alexametrics
30.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Polres Bondowoso Sebar Ribuan Personel Pengamanan Pilkades

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari ini (15/11), tak kurang dari 171 TPS di Kabupaten Bondowoso bakal menggelar pesta demokrasi rakyat dalam rangka memilih kepala desa. Berbagai langkah telah disiapkan dalam mengantisipasi ajang tersebut. Termasuk menyebar ribuan personel pengamanan pilkades serentak.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Ops Polres Bondowoso AKP Agustinus Robbi Hartanto. Pihaknya menerangkan, sebanyak 1.680 personel disiapkan, terdiri dari petugas Polres Bondowoso dibantu oleh beberapa personil kepolisian lain. Mulai dari Polres Mojokerto, Malang Kota, Malang Kabupaten, Pasuruan Kota Pasuruan Kabupaten, Probolinggo Kota, Probolinggo Kabupaten, Lumajang, Jember, Banyuwangi dan Situbondo.

Pasukan tersebut juga ditambah enam SSP Sat Brimob Polda Jatim dan 3 SSP Dalmas Polda Jatim. Mereka disebar ke semua titik sekitar Bondowoso yang menggelar pilkades serentak. “Untuk yang BKO pengamanan TPS otomatis kita sebar di 23 kecamatan di 171 TPS. Sedangkan untuk Sat Brimob, sebanyak dua peleton disebar di Rayon Jambesari dan Prajekan. Untuk yang Dalmas disebar di Sukosari, Wonosari dan Curahdami,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mereka akan melakukan pengamanan selama tiga hari yakni pada tanggal 14-16 November. Penyebaran pasukan juga dilakukan di beberapa titik rawan yakni di Kecamatan Prajekan dan Kecamatan Jambesari Darussolah yang membawahi beberapa polsek di Bondowoso. “Tetap kita standby satu SSB Brimob Polda. Itu yang kita anggap rawan. Prajekan kan membawahi Botolinggo, Cermee dan Prajekan sendiri,” kata Robbi.

Adapun di Desa Pakuwesi yang sempat memanas sebelum pelaksanaan Pilkades, Robbi menyebut bahwa di tempat tersebut masih ada sisa 4 SSP Brimob Polda Jatim dan 1 SSP Tim Anarkis yang standby di Mapolres. “Sedangkan yang di Jambesari kan di sana ada Tamanan, Tlogosari, Grujugan, Maesan. Karena titik rawannya ada di Jambesari makanya kita pasukan standby di sana,” lanjutnya.

Selain kepolisian, personel pengamanan pilkades juga dibantu oleh TNI sebanyak tiga SSP, Satpol PP dan beberapa lintas sektoral lainnya. ” Kalau butuh tambahan personel, kita tinggal koordinasikan dengan Dandim,” ucapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari ini (15/11), tak kurang dari 171 TPS di Kabupaten Bondowoso bakal menggelar pesta demokrasi rakyat dalam rangka memilih kepala desa. Berbagai langkah telah disiapkan dalam mengantisipasi ajang tersebut. Termasuk menyebar ribuan personel pengamanan pilkades serentak.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Ops Polres Bondowoso AKP Agustinus Robbi Hartanto. Pihaknya menerangkan, sebanyak 1.680 personel disiapkan, terdiri dari petugas Polres Bondowoso dibantu oleh beberapa personil kepolisian lain. Mulai dari Polres Mojokerto, Malang Kota, Malang Kabupaten, Pasuruan Kota Pasuruan Kabupaten, Probolinggo Kota, Probolinggo Kabupaten, Lumajang, Jember, Banyuwangi dan Situbondo.

Pasukan tersebut juga ditambah enam SSP Sat Brimob Polda Jatim dan 3 SSP Dalmas Polda Jatim. Mereka disebar ke semua titik sekitar Bondowoso yang menggelar pilkades serentak. “Untuk yang BKO pengamanan TPS otomatis kita sebar di 23 kecamatan di 171 TPS. Sedangkan untuk Sat Brimob, sebanyak dua peleton disebar di Rayon Jambesari dan Prajekan. Untuk yang Dalmas disebar di Sukosari, Wonosari dan Curahdami,” katanya.

