alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Kelanjutan Open Bidding Tunggu KASN 

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keinginan DPRD Bondowoso agar open bidding segera dilakukan sepertinya harus dipendam dulu. Sebab, prosesnya masih menunggu Komisi Aparat Sipil Negara (KASN). Pemkab Bondowoso masih melaporkan proses open bidding kepada KASN.

Penyebabnya, tidak semua OPD yang kini diduduki pelaksana tugas harian (Plt) bisa lakukan open bidding. Ada kemungkinan, bupati cukup melakukan mutasi pejabat eselon II untuk menduduki OPD eselon II lainnya. Karena itu, terkait formasinya perlu dijelaskan pada KASN.

“Menunggu proses administrasi, kita harus laporan ke KASN. Laporan ke KASN mana yang dilakukan pergeseran, mana yang mau di-open bidding. Formasinya ini kan harus dijelaskan ke KASN,” ungkap Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat. Dia mengaku, sampai hari ini, belum diketahui OPD mana yang perlu dilakukan mutasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menerangkan, OPD yang di-open bidding diisi dengan cara tak melalui pergeseran atau mutasi. Tentu dengan tetap mengedepankan sistem rekrutmen dengan metode lelang jabatan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keinginan DPRD Bondowoso agar open bidding segera dilakukan sepertinya harus dipendam dulu. Sebab, prosesnya masih menunggu Komisi Aparat Sipil Negara (KASN). Pemkab Bondowoso masih melaporkan proses open bidding kepada KASN.

Penyebabnya, tidak semua OPD yang kini diduduki pelaksana tugas harian (Plt) bisa lakukan open bidding. Ada kemungkinan, bupati cukup melakukan mutasi pejabat eselon II untuk menduduki OPD eselon II lainnya. Karena itu, terkait formasinya perlu dijelaskan pada KASN.

“Menunggu proses administrasi, kita harus laporan ke KASN. Laporan ke KASN mana yang dilakukan pergeseran, mana yang mau di-open bidding. Formasinya ini kan harus dijelaskan ke KASN,” ungkap Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat. Dia mengaku, sampai hari ini, belum diketahui OPD mana yang perlu dilakukan mutasi.

Dia menerangkan, OPD yang di-open bidding diisi dengan cara tak melalui pergeseran atau mutasi. Tentu dengan tetap mengedepankan sistem rekrutmen dengan metode lelang jabatan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keinginan DPRD Bondowoso agar open bidding segera dilakukan sepertinya harus dipendam dulu. Sebab, prosesnya masih menunggu Komisi Aparat Sipil Negara (KASN). Pemkab Bondowoso masih melaporkan proses open bidding kepada KASN.

Penyebabnya, tidak semua OPD yang kini diduduki pelaksana tugas harian (Plt) bisa lakukan open bidding. Ada kemungkinan, bupati cukup melakukan mutasi pejabat eselon II untuk menduduki OPD eselon II lainnya. Karena itu, terkait formasinya perlu dijelaskan pada KASN.

“Menunggu proses administrasi, kita harus laporan ke KASN. Laporan ke KASN mana yang dilakukan pergeseran, mana yang mau di-open bidding. Formasinya ini kan harus dijelaskan ke KASN,” ungkap Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat. Dia mengaku, sampai hari ini, belum diketahui OPD mana yang perlu dilakukan mutasi.

Dia menerangkan, OPD yang di-open bidding diisi dengan cara tak melalui pergeseran atau mutasi. Tentu dengan tetap mengedepankan sistem rekrutmen dengan metode lelang jabatan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/