alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Museum KAI Bondowoso Bakal Dijadikan Pusat Kuliner

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  Meskipun diwacanakan akan dijadikan tempat kuliner, PT KAI memastikan keaslian bangunan stasiun kereta api di Bondowoso yang kini jadi Museum Kereta Api Bondowoso tetap terjaga. Kepala Stasiun (KS) Sugeng Adiwoyono mengatakan, museum tersebut hanya akan dipercantik bagian dalam dan luarnya. Hal itu untuk menarik minat pengunjung.

“Sebenarnya, perbaikan stasiun direncanakan sejak 2019 lalu. Tapi, karena pandemi Covid-19, rencana gagal dilakukan,” katanya. Menurut dia, Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag (Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan) juga akan memasang angkringan removable atau yang bisa dipindah. “Rencananya akan dipasang gazebo di lokasi taman. Insyaallah, 2022 akan dibenahi dalamnya. Nanti akan lebih menarik lagi,” ungkapnya.

Sementara, terkait replika gerbong apakah nanti akan dijadikan sebagai salah satu tempat angkringan, menurut dia, hal itu bergantung pada pelaku UMKM.  “Sebab, jika usaha UMKM berjalan baik, maka otomatis akan berdampak pada pendapatan stasiun,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, menurut dia, dari pihak PT KAI menjadikannya semacam perpustakaan mini. “Untuk anak-anak belajar. Ke depannya saya kurang tahu,” imbuhnya. Namun demikian, kata dia, antara pemerintah dan PT KAI belum ada kesepakatan lebih jauh mengenai upaya revitalisasi stasiun.  Pihaknya berharap kesepakatan segera terlaksana sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  Meskipun diwacanakan akan dijadikan tempat kuliner, PT KAI memastikan keaslian bangunan stasiun kereta api di Bondowoso yang kini jadi Museum Kereta Api Bondowoso tetap terjaga. Kepala Stasiun (KS) Sugeng Adiwoyono mengatakan, museum tersebut hanya akan dipercantik bagian dalam dan luarnya. Hal itu untuk menarik minat pengunjung.

“Sebenarnya, perbaikan stasiun direncanakan sejak 2019 lalu. Tapi, karena pandemi Covid-19, rencana gagal dilakukan,” katanya. Menurut dia, Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag (Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan) juga akan memasang angkringan removable atau yang bisa dipindah. “Rencananya akan dipasang gazebo di lokasi taman. Insyaallah, 2022 akan dibenahi dalamnya. Nanti akan lebih menarik lagi,” ungkapnya.

Sementara, terkait replika gerbong apakah nanti akan dijadikan sebagai salah satu tempat angkringan, menurut dia, hal itu bergantung pada pelaku UMKM.  “Sebab, jika usaha UMKM berjalan baik, maka otomatis akan berdampak pada pendapatan stasiun,” bebernya.

Lebih lanjut, menurut dia, dari pihak PT KAI menjadikannya semacam perpustakaan mini. “Untuk anak-anak belajar. Ke depannya saya kurang tahu,” imbuhnya. Namun demikian, kata dia, antara pemerintah dan PT KAI belum ada kesepakatan lebih jauh mengenai upaya revitalisasi stasiun.  Pihaknya berharap kesepakatan segera terlaksana sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  Meskipun diwacanakan akan dijadikan tempat kuliner, PT KAI memastikan keaslian bangunan stasiun kereta api di Bondowoso yang kini jadi Museum Kereta Api Bondowoso tetap terjaga. Kepala Stasiun (KS) Sugeng Adiwoyono mengatakan, museum tersebut hanya akan dipercantik bagian dalam dan luarnya. Hal itu untuk menarik minat pengunjung.

“Sebenarnya, perbaikan stasiun direncanakan sejak 2019 lalu. Tapi, karena pandemi Covid-19, rencana gagal dilakukan,” katanya. Menurut dia, Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag (Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan) juga akan memasang angkringan removable atau yang bisa dipindah. “Rencananya akan dipasang gazebo di lokasi taman. Insyaallah, 2022 akan dibenahi dalamnya. Nanti akan lebih menarik lagi,” ungkapnya.

Sementara, terkait replika gerbong apakah nanti akan dijadikan sebagai salah satu tempat angkringan, menurut dia, hal itu bergantung pada pelaku UMKM.  “Sebab, jika usaha UMKM berjalan baik, maka otomatis akan berdampak pada pendapatan stasiun,” bebernya.

Lebih lanjut, menurut dia, dari pihak PT KAI menjadikannya semacam perpustakaan mini. “Untuk anak-anak belajar. Ke depannya saya kurang tahu,” imbuhnya. Namun demikian, kata dia, antara pemerintah dan PT KAI belum ada kesepakatan lebih jauh mengenai upaya revitalisasi stasiun.  Pihaknya berharap kesepakatan segera terlaksana sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/