alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Wisata Kuliner Ki Ronggo Jadi Tempat Event Kopi Rakyat Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gelaran kopi rakyat yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso rencananya tidak hanya digelar di Kampung Kopi Pelita. Wisata Kuliner Ki Ronggo yang ada di Kelurahan Blindungan, Kecamatan Bondowoso, juga akan dijadikan sebagai lokasi event tersebut. Ini dilakukan untuk mengembangkan kiprah kopi Bondowoso.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, Selasa (14/9) pagi. Dia menyebut, pemilihan kawasan Wisata Kuliner Ki Ronggo bukan hanya sebagai promosi wisata kuliner yang dibuka sejak 2018 itu. Lebih lanjut, dia juga menerangkan, diadakannya event kopi rakyat itu sebagai salah satu bagian dari strategi untuk mengembangkan kiprah kopi Bondowoso. Terlebih untuk membuat Bondowoso Republik Kopi (BRK) kembali bersinar.

Menurutnya, seluruh tempat yang berpotensi untuk mengenalkan kopi Bondowoso akan dijadikan sebagai sentra kopi. Dengan begitu, dia meyakini branding BRK akan makin membumi. “Yang namanya BRK, semua yang berpotensi kami jadikan kampung-kampung kopi,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga menginginkan kopi Bondowoso ada di setiap kafe dan warung kopi milik masyarakat. Dengan demikian, baik masyarakat lokal, apalagi wisatawan, bisa dengan mudah menyeduh kopi Bondowoso di mana pun dan kapan pun. “Sehingga masuk ke sini, masuk ke sana, selalu ada kopi Bondowoso. Yang digantung bukan kopi saset lagi,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, gelaran kopi rakyat akan berlangsung lima kali. Mulai 1 Oktober hingga Desember mendatang. Selain di Kampung Kopi Pelita, kawasan Wisata Kuliner Ki Ronggo juga direncanakan menjadi lokasi event sebagai pengembangan lokasi bagi pengusaha kopi.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gelaran kopi rakyat yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso rencananya tidak hanya digelar di Kampung Kopi Pelita. Wisata Kuliner Ki Ronggo yang ada di Kelurahan Blindungan, Kecamatan Bondowoso, juga akan dijadikan sebagai lokasi event tersebut. Ini dilakukan untuk mengembangkan kiprah kopi Bondowoso.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, Selasa (14/9) pagi. Dia menyebut, pemilihan kawasan Wisata Kuliner Ki Ronggo bukan hanya sebagai promosi wisata kuliner yang dibuka sejak 2018 itu. Lebih lanjut, dia juga menerangkan, diadakannya event kopi rakyat itu sebagai salah satu bagian dari strategi untuk mengembangkan kiprah kopi Bondowoso. Terlebih untuk membuat Bondowoso Republik Kopi (BRK) kembali bersinar.

Menurutnya, seluruh tempat yang berpotensi untuk mengenalkan kopi Bondowoso akan dijadikan sebagai sentra kopi. Dengan begitu, dia meyakini branding BRK akan makin membumi. “Yang namanya BRK, semua yang berpotensi kami jadikan kampung-kampung kopi,” terangnya.

Pihaknya juga menginginkan kopi Bondowoso ada di setiap kafe dan warung kopi milik masyarakat. Dengan demikian, baik masyarakat lokal, apalagi wisatawan, bisa dengan mudah menyeduh kopi Bondowoso di mana pun dan kapan pun. “Sehingga masuk ke sini, masuk ke sana, selalu ada kopi Bondowoso. Yang digantung bukan kopi saset lagi,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, gelaran kopi rakyat akan berlangsung lima kali. Mulai 1 Oktober hingga Desember mendatang. Selain di Kampung Kopi Pelita, kawasan Wisata Kuliner Ki Ronggo juga direncanakan menjadi lokasi event sebagai pengembangan lokasi bagi pengusaha kopi.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gelaran kopi rakyat yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso rencananya tidak hanya digelar di Kampung Kopi Pelita. Wisata Kuliner Ki Ronggo yang ada di Kelurahan Blindungan, Kecamatan Bondowoso, juga akan dijadikan sebagai lokasi event tersebut. Ini dilakukan untuk mengembangkan kiprah kopi Bondowoso.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, Selasa (14/9) pagi. Dia menyebut, pemilihan kawasan Wisata Kuliner Ki Ronggo bukan hanya sebagai promosi wisata kuliner yang dibuka sejak 2018 itu. Lebih lanjut, dia juga menerangkan, diadakannya event kopi rakyat itu sebagai salah satu bagian dari strategi untuk mengembangkan kiprah kopi Bondowoso. Terlebih untuk membuat Bondowoso Republik Kopi (BRK) kembali bersinar.

Menurutnya, seluruh tempat yang berpotensi untuk mengenalkan kopi Bondowoso akan dijadikan sebagai sentra kopi. Dengan begitu, dia meyakini branding BRK akan makin membumi. “Yang namanya BRK, semua yang berpotensi kami jadikan kampung-kampung kopi,” terangnya.

Pihaknya juga menginginkan kopi Bondowoso ada di setiap kafe dan warung kopi milik masyarakat. Dengan demikian, baik masyarakat lokal, apalagi wisatawan, bisa dengan mudah menyeduh kopi Bondowoso di mana pun dan kapan pun. “Sehingga masuk ke sini, masuk ke sana, selalu ada kopi Bondowoso. Yang digantung bukan kopi saset lagi,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, gelaran kopi rakyat akan berlangsung lima kali. Mulai 1 Oktober hingga Desember mendatang. Selain di Kampung Kopi Pelita, kawasan Wisata Kuliner Ki Ronggo juga direncanakan menjadi lokasi event sebagai pengembangan lokasi bagi pengusaha kopi.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca