alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Kecam Ide People Power

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Para ulama dan tokoh masyarakat melakukan deklarasi damai di Masjid Al Falah, Pancoran, kemarin (15/5). Deklarasi itu terkait dukungan terhadap KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri yang telah mengawal dan melaksanakan Pemilu 2019. Selain itu, deklarasi itu juga berisi kecaman terhadap ide people power, karena tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

KH Kurdi Sulaiman yang memimpin deklarasi damai mengatakan, masyarakat Indonesia ini hidupnya bertetangga. Selain itu, hidup berbangsa dan bernegara. Karenanya, para ulama dahulu turut serta merumuskan Pancasila sebagai lambang negara. Selanjutnya, UUD 1945 yang menjadi dasar negara mengatur adanya pemilihan umum. “Siapa pun yang dipilih masyarakat, itulah yang dikehendaki Allah SWT,” jelasnya.

Dijelaskannya, sistem pemilu di Indonesia selama ini sudah berjalan puluhan tahun. Ketika ada yang tidak terima dengan Pemilu 2019 lantas ada ide people power, maka itu sudah melawan NKRI. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat untuk lebih bijak menyikapi berbagai ajakan pihak-pihak yang tidak sejalan dengan NKRI. “Pemilu adalah amanah undang-undang, presiden siapa pun yang terpilih, maka itu yang dikehendaki Allah,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Para ulama dan tokoh masyarakat melakukan deklarasi damai di Masjid Al Falah, Pancoran, kemarin (15/5). Deklarasi itu terkait dukungan terhadap KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri yang telah mengawal dan melaksanakan Pemilu 2019. Selain itu, deklarasi itu juga berisi kecaman terhadap ide people power, karena tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

KH Kurdi Sulaiman yang memimpin deklarasi damai mengatakan, masyarakat Indonesia ini hidupnya bertetangga. Selain itu, hidup berbangsa dan bernegara. Karenanya, para ulama dahulu turut serta merumuskan Pancasila sebagai lambang negara. Selanjutnya, UUD 1945 yang menjadi dasar negara mengatur adanya pemilihan umum. “Siapa pun yang dipilih masyarakat, itulah yang dikehendaki Allah SWT,” jelasnya.

Dijelaskannya, sistem pemilu di Indonesia selama ini sudah berjalan puluhan tahun. Ketika ada yang tidak terima dengan Pemilu 2019 lantas ada ide people power, maka itu sudah melawan NKRI. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat untuk lebih bijak menyikapi berbagai ajakan pihak-pihak yang tidak sejalan dengan NKRI. “Pemilu adalah amanah undang-undang, presiden siapa pun yang terpilih, maka itu yang dikehendaki Allah,” tegasnya.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Para ulama dan tokoh masyarakat melakukan deklarasi damai di Masjid Al Falah, Pancoran, kemarin (15/5). Deklarasi itu terkait dukungan terhadap KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri yang telah mengawal dan melaksanakan Pemilu 2019. Selain itu, deklarasi itu juga berisi kecaman terhadap ide people power, karena tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

KH Kurdi Sulaiman yang memimpin deklarasi damai mengatakan, masyarakat Indonesia ini hidupnya bertetangga. Selain itu, hidup berbangsa dan bernegara. Karenanya, para ulama dahulu turut serta merumuskan Pancasila sebagai lambang negara. Selanjutnya, UUD 1945 yang menjadi dasar negara mengatur adanya pemilihan umum. “Siapa pun yang dipilih masyarakat, itulah yang dikehendaki Allah SWT,” jelasnya.

Dijelaskannya, sistem pemilu di Indonesia selama ini sudah berjalan puluhan tahun. Ketika ada yang tidak terima dengan Pemilu 2019 lantas ada ide people power, maka itu sudah melawan NKRI. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat untuk lebih bijak menyikapi berbagai ajakan pihak-pihak yang tidak sejalan dengan NKRI. “Pemilu adalah amanah undang-undang, presiden siapa pun yang terpilih, maka itu yang dikehendaki Allah,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/