alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Jalur Tancak Kembar Longsor Lagi

BPBD Lakukan Pembersihan hingga 3 Hari

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Longsor kembali terjadi di seputaran jalan menuju objek wisata Air Terjun Tancak Kembar, Desa Andongsari, Kecamatan Pakem. Sejumlah tim gabungan kembali melakukan evakuasi selama tiga hari.

Baca Juga : Potensi Pohon Tumbang dan Tanah Longsor Masih Ada

Tim gabungan itu berasal dari belasan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, pemerintah kecamatan, Yonif 514 Raider, Polri, hingga TRC Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga. Mereka melakukan bersih-bersih material selama tiga hari terakhir, hingga Senin (14/3) kemarin.  “Kita evakuasi sejak hari Sabtu (12/3). Karena longsornya juga cukup besar,” ujar Yuliono, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Akibatnya, akses jalan menuju objek wisata air terjun itu ditutup total hingga tiga hari. Mengingat material longsoran yang terdiri atas tanah dan bebatuan itu menutupi badan jalan. Bahkan, kata Yuliono, panjang longsorannya mencapai 15 meter, lebar 8 meter, dengan tingginya 2 meter. “Tinggi tumpukan longsorannya hingga 2 meter. Sekarang sudah hari ketiga dan selesai, serta bisa dilewati oleh roda dua,” urainya.

Bersih-bersih material longsor yang disebabkan oleh hujan deras itu, kata Hariyanto, terbilang lama. Sebab, dibersihkan secara manual. Pasalnya, satu-satunya akses jalan ini tak bisa dilalui alat berat. “Akses jalan ke Tancak Kembar cuma itu saja,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Longsor kembali terjadi di seputaran jalan menuju objek wisata Air Terjun Tancak Kembar, Desa Andongsari, Kecamatan Pakem. Sejumlah tim gabungan kembali melakukan evakuasi selama tiga hari.

Baca Juga : Potensi Pohon Tumbang dan Tanah Longsor Masih Ada

Tim gabungan itu berasal dari belasan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, pemerintah kecamatan, Yonif 514 Raider, Polri, hingga TRC Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga. Mereka melakukan bersih-bersih material selama tiga hari terakhir, hingga Senin (14/3) kemarin.  “Kita evakuasi sejak hari Sabtu (12/3). Karena longsornya juga cukup besar,” ujar Yuliono, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso.

Akibatnya, akses jalan menuju objek wisata air terjun itu ditutup total hingga tiga hari. Mengingat material longsoran yang terdiri atas tanah dan bebatuan itu menutupi badan jalan. Bahkan, kata Yuliono, panjang longsorannya mencapai 15 meter, lebar 8 meter, dengan tingginya 2 meter. “Tinggi tumpukan longsorannya hingga 2 meter. Sekarang sudah hari ketiga dan selesai, serta bisa dilewati oleh roda dua,” urainya.

Bersih-bersih material longsor yang disebabkan oleh hujan deras itu, kata Hariyanto, terbilang lama. Sebab, dibersihkan secara manual. Pasalnya, satu-satunya akses jalan ini tak bisa dilalui alat berat. “Akses jalan ke Tancak Kembar cuma itu saja,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Longsor kembali terjadi di seputaran jalan menuju objek wisata Air Terjun Tancak Kembar, Desa Andongsari, Kecamatan Pakem. Sejumlah tim gabungan kembali melakukan evakuasi selama tiga hari.

Baca Juga : Potensi Pohon Tumbang dan Tanah Longsor Masih Ada

Tim gabungan itu berasal dari belasan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, pemerintah kecamatan, Yonif 514 Raider, Polri, hingga