alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

PTBG, Kejaksaan Ambil Keterangan Lagi

Mantan Bupati Kembali Diperiksa Jadi Saksi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kasus rasuah pengadaan kopi di tubuh PT Bondowoso Gemilang (PTBG) kembali bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso terus melanjutkan perkara ini lagi. Walaupun terdakwa pertama sudah ditetapkan bersalah oleh majelis hakim.

Beberapa hari lalu, Korps Adhyaksa pun sudah mulai menggali keterangan dari berbagai pihak dalam kasus ini. Pemeriksaan sejumlah saksi itu dibenarkan oleh Wahyu Satrio, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bondowoso.

“Memang benar, setelah putusan sidang dari terdakwa perdana Rudy Hartoyo, kami kembali memeriksa beberapa saksi lagi untuk mendapatkan keterangan. Kami periksa di kantor Kejari Bondowoso,” kata Wahyu kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, wahyu tak memberikan keterangan secara terperinci berapa orang saksi yang dipanggil. Meski begitu, ada beberapa tokoh yang kembali dimintai keterangan. Seperti Amin Said Husni, mantan Bupati Bondowoso, mantan sekda Bondowoso Syaifullah, beberapa ASN dari inspektorat, dan ASN lainnya. “Juga ada dari pihak petani kopi. Pemeriksaan itu pemeriksaan pertama kali setelah sidang terdakwa Rudy,” ungkap jaksa asal Banyumas ini.

Ketika disinggung apakah dalam waktu dekat masih berlanjut pemeriksaan para saksi atau pihaknya akan segera menetapkan tersangka baru, Wahyu menanggapinya dengan dingin. “Kalau untuk penetapan tersangka akan kami kabari kembali. Yang jelas, penetapan tersangka harus kuat dahulu alat buktinya. Minimal ada dua alat bukti,” jelas dia.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kasus rasuah pengadaan kopi di tubuh PT Bondowoso Gemilang (PTBG) kembali bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso terus melanjutkan perkara ini lagi. Walaupun terdakwa pertama sudah ditetapkan bersalah oleh majelis hakim.

Beberapa hari lalu, Korps Adhyaksa pun sudah mulai menggali keterangan dari berbagai pihak dalam kasus ini. Pemeriksaan sejumlah saksi itu dibenarkan oleh Wahyu Satrio, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bondowoso.

“Memang benar, setelah putusan sidang dari terdakwa perdana Rudy Hartoyo, kami kembali memeriksa beberapa saksi lagi untuk mendapatkan keterangan. Kami periksa di kantor Kejari Bondowoso,” kata Wahyu kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Namun, wahyu tak memberikan keterangan secara terperinci berapa orang saksi yang dipanggil. Meski begitu, ada beberapa tokoh yang kembali dimintai keterangan. Seperti Amin Said Husni, mantan Bupati Bondowoso, mantan sekda Bondowoso Syaifullah, beberapa ASN dari inspektorat, dan ASN lainnya. “Juga ada dari pihak petani kopi. Pemeriksaan itu pemeriksaan pertama kali setelah sidang terdakwa Rudy,” ungkap jaksa asal Banyumas ini.

Ketika disinggung apakah dalam waktu dekat masih berlanjut pemeriksaan para saksi atau pihaknya akan segera menetapkan tersangka baru, Wahyu menanggapinya dengan dingin. “Kalau untuk penetapan tersangka akan kami kabari kembali. Yang jelas, penetapan tersangka harus kuat dahulu alat buktinya. Minimal ada dua alat bukti,” jelas dia.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kasus rasuah pengadaan kopi di tubuh PT Bondowoso Gemilang (PTBG) kembali bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso terus melanjutkan perkara ini lagi. Walaupun terdakwa pertama sudah ditetapkan bersalah oleh majelis hakim.

Beberapa hari lalu, Korps Adhyaksa pun sudah mulai menggali keterangan dari berbagai pihak dalam kasus ini. Pemeriksaan sejumlah saksi itu dibenarkan oleh Wahyu Satrio, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bondowoso.

“Memang benar, setelah putusan sidang dari terdakwa perdana Rudy Hartoyo, kami kembali memeriksa beberapa saksi lagi untuk mendapatkan keterangan. Kami periksa di kantor Kejari Bondowoso,” kata Wahyu kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Namun, wahyu tak memberikan keterangan secara terperinci berapa orang saksi yang dipanggil. Meski begitu, ada beberapa tokoh yang kembali dimintai keterangan. Seperti Amin Said Husni, mantan Bupati Bondowoso, mantan sekda Bondowoso Syaifullah, beberapa ASN dari inspektorat, dan ASN lainnya. “Juga ada dari pihak petani kopi. Pemeriksaan itu pemeriksaan pertama kali setelah sidang terdakwa Rudy,” ungkap jaksa asal Banyumas ini.

Ketika disinggung apakah dalam waktu dekat masih berlanjut pemeriksaan para saksi atau pihaknya akan segera menetapkan tersangka baru, Wahyu menanggapinya dengan dingin. “Kalau untuk penetapan tersangka akan kami kabari kembali. Yang jelas, penetapan tersangka harus kuat dahulu alat buktinya. Minimal ada dua alat bukti,” jelas dia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/