alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Lagi, Kambing Kena Serangan Misterius

Penyerang Pilih Kandang yang Tak Dijaga

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  Teror terhadap kambing milik warga Desa Sempol, Kecamatan Ijen, masih berlanjut. Meskipun sudah dilakukan penjagaan, namun tetap saja kambing milik sejumlah warga itu terluka. Anehnya, lukanya belum diketahui akibat apa.

Bahkan, sejumlah kambing ditemukan mati. Syaiful Bahri, Plt Kepala Desa (Kades) Sempol, mengatakan, penyerangan terhadap ternak tersebut terjadi pada Jumat malam (12/2). Berdasarkan data yang dia peroleh, total ada delapan ekor kambing jadi korban. Yakni lima ekor mati dan tiga ekor mengalami luka-luka.

“Padahal, warga sudah terus bersiaga di kawasan kandang sejak kejadian pertama. Kejadiannya tadi malam,” katanya, ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/2).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, kejadian kedua ini tepatnya di Dusun Pesanggrahan I. Sementara, warga fokus menjaga di Dusun Sempol II, lokasi kejadian pertama. “Entah kenapa, penyerang ternak misterius yang belum diketahui pasti itu seolah tahu kalau dijaga. Akhirnya menyerang kandang yang tidak dijaga,” paparnya.

Lebih lanjut, selama ini di Dusun Pesanggrahan I tidak pernah ada kejadian. Baru Jumat malam kemarin.  Dia juga menceritakan bahwa sebenarnya kandang ternak sudah tertutup rapat. Warga sudah mengantisipasi agar tak ada celah binatang liar masuk.

“Namun, entah dari mana, pemangsa itu masuk kandang dan menyerang ternak milik warga,” terang pria yang akrab dipanggil Syaiful ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  Teror terhadap kambing milik warga Desa Sempol, Kecamatan Ijen, masih berlanjut. Meskipun sudah dilakukan penjagaan, namun tetap saja kambing milik sejumlah warga itu terluka. Anehnya, lukanya belum diketahui akibat apa.

Bahkan, sejumlah kambing ditemukan mati. Syaiful Bahri, Plt Kepala Desa (Kades) Sempol, mengatakan, penyerangan terhadap ternak tersebut terjadi pada Jumat malam (12/2). Berdasarkan data yang dia peroleh, total ada delapan ekor kambing jadi korban. Yakni lima ekor mati dan tiga ekor mengalami luka-luka.

“Padahal, warga sudah terus bersiaga di kawasan kandang sejak kejadian pertama. Kejadiannya tadi malam,” katanya, ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/2).

Menurutnya, kejadian kedua ini tepatnya di Dusun Pesanggrahan I. Sementara, warga fokus menjaga di Dusun Sempol II, lokasi kejadian pertama. “Entah kenapa, penyerang ternak misterius yang belum diketahui pasti itu seolah tahu kalau dijaga. Akhirnya menyerang kandang yang tidak dijaga,” paparnya.

Lebih lanjut, selama ini di Dusun Pesanggrahan I tidak pernah ada kejadian. Baru Jumat malam kemarin.  Dia juga menceritakan bahwa sebenarnya kandang ternak sudah tertutup rapat. Warga sudah mengantisipasi agar tak ada celah binatang liar masuk.

“Namun, entah dari mana, pemangsa itu masuk kandang dan menyerang ternak milik warga,” terang pria yang akrab dipanggil Syaiful ini.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID –  Teror terhadap kambing milik warga Desa Sempol, Kecamatan Ijen, masih berlanjut. Meskipun sudah dilakukan penjagaan, namun tetap saja kambing milik sejumlah warga itu terluka. Anehnya, lukanya belum diketahui akibat apa.

Bahkan, sejumlah kambing ditemukan mati. Syaiful Bahri, Plt Kepala Desa (Kades) Sempol, mengatakan, penyerangan terhadap ternak tersebut terjadi pada Jumat malam (12/2). Berdasarkan data yang dia peroleh, total ada delapan ekor kambing jadi korban. Yakni lima ekor mati dan tiga ekor mengalami luka-luka.

“Padahal, warga sudah terus bersiaga di kawasan kandang sejak kejadian pertama. Kejadiannya tadi malam,” katanya, ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/2).

Menurutnya, kejadian kedua ini tepatnya di Dusun Pesanggrahan I. Sementara, warga fokus menjaga di Dusun Sempol II, lokasi kejadian pertama. “Entah kenapa, penyerang ternak misterius yang belum diketahui pasti itu seolah tahu kalau dijaga. Akhirnya menyerang kandang yang tidak dijaga,” paparnya.

Lebih lanjut, selama ini di Dusun Pesanggrahan I tidak pernah ada kejadian. Baru Jumat malam kemarin.  Dia juga menceritakan bahwa sebenarnya kandang ternak sudah tertutup rapat. Warga sudah mengantisipasi agar tak ada celah binatang liar masuk.

“Namun, entah dari mana, pemangsa itu masuk kandang dan menyerang ternak milik warga,” terang pria yang akrab dipanggil Syaiful ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/