alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Dua Pekan Hilang, Warga Glingseran Bondowoso Ditemukan Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah seorang warga Desa Glingseran, Kecamatan Wringin, Bondowoso, menemukan mayat dengan bau tidak sedap, Kamis (16/6). Ternyata, mayat tersebut merupakan Sadin, 72, pria yang dikabarkan hilang dua pekan lalu. Sebelumnya, petugas gabungan sudah berupaya mencari jasad korban, namun tidak mendapatkan hasil. Akhirnya proses pencarian dihentikan.

Setelah kurang lebih tujuh hari dinyatakan menghilang, Sadin ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sawah salah seorang warga setempat. Mayat tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas, serta dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan autopsi. Hingga kini belum diketahui apa penyebab korban meninggal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso Dadan Kurniawan menyebut, jenazah korban ditemukan kali pertama oleh Yono, 55, warga desa setempat. Saat itu, ia sedang menggarap sawahnya, kemudian mencium bau tak sedap yang tidak jauh dari lokasinya berdiri. “Setelah mendekati ke asal bau, terlihat jenazah dengan posisi tersangkut di tengah parit,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Belum Tutup Tahun, Ada 546 Janda dan Duda Baru di Bondowoso

Mengetahui hal itu, Yono kemudian menghubungi pihak keluarga yang sudah melakukan pencarian selama beberapa hari sebelumnya. Bersama para warga lainnya, keluarga korban mendatangi lokasi. Di saat bersamaa, warga yang lain melapor ke polsek setempat. “Kemudian Polsek Wringin, Koramil, instansi kecamatan, puskesmas bersama BPBD langsung berkoordinasi untuk evakuasi jenazah korban,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah seorang warga Desa Glingseran, Kecamatan Wringin, Bondowoso, menemukan mayat dengan bau tidak sedap, Kamis (16/6). Ternyata, mayat tersebut merupakan Sadin, 72, pria yang dikabarkan hilang dua pekan lalu. Sebelumnya, petugas gabungan sudah berupaya mencari jasad korban, namun tidak mendapatkan hasil. Akhirnya proses pencarian dihentikan.

Setelah kurang lebih tujuh hari dinyatakan menghilang, Sadin ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sawah salah seorang warga setempat. Mayat tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas, serta dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan autopsi. Hingga kini belum diketahui apa penyebab korban meninggal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso Dadan Kurniawan menyebut, jenazah korban ditemukan kali pertama oleh Yono, 55, warga desa setempat. Saat itu, ia sedang menggarap sawahnya, kemudian mencium bau tak sedap yang tidak jauh dari lokasinya berdiri. “Setelah mendekati ke asal bau, terlihat jenazah dengan posisi tersangkut di tengah parit,” katanya.

BACA JUGA: Belum Tutup Tahun, Ada 546 Janda dan Duda Baru di Bondowoso

Mengetahui hal itu, Yono kemudian menghubungi pihak keluarga yang sudah melakukan pencarian selama beberapa hari sebelumnya. Bersama para warga lainnya, keluarga korban mendatangi lokasi. Di saat bersamaa, warga yang lain melapor ke polsek setempat. “Kemudian Polsek Wringin, Koramil, instansi kecamatan, puskesmas bersama BPBD langsung berkoordinasi untuk evakuasi jenazah korban,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah seorang warga Desa Glingseran, Kecamatan Wringin, Bondowoso, menemukan mayat dengan bau tidak sedap, Kamis (16/6). Ternyata, mayat tersebut merupakan Sadin, 72, pria yang dikabarkan hilang dua pekan lalu. Sebelumnya, petugas gabungan sudah berupaya mencari jasad korban, namun tidak mendapatkan hasil. Akhirnya proses pencarian dihentikan.

Setelah kurang lebih tujuh hari dinyatakan menghilang, Sadin ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sawah salah seorang warga setempat. Mayat tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas, serta dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan autopsi. Hingga kini belum diketahui apa penyebab korban meninggal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso Dadan Kurniawan menyebut, jenazah korban ditemukan kali pertama oleh Yono, 55, warga desa setempat. Saat itu, ia sedang menggarap sawahnya, kemudian mencium bau tak sedap yang tidak jauh dari lokasinya berdiri. “Setelah mendekati ke asal bau, terlihat jenazah dengan posisi tersangkut di tengah parit,” katanya.

BACA JUGA: Belum Tutup Tahun, Ada 546 Janda dan Duda Baru di Bondowoso

Mengetahui hal itu, Yono kemudian menghubungi pihak keluarga yang sudah melakukan pencarian selama beberapa hari sebelumnya. Bersama para warga lainnya, keluarga korban mendatangi lokasi. Di saat bersamaa, warga yang lain melapor ke polsek setempat. “Kemudian Polsek Wringin, Koramil, instansi kecamatan, puskesmas bersama BPBD langsung berkoordinasi untuk evakuasi jenazah korban,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/