alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Mau Digusur, PKL tantang Pemkab Mau PAD Berapa

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Pemkab Bondowoso berencana bakal menggusur PKL Alun-alun RBA Ki Ronggo awal 2020 mendatang. Penggusuran itu merupakan langkah Pemkab setelah membangun tempat PKL di Jembatan Ki Ronggo Sekarputih. Namun Paguyuban PKL bergeming. Mereka menganggap kebijakan tersebut tidaklah tepat. Bahkan para PKL menantang Pemkab meminta PAD berapa dari para PKL Alun-alun.

Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Mujiati mengatakan, pihaknya menantang para pemangku kebijakan. Tantangan itu menjurus kepada pengelolaan PKL. Dengan jumlah PKL 125 pedagang, kurang dari setahun bisa terkumpul kas Rp 57 juta. “Kami tidak pernah mendapat kucuran dari APBD. Ternyata jika dikelola, memiliki potensi penghasilan tinggi,” jelasnya.

Itupun iuran para pedagang sangat kecil. Ia mengandaikan, jika setiap pedagang ditarik retribusi Rp 5 ribu, maka perhari menghasilkan Rp 500 ribu lebih. Ketika dihitung satu bulan, tinggal kalikan saja. Dalam satu tahun ada potensi Rp 180 juta.

- Advertisement -

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Pemkab Bondowoso berencana bakal menggusur PKL Alun-alun RBA Ki Ronggo awal 2020 mendatang. Penggusuran itu merupakan langkah Pemkab setelah membangun tempat PKL di Jembatan Ki Ronggo Sekarputih. Namun Paguyuban PKL bergeming. Mereka menganggap kebijakan tersebut tidaklah tepat. Bahkan para PKL menantang Pemkab meminta PAD berapa dari para PKL Alun-alun.

Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Mujiati mengatakan, pihaknya menantang para pemangku kebijakan. Tantangan itu menjurus kepada pengelolaan PKL. Dengan jumlah PKL 125 pedagang, kurang dari setahun bisa terkumpul kas Rp 57 juta. “Kami tidak pernah mendapat kucuran dari APBD. Ternyata jika dikelola, memiliki potensi penghasilan tinggi,” jelasnya.

Itupun iuran para pedagang sangat kecil. Ia mengandaikan, jika setiap pedagang ditarik retribusi Rp 5 ribu, maka perhari menghasilkan Rp 500 ribu lebih. Ketika dihitung satu bulan, tinggal kalikan saja. Dalam satu tahun ada potensi Rp 180 juta.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Pemkab Bondowoso berencana bakal menggusur PKL Alun-alun RBA Ki Ronggo awal 2020 mendatang. Penggusuran itu merupakan langkah Pemkab setelah membangun tempat PKL di Jembatan Ki Ronggo Sekarputih. Namun Paguyuban PKL bergeming. Mereka menganggap kebijakan tersebut tidaklah tepat. Bahkan para PKL menantang Pemkab meminta PAD berapa dari para PKL Alun-alun.

Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Mujiati mengatakan, pihaknya menantang para pemangku kebijakan. Tantangan itu menjurus kepada pengelolaan PKL. Dengan jumlah PKL 125 pedagang, kurang dari setahun bisa terkumpul kas Rp 57 juta. “Kami tidak pernah mendapat kucuran dari APBD. Ternyata jika dikelola, memiliki potensi penghasilan tinggi,” jelasnya.

Itupun iuran para pedagang sangat kecil. Ia mengandaikan, jika setiap pedagang ditarik retribusi Rp 5 ribu, maka perhari menghasilkan Rp 500 ribu lebih. Ketika dihitung satu bulan, tinggal kalikan saja. Dalam satu tahun ada potensi Rp 180 juta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/