alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Bondowoso Dapat Bantuan 3 Ribu Dosis Vaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali mendapatkan bantuan vaksin sebanyak 3 ribu dosis jenis Sinovac. Vaksin tersebut didapatkan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Jawa Timur, dr Agung Mulyono, dan diterima langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin di Peringgitan Pendapa Bupati, kemarin (14/10).

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyambut baik penyerahan vaksin tersebut. Menurut dia, dengan adanya tambahan vaksin dosis Sinovac yang diberikan, diharapkan bisa menjadi pendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi di berbagai fasilitas kesehatan di Bondowoso. “Alhamdulillah, ada tambahan vaksin. Karena di Bondowoso kurang vaksin, nantinya kami akan minta lagi tambahan ke provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, dr Agung Mulyono yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Demokrat mengatakan, pihaknya sengaja memberikan sebanyak 3 ribu dosis vaksin di Bondowoso. Vaksin tersebut ditargetkan selesai disuntikkan kepada masyarakat selama dua hari.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, respons dari pemerintah setempat bagus. “Ternyata Bondowoso butuh vaksin, kami upayakan untuk minta lagi ke provinsi. Surat sudah masuk, kami tinggal follow-up, tinggal mengawal,” tegasnya.

Dia juga mengharapkan semua pihak untuk turut mendukung kegiatan vaksinasi di Bondowoso. Tidak luput kepada sejumlah media, untuk turut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak ada lagi yang salah paham dan termakan informasi bohong (hoax). Misalnya informasi vaksin berbahaya, mematikan, dan sebagainya.

Sebab, menurut dia, vaksin sangat diperlukan untuk mencegah adanya penularan Covid-19. Mengingat, hingga saat ini masih ada di Bondowoso. Selain itu, dia menegaskan akan kembali mengupayakan ada tambahan dosis vaksin untuk Bondowoso. Terlebih saat ini status Kota Tape ini masih berada di level tiga karena cakupan vaksinasi yang dinilai masih rendah. “Level itu dari cakupan vaksinasi tadi. Kalau tidak mencapai 50 persen, masih berada di level tiga,” ungkap alumnus Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya tersebut.

Pemberian bantuan vaksin tersebut, menurut dia, bertujuan untuk ikut membantu tercapainya herd immunity di Bondowoso. “Otomatis kalau kita gencar vaksinnya, tercapai itu nanti,” kata anggota DPRD yang rajin turun ke daerah ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali mendapatkan bantuan vaksin sebanyak 3 ribu dosis jenis Sinovac. Vaksin tersebut didapatkan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Jawa Timur, dr Agung Mulyono, dan diterima langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin di Peringgitan Pendapa Bupati, kemarin (14/10).

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyambut baik penyerahan vaksin tersebut. Menurut dia, dengan adanya tambahan vaksin dosis Sinovac yang diberikan, diharapkan bisa menjadi pendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi di berbagai fasilitas kesehatan di Bondowoso. “Alhamdulillah, ada tambahan vaksin. Karena di Bondowoso kurang vaksin, nantinya kami akan minta lagi tambahan ke provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, dr Agung Mulyono yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Demokrat mengatakan, pihaknya sengaja memberikan sebanyak 3 ribu dosis vaksin di Bondowoso. Vaksin tersebut ditargetkan selesai disuntikkan kepada masyarakat selama dua hari.

Menurut dia, respons dari pemerintah setempat bagus. “Ternyata Bondowoso butuh vaksin, kami upayakan untuk minta lagi ke provinsi. Surat sudah masuk, kami tinggal follow-up, tinggal mengawal,” tegasnya.

Dia juga mengharapkan semua pihak untuk turut mendukung kegiatan vaksinasi di Bondowoso. Tidak luput kepada sejumlah media, untuk turut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak ada lagi yang salah paham dan termakan informasi bohong (hoax). Misalnya informasi vaksin berbahaya, mematikan, dan sebagainya.

Sebab, menurut dia, vaksin sangat diperlukan untuk mencegah adanya penularan Covid-19. Mengingat, hingga saat ini masih ada di Bondowoso. Selain itu, dia menegaskan akan kembali mengupayakan ada tambahan dosis vaksin untuk Bondowoso. Terlebih saat ini status Kota Tape ini masih berada di level tiga karena cakupan vaksinasi yang dinilai masih rendah. “Level itu dari cakupan vaksinasi tadi. Kalau tidak mencapai 50 persen, masih berada di level tiga,” ungkap alumnus Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya tersebut.

Pemberian bantuan vaksin tersebut, menurut dia, bertujuan untuk ikut membantu tercapainya herd immunity di Bondowoso. “Otomatis kalau kita gencar vaksinnya, tercapai itu nanti,” kata anggota DPRD yang rajin turun ke daerah ini.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali mendapatkan bantuan vaksin sebanyak 3 ribu dosis jenis Sinovac. Vaksin tersebut didapatkan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Jawa Timur, dr Agung Mulyono, dan diterima langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin di Peringgitan Pendapa Bupati, kemarin (14/10).

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyambut baik penyerahan vaksin tersebut. Menurut dia, dengan adanya tambahan vaksin dosis Sinovac yang diberikan, diharapkan bisa menjadi pendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi di berbagai fasilitas kesehatan di Bondowoso. “Alhamdulillah, ada tambahan vaksin. Karena di Bondowoso kurang vaksin, nantinya kami akan minta lagi tambahan ke provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, dr Agung Mulyono yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Demokrat mengatakan, pihaknya sengaja memberikan sebanyak 3 ribu dosis vaksin di Bondowoso. Vaksin tersebut ditargetkan selesai disuntikkan kepada masyarakat selama dua hari.

Menurut dia, respons dari pemerintah setempat bagus. “Ternyata Bondowoso butuh vaksin, kami upayakan untuk minta lagi ke provinsi. Surat sudah masuk, kami tinggal follow-up, tinggal mengawal,” tegasnya.

Dia juga mengharapkan semua pihak untuk turut mendukung kegiatan vaksinasi di Bondowoso. Tidak luput kepada sejumlah media, untuk turut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak ada lagi yang salah paham dan termakan informasi bohong (hoax). Misalnya informasi vaksin berbahaya, mematikan, dan sebagainya.

Sebab, menurut dia, vaksin sangat diperlukan untuk mencegah adanya penularan Covid-19. Mengingat, hingga saat ini masih ada di Bondowoso. Selain itu, dia menegaskan akan kembali mengupayakan ada tambahan dosis vaksin untuk Bondowoso. Terlebih saat ini status Kota Tape ini masih berada di level tiga karena cakupan vaksinasi yang dinilai masih rendah. “Level itu dari cakupan vaksinasi tadi. Kalau tidak mencapai 50 persen, masih berada di level tiga,” ungkap alumnus Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya tersebut.

Pemberian bantuan vaksin tersebut, menurut dia, bertujuan untuk ikut membantu tercapainya herd immunity di Bondowoso. “Otomatis kalau kita gencar vaksinnya, tercapai itu nanti,” kata anggota DPRD yang rajin turun ke daerah ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/