alexametrics
20.1 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Awas, Dana Bos Tak Boleh Disalahgunakan!

Mobile_AP_Rectangle 1

Disebutkan dalam Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021, sekolah menggunakan dana BOS reguler untuk membiayai operasional penyelenggaraan pendidikan di sekolah meliputi beberapa komponen. Di antaranya penerimaan peserta didik baru, pengembangan perpustakaan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, pelaksanaan kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran, pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, pembiayaan langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, penyediaan alat multimedia pembelajaran, penyelenggaraan kegiatan peningkatan kompetensi keahlian, serta penyelenggaraan kegiatan dalam mendukung keterserapan lulusan dan/atau pembayaran honor.

Sementara, dalam Pasal 21, tim BOS sekolah dilarang membiayai kegiatan dengan mekanisme iuran. “BOS itu harus dikelola dengan benar sesuai dengan peruntukan, sebagaimana diatur dalam juklak juknis,” imbau Irwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Sugiono Eksantoso mengungkapkan, pencairan dana BOS di Bondowoso saat ini sudah akan memasuki triwulan ketiga. Setiap tahun, biasanya pencairan dilakukan sebanyak tiga kali.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga berharap tidak ada lagi catatan-catatan dari BPK terkait penggunaan dana BOS. Oleh sebab itu, dia menegaskan dalam penggunaannya harus menyesuaikan dengan petunjuk teknis yang sudah ada. “Karena temuan itu bertahun-tahun. Jangan sampai terulang lagi. Salah satunya penggunaan yang tidak sesuai dengan RKAS,” harapnya.

Selain itu, dia menegaskan, sudah menjadi kesepakatan bahwa apabila laporan pencairan dana BOS tahap kedua belum selesai, maka pihaknya tidak akan mengeluarkan rekomendasi pencairan untuk tahap ketiga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pembinaan penggunaan dana BOS tersebut akan berlangsung selama enam hari. Mulai kemarin (15/9) dan beberapa hari ke depan. Total ada sekitar 540 lembaga SD dan SMP di Bondowoso. Setiap hari pembinaan penggunaan dana BOS di Bondowoso tersebut dibagi menjadi dua sesi, kecuali Jumat yang hanya satu sesi. Setiap sesi menghadirkan 50 kepala sekolah.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Dokumentasi Radar Jember
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Disebutkan dalam Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021, sekolah menggunakan dana BOS reguler untuk membiayai operasional penyelenggaraan pendidikan di sekolah meliputi beberapa komponen. Di antaranya penerimaan peserta didik baru, pengembangan perpustakaan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, pelaksanaan kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran, pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, pembiayaan langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, penyediaan alat multimedia pembelajaran, penyelenggaraan kegiatan peningkatan kompetensi keahlian, serta penyelenggaraan kegiatan dalam mendukung keterserapan lulusan dan/atau pembayaran honor.

Sementara, dalam Pasal 21, tim BOS sekolah dilarang membiayai kegiatan dengan mekanisme iuran. “BOS itu harus dikelola dengan benar sesuai dengan peruntukan, sebagaimana diatur dalam juklak juknis,” imbau Irwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Sugiono Eksantoso mengungkapkan, pencairan dana BOS di Bondowoso saat ini sudah akan memasuki triwulan ketiga. Setiap tahun, biasanya pencairan dilakukan sebanyak tiga kali.

Pihaknya juga berharap tidak ada lagi catatan-catatan dari BPK terkait penggunaan dana BOS. Oleh sebab itu, dia menegaskan dalam penggunaannya harus menyesuaikan dengan petunjuk teknis yang sudah ada. “Karena temuan itu bertahun-tahun. Jangan sampai terulang lagi. Salah satunya penggunaan yang tidak sesuai dengan RKAS,” harapnya.

Selain itu, dia menegaskan, sudah menjadi kesepakatan bahwa apabila laporan pencairan dana BOS tahap kedua belum selesai, maka pihaknya tidak akan mengeluarkan rekomendasi pencairan untuk tahap ketiga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pembinaan penggunaan dana BOS tersebut akan berlangsung selama enam hari. Mulai kemarin (15/9) dan beberapa hari ke depan. Total ada sekitar 540 lembaga SD dan SMP di Bondowoso. Setiap hari pembinaan penggunaan dana BOS di Bondowoso tersebut dibagi menjadi dua sesi, kecuali Jumat yang hanya satu sesi. Setiap sesi menghadirkan 50 kepala sekolah.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Dokumentasi Radar Jember
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Disebutkan dalam Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021, sekolah menggunakan dana BOS reguler untuk membiayai operasional penyelenggaraan pendidikan di sekolah meliputi beberapa komponen. Di antaranya penerimaan peserta didik baru, pengembangan perpustakaan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, pelaksanaan kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran, pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, pembiayaan langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, penyediaan alat multimedia pembelajaran, penyelenggaraan kegiatan peningkatan kompetensi keahlian, serta penyelenggaraan kegiatan dalam mendukung keterserapan lulusan dan/atau pembayaran honor.

Sementara, dalam Pasal 21, tim BOS sekolah dilarang membiayai kegiatan dengan mekanisme iuran. “BOS itu harus dikelola dengan benar sesuai dengan peruntukan, sebagaimana diatur dalam juklak juknis,” imbau Irwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Sugiono Eksantoso mengungkapkan, pencairan dana BOS di Bondowoso saat ini sudah akan memasuki triwulan ketiga. Setiap tahun, biasanya pencairan dilakukan sebanyak tiga kali.

Pihaknya juga berharap tidak ada lagi catatan-catatan dari BPK terkait penggunaan dana BOS. Oleh sebab itu, dia menegaskan dalam penggunaannya harus menyesuaikan dengan petunjuk teknis yang sudah ada. “Karena temuan itu bertahun-tahun. Jangan sampai terulang lagi. Salah satunya penggunaan yang tidak sesuai dengan RKAS,” harapnya.

Selain itu, dia menegaskan, sudah menjadi kesepakatan bahwa apabila laporan pencairan dana BOS tahap kedua belum selesai, maka pihaknya tidak akan mengeluarkan rekomendasi pencairan untuk tahap ketiga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pembinaan penggunaan dana BOS tersebut akan berlangsung selama enam hari. Mulai kemarin (15/9) dan beberapa hari ke depan. Total ada sekitar 540 lembaga SD dan SMP di Bondowoso. Setiap hari pembinaan penggunaan dana BOS di Bondowoso tersebut dibagi menjadi dua sesi, kecuali Jumat yang hanya satu sesi. Setiap sesi menghadirkan 50 kepala sekolah.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Dokumentasi Radar Jember
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/