Mereka akan melakukan pengamanan selama tiga hari yakni pada tanggal 14-16 November. Penyebaran pasukan juga dilakukan di beberapa titik rawan yakni di Kecamatan Prajekan dan Kecamatan Jambesari Darussolah yang membawahi beberapa polsek di Bondowoso. “Tetap kita standby satu SSB Brimob Polda. Itu yang kita anggap rawan. Prajekan kan membawahi Botolinggo, Cermee dan Prajekan sendiri,” kata Robbi.

Adapun di Desa Pakuwesi yang sempat memanas sebelum pelaksanaan Pilkades, Robbi menyebut bahwa di tempat tersebut masih ada sisa 4 SSP Brimob Polda Jatim dan 1 SSP Tim Anarkis yang standby di Mapolres. “Sedangkan yang di Jambesari kan di sana ada Tamanan, Tlogosari, Grujugan, Maesan. Karena titik rawannya ada di Jambesari makanya kita pasukan standby di sana,” lanjutnya.

Selain kepolisian, personel pengamanan pilkades juga dibantu oleh TNI sebanyak tiga SSP, Satpol PP dan beberapa lintas sektoral lainnya. ” Kalau butuh tambahan personel, kita tinggal koordinasikan dengan Dandim,” ucapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari ini (15/11), tak kurang dari 171 TPS di Kabupaten Bondowoso bakal menggelar pesta demokrasi rakyat dalam rangka memilih kepala desa. Berbagai langkah telah disiapkan dalam mengantisipasi ajang tersebut. Termasuk menyebar ribuan personel pengamanan pilkades serentak.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Ops Polres Bondowoso AKP Agustinus Robbi Hartanto. Pihaknya menerangkan, sebanyak 1.680 personel disiapkan, terdiri dari petugas Polres Bondowoso dibantu oleh beberapa personil kepolisian lain. Mulai dari Polres Mojokerto, Malang Kota, Malang Kabupaten, Pasuruan Kota Pasuruan Kabupaten, Probolinggo Kota, Probolinggo Kabupaten, Lumajang, Jember, Banyuwangi dan Situbondo.

Pasukan tersebut juga ditambah enam SSP Sat Brimob Polda Jatim dan 3 SSP Dalmas Polda Jatim. Mereka disebar ke semua titik sekitar Bondowoso yang menggelar pilkades serentak. “Untuk yang BKO pengamanan TPS otomatis kita sebar di 23 kecamatan di 171 TPS. Sedangkan untuk Sat Brimob, sebanyak dua peleton disebar di Rayon Jambesari dan Prajekan. Untuk yang Dalmas disebar di Sukosari, Wonosari dan Curahdami,” katanya.

Mereka akan melakukan pengamanan selama tiga hari yakni pada tanggal 14-16 November. Penyebaran pasukan juga dilakukan di beberapa titik rawan yakni di Kecamatan Prajekan dan Kecamatan Jambesari Darussolah yang membawahi beberapa polsek di Bondowoso. “Tetap kita standby satu SSB Brimob Polda. Itu yang kita anggap rawan. Prajekan kan membawahi Botolinggo, Cermee dan Prajekan sendiri,” kata Robbi.

Adapun di Desa Pakuwesi yang sempat memanas sebelum pelaksanaan Pilkades, Robbi menyebut bahwa di tempat tersebut masih ada sisa 4 SSP Brimob Polda Jatim dan 1 SSP Tim Anarkis yang standby di Mapolres. “Sedangkan yang di Jambesari kan di sana ada Tamanan, Tlogosari, Grujugan, Maesan. Karena titik rawannya ada di Jambesari makanya kita pasukan standby di sana,” lanjutnya.

Selain kepolisian, personel pengamanan pilkades juga dibantu oleh TNI sebanyak tiga SSP, Satpol PP dan beberapa lintas sektoral lainnya. ” Kalau butuh tambahan personel, kita tinggal koordinasikan dengan Dandim,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/