KB dan SPS) di Kecamatan Maesan. “Ini murni swadaya dan inisiatif para guru,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian guru PAUD kepada warga kurang mampu, khususnya pada mereka yang ekonominya menengah ke bawah. “Apalagi sekarang masih pandemi Covid-19. Karena penerima juga banyak yang buruh tani,” jelasnya.

Ini sekaligus sebagai media pembelajaran langsung kepada peserta didik PAUD di Bondowoso, khususnya di Kecamatan Maesan. “Lokasi baksos juga dekat dengan lembaga PAUD. Agar anak-anak belajar pentingnya berbagi dan murah tangan,” jelasnya. Sejumlah jenis pakaian seperti baju, sarung, dan celana dibungkus satu per satu dengan rapi sebelum disalurkan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Di tengah rencana penghapusan honor guru PAUD Kabupaten Bondowoso, sejumlah guru di Kecamatan Maesan malah menggelar bakti sosial dengan memberikan baju layak pakai kepada warga kurang mampu. Ada sejumlah 75 paket baju layak pakai. Setiap paket berisi lima baju, yang dibagikan kepada para warga.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh guru yang berada di bawah naungan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Maesan. Mereka menyalurkan baju layak pakai itu kepada warga yang membutuhkan di Desa Sumberanyar, Kecamatan Maesan, Rabu (15/12).

Ketua Himpaudi Kecamatan Maesan Hotijah mengatakan, kegiatan ini juga melibatkan penilik pendidikan Kabupaten Bondowoso. Tak hanya baju layak pakai, para guru juga memberikan makanan siap saji. Menurut dia, pakaian dan makanan siap saji tersebut hasil swadaya guru PAUD (guru KB dan SPS) di Kecamatan Maesan. “Ini murni swadaya dan inisiatif para guru,” imbuhnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian guru PAUD kepada warga kurang mampu, khususnya pada mereka yang ekonominya menengah ke bawah. “Apalagi sekarang masih pandemi Covid-19. Karena penerima juga banyak yang buruh tani,” jelasnya.

Ini sekaligus sebagai media pembelajaran langsung kepada peserta didik PAUD di Bondowoso, khususnya di Kecamatan Maesan. “Lokasi baksos juga dekat dengan lembaga PAUD. Agar anak-anak belajar pentingnya berbagi dan murah tangan,” jelasnya. Sejumlah jenis pakaian seperti baju, sarung, dan celana dibungkus satu per satu dengan rapi sebelum disalurkan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Di tengah rencana penghapusan honor guru PAUD Kabupaten Bondowoso, sejumlah guru di Kecamatan Maesan malah menggelar bakti sosial dengan memberikan baju layak pakai kepada warga kurang mampu. Ada sejumlah 75 paket baju layak pakai. Setiap paket berisi lima baju, yang dibagikan kepada para warga.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh guru yang berada di bawah naungan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Maesan. Mereka menyalurkan baju layak pakai itu kepada warga yang membutuhkan di Desa Sumberanyar, Kecamatan Maesan, Rabu (15/12).

Ketua Himpaudi Kecamatan Maesan Hotijah mengatakan, kegiatan ini juga melibatkan penilik pendidikan Kabupaten Bondowoso. Tak hanya baju layak pakai, para guru juga memberikan makanan siap saji. Menurut dia, pakaian dan makanan siap saji tersebut hasil swadaya guru PAUD (guru KB dan SPS) di Kecamatan Maesan. “Ini murni swadaya dan inisiatif para guru,” imbuhnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian guru PAUD kepada warga kurang mampu, khususnya pada mereka yang ekonominya menengah ke bawah. “Apalagi sekarang masih pandemi Covid-19. Karena penerima juga banyak yang buruh tani,” jelasnya.

Ini sekaligus sebagai media pembelajaran langsung kepada peserta didik PAUD di Bondowoso, khususnya di Kecamatan Maesan. “Lokasi baksos juga dekat dengan lembaga PAUD. Agar anak-anak belajar pentingnya berbagi dan murah tangan,” jelasnya. Sejumlah jenis pakaian seperti baju, sarung, dan celana dibungkus satu per satu dengan rapi sebelum disalurkan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/