alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Kasus Penyelewengan Bansos KUBE, Berpotensi Muncul Tersangka Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

NANGKAAN, Radar Ijen – Kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial berupa program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Bondowoso mulai ada titik terang. Kasus yang terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, pada 2020 lalu, sudah ditetapkan satu tersangka. Bahkan juga berpotensi ada penambahan tersangka.

BACA JUGA : Sakit Perut Jelang Lawan RANS, Hanno Behrens Belum Pasti Diturunkan   

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro menjelaskan, setelah melakukan penyidikan, pihaknya mengerucutkan tersangka yang diduga melakukan penyelewengan bansos KUBE berinisial I yang juga berdomisili di desa tersebut, Sukorejo, Sumberwringin. “Kami sudah menetapkan satu tersangka, tapi tidak tertutup kemungkinan akan bertambah tersangka lagi. Mengingat dalam satu desa terdapat 25 kelompok yang menerima program itu,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Puji juga menegaskan, jumlah tersangka dalam kasus yang sama, yaitu KUBE, masih akan terus bertambah. Terlebih, ada tiga desa lain yang juga menerima program bansos KUBE. Di antaranya Desa Mengok dan Desa Sukokerto, Kecamatan Pujer, serta Desa/Kecamatan Sumberwringin. Dengan total seluruh bantuan di empat desa itu mencapai Rp 1,9 miliar. “Kalau total di empat desa itu ada 102 kelompok,” imbuhnya.

- Advertisement -

NANGKAAN, Radar Ijen – Kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial berupa program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Bondowoso mulai ada titik terang. Kasus yang terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, pada 2020 lalu, sudah ditetapkan satu tersangka. Bahkan juga berpotensi ada penambahan tersangka.

BACA JUGA : Sakit Perut Jelang Lawan RANS, Hanno Behrens Belum Pasti Diturunkan   

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro menjelaskan, setelah melakukan penyidikan, pihaknya mengerucutkan tersangka yang diduga melakukan penyelewengan bansos KUBE berinisial I yang juga berdomisili di desa tersebut, Sukorejo, Sumberwringin. “Kami sudah menetapkan satu tersangka, tapi tidak tertutup kemungkinan akan bertambah tersangka lagi. Mengingat dalam satu desa terdapat 25 kelompok yang menerima program itu,” katanya.

Selain itu, Puji juga menegaskan, jumlah tersangka dalam kasus yang sama, yaitu KUBE, masih akan terus bertambah. Terlebih, ada tiga desa lain yang juga menerima program bansos KUBE. Di antaranya Desa Mengok dan Desa Sukokerto, Kecamatan Pujer, serta Desa/Kecamatan Sumberwringin. Dengan total seluruh bantuan di empat desa itu mencapai Rp 1,9 miliar. “Kalau total di empat desa itu ada 102 kelompok,” imbuhnya.

NANGKAAN, Radar Ijen – Kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial berupa program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Bondowoso mulai ada titik terang. Kasus yang terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, pada 2020 lalu, sudah ditetapkan satu tersangka. Bahkan juga berpotensi ada penambahan tersangka.

BACA JUGA : Sakit Perut Jelang Lawan RANS, Hanno Behrens Belum Pasti Diturunkan   

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro menjelaskan, setelah melakukan penyidikan, pihaknya mengerucutkan tersangka yang diduga melakukan penyelewengan bansos KUBE berinisial I yang juga berdomisili di desa tersebut, Sukorejo, Sumberwringin. “Kami sudah menetapkan satu tersangka, tapi tidak tertutup kemungkinan akan bertambah tersangka lagi. Mengingat dalam satu desa terdapat 25 kelompok yang menerima program itu,” katanya.

Selain itu, Puji juga menegaskan, jumlah tersangka dalam kasus yang sama, yaitu KUBE, masih akan terus bertambah. Terlebih, ada tiga desa lain yang juga menerima program bansos KUBE. Di antaranya Desa Mengok dan Desa Sukokerto, Kecamatan Pujer, serta Desa/Kecamatan Sumberwringin. Dengan total seluruh bantuan di empat desa itu mencapai Rp 1,9 miliar. “Kalau total di empat desa itu ada 102 kelompok,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/