alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Dinsos Klaim Sudah Lakukan Pendataan dan Penyaluran Bantuan

Mobile_AP_Rectangle 1

Suhri menyebut, apabila Siddik meminta bantuan modal usaha berupa uang tunai, pihaknya mengaku tidak ada program tersebut. Yang ada hanya bantuan bersifat pelatihan saja. “Dinsos hanya menyelenggarakan pelatihan pekerja,” lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Suhri, data kaum difabel Bondowoso bersifat fluktuatif. Ada kategori kaum difabel yang mendapatkan bantuan yakni ringan, sedang, dan berat. Contoh kaum difabel kategori ringan yaitu mereka masih bisa beraktivitas sehari-hari dengan bekerja. Sedangkan berat yaitu tak bisa bekerja dan tak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

Total ada 95 orang difabel kategori berat yang menjadi prioritas Pemkab Bondowoso untuk mendapatkan bantuan. “Tiap tahun kami update datanya. Kami meminta data ke desa-desa atau pendampingnya. Karena mereka juga ada pendampingnya,” kata Suhri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Suhri pun mengaku tidak ada komunikasi dari Siddik sebelum berangkat ke Jakarta. “Tidak ada pembicaraan ke Dinsos sebelum ke Jakarta menemui Baim Wong,” pungkasnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Suhri menyebut, apabila Siddik meminta bantuan modal usaha berupa uang tunai, pihaknya mengaku tidak ada program tersebut. Yang ada hanya bantuan bersifat pelatihan saja. “Dinsos hanya menyelenggarakan pelatihan pekerja,” lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Suhri, data kaum difabel Bondowoso bersifat fluktuatif. Ada kategori kaum difabel yang mendapatkan bantuan yakni ringan, sedang, dan berat. Contoh kaum difabel kategori ringan yaitu mereka masih bisa beraktivitas sehari-hari dengan bekerja. Sedangkan berat yaitu tak bisa bekerja dan tak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

Total ada 95 orang difabel kategori berat yang menjadi prioritas Pemkab Bondowoso untuk mendapatkan bantuan. “Tiap tahun kami update datanya. Kami meminta data ke desa-desa atau pendampingnya. Karena mereka juga ada pendampingnya,” kata Suhri.

Suhri pun mengaku tidak ada komunikasi dari Siddik sebelum berangkat ke Jakarta. “Tidak ada pembicaraan ke Dinsos sebelum ke Jakarta menemui Baim Wong,” pungkasnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Suhri menyebut, apabila Siddik meminta bantuan modal usaha berupa uang tunai, pihaknya mengaku tidak ada program tersebut. Yang ada hanya bantuan bersifat pelatihan saja. “Dinsos hanya menyelenggarakan pelatihan pekerja,” lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Suhri, data kaum difabel Bondowoso bersifat fluktuatif. Ada kategori kaum difabel yang mendapatkan bantuan yakni ringan, sedang, dan berat. Contoh kaum difabel kategori ringan yaitu mereka masih bisa beraktivitas sehari-hari dengan bekerja. Sedangkan berat yaitu tak bisa bekerja dan tak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

Total ada 95 orang difabel kategori berat yang menjadi prioritas Pemkab Bondowoso untuk mendapatkan bantuan. “Tiap tahun kami update datanya. Kami meminta data ke desa-desa atau pendampingnya. Karena mereka juga ada pendampingnya,” kata Suhri.

Suhri pun mengaku tidak ada komunikasi dari Siddik sebelum berangkat ke Jakarta. “Tidak ada pembicaraan ke Dinsos sebelum ke Jakarta menemui Baim Wong,” pungkasnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/