alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Jumlah Logistik Vaksin Menipis

Proses Vaksinasi Tetap Berjalan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Stok vaksin Covid-19 di Bondowoso masih terbatas. Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, logistik vaksin yang ada saat ini berjumlah 2.870 dosis.

Sisa dosis itu untuk sasaran yang menunggu vaksinasi tahap ke-2. “Logistik vaksin menipis. Namun, pelaksanaan terus berlangsung. Khususnya untuk melengkapi dosis ke-2,” katanya.

Berdasarkan laporan data manual Kabupaten Bondowoso per 2 April 2021, untuk dosis 1, sebanyak 17.868 dosis telah terpakai. Sedangkan dosis ke-2 berjumlah 14.067 dosis. Ia menyebutkan, jumlah target sasaran tak dikurangi. Pihaknya tengah menunggu pendistribusian vaksin berikutnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Stok vaksin Covid-19 di Bondowoso masih terbatas. Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, logistik vaksin yang ada saat ini berjumlah 2.870 dosis.

Sisa dosis itu untuk sasaran yang menunggu vaksinasi tahap ke-2. “Logistik vaksin menipis. Namun, pelaksanaan terus berlangsung. Khususnya untuk melengkapi dosis ke-2,” katanya.

Berdasarkan laporan data manual Kabupaten Bondowoso per 2 April 2021, untuk dosis 1, sebanyak 17.868 dosis telah terpakai. Sedangkan dosis ke-2 berjumlah 14.067 dosis. Ia menyebutkan, jumlah target sasaran tak dikurangi. Pihaknya tengah menunggu pendistribusian vaksin berikutnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Stok vaksin Covid-19 di Bondowoso masih terbatas. Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, logistik vaksin yang ada saat ini berjumlah 2.870 dosis.

Sisa dosis itu untuk sasaran yang menunggu vaksinasi tahap ke-2. “Logistik vaksin menipis. Namun, pelaksanaan terus berlangsung. Khususnya untuk melengkapi dosis ke-2,” katanya.

Berdasarkan laporan data manual Kabupaten Bondowoso per 2 April 2021, untuk dosis 1, sebanyak 17.868 dosis telah terpakai. Sedangkan dosis ke-2 berjumlah 14.067 dosis. Ia menyebutkan, jumlah target sasaran tak dikurangi. Pihaknya tengah menunggu pendistribusian vaksin berikutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/