alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Banyak Fasilitas Umum yang Rusak di Kawasan Arak-Arak

Mobile_AP_Rectangle 1

Kejadian pencurian lampu, lanjut Imam, sudah terjadi sebanyak tiga kali. Pertama, terjadi awal bulan sebelumnya. Pada kejadian itu, satu lampu habis dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Setelah itu, kami perbaiki, kan patah tiangnya. Kami taruh, kita tanam lagi, terus dipasangi lampu lagi,” bebernya.

Ternyata, pemasangan lampu itu tidak bertahan lama. Pasalnya, setelah empat hari pascapemasangan lampu, kembali dicabut dan diambil lagi lampunya. “Jadi, dua titik dari perbatasan, dari patung itu. Ke Bondowoso dua titik itu sudah habis. Tapi, yang lain normal, hidup,” tegasnya.

Kemudian, beberapa hari selanjutnya, pada 10 Oktober lalu, sebanyak 6 tiang lampu tidak menyala. Hal tersebut ternyata karena ulah oknum tak bertanggung jawab lagi. Mereka mengambil lampu dan merusak tiang penyangga lampu  yang dipasang di pinggir jalan itu. “Ngambilnya besinya ditarik, terus diambil. Itu enam tiang, jadi totalnya delapan,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, ia juga mengatakan, sebelumnya tidak hanya lampu yang diambil oleh pencuri. Tapi, kabel listrik sepanjang 150 meter juga habis diembat pencuri. Atas kejadian tersebut, ia mengaku sudah melaporkan kepada Kepolisian Resor Bondowoso. Terlebih, sudah mulai ada keresahan dari masyarakat setempat karena gelap. Sehingga lampu yang diamankan sebelumnya akan kembali dipasang.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan terhadap PJU di wilayah kota setiap malam. Sementara, untuk pelosok dilakukan selama dua kali dalam sepekan. “Jadi, kami tidak membiarkan mati lama,” tutupnya.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Kejadian pencurian lampu, lanjut Imam, sudah terjadi sebanyak tiga kali. Pertama, terjadi awal bulan sebelumnya. Pada kejadian itu, satu lampu habis dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Setelah itu, kami perbaiki, kan patah tiangnya. Kami taruh, kita tanam lagi, terus dipasangi lampu lagi,” bebernya.

Ternyata, pemasangan lampu itu tidak bertahan lama. Pasalnya, setelah empat hari pascapemasangan lampu, kembali dicabut dan diambil lagi lampunya. “Jadi, dua titik dari perbatasan, dari patung itu. Ke Bondowoso dua titik itu sudah habis. Tapi, yang lain normal, hidup,” tegasnya.

Kemudian, beberapa hari selanjutnya, pada 10 Oktober lalu, sebanyak 6 tiang lampu tidak menyala. Hal tersebut ternyata karena ulah oknum tak bertanggung jawab lagi. Mereka mengambil lampu dan merusak tiang penyangga lampu  yang dipasang di pinggir jalan itu. “Ngambilnya besinya ditarik, terus diambil. Itu enam tiang, jadi totalnya delapan,” paparnya.

Bahkan, ia juga mengatakan, sebelumnya tidak hanya lampu yang diambil oleh pencuri. Tapi, kabel listrik sepanjang 150 meter juga habis diembat pencuri. Atas kejadian tersebut, ia mengaku sudah melaporkan kepada Kepolisian Resor Bondowoso. Terlebih, sudah mulai ada keresahan dari masyarakat setempat karena gelap. Sehingga lampu yang diamankan sebelumnya akan kembali dipasang.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan terhadap PJU di wilayah kota setiap malam. Sementara, untuk pelosok dilakukan selama dua kali dalam sepekan. “Jadi, kami tidak membiarkan mati lama,” tutupnya.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Kejadian pencurian lampu, lanjut Imam, sudah terjadi sebanyak tiga kali. Pertama, terjadi awal bulan sebelumnya. Pada kejadian itu, satu lampu habis dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Setelah itu, kami perbaiki, kan patah tiangnya. Kami taruh, kita tanam lagi, terus dipasangi lampu lagi,” bebernya.

Ternyata, pemasangan lampu itu tidak bertahan lama. Pasalnya, setelah empat hari pascapemasangan lampu, kembali dicabut dan diambil lagi lampunya. “Jadi, dua titik dari perbatasan, dari patung itu. Ke Bondowoso dua titik itu sudah habis. Tapi, yang lain normal, hidup,” tegasnya.

Kemudian, beberapa hari selanjutnya, pada 10 Oktober lalu, sebanyak 6 tiang lampu tidak menyala. Hal tersebut ternyata karena ulah oknum tak bertanggung jawab lagi. Mereka mengambil lampu dan merusak tiang penyangga lampu  yang dipasang di pinggir jalan itu. “Ngambilnya besinya ditarik, terus diambil. Itu enam tiang, jadi totalnya delapan,” paparnya.

Bahkan, ia juga mengatakan, sebelumnya tidak hanya lampu yang diambil oleh pencuri. Tapi, kabel listrik sepanjang 150 meter juga habis diembat pencuri. Atas kejadian tersebut, ia mengaku sudah melaporkan kepada Kepolisian Resor Bondowoso. Terlebih, sudah mulai ada keresahan dari masyarakat setempat karena gelap. Sehingga lampu yang diamankan sebelumnya akan kembali dipasang.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan terhadap PJU di wilayah kota setiap malam. Sementara, untuk pelosok dilakukan selama dua kali dalam sepekan. “Jadi, kami tidak membiarkan mati lama,” tutupnya.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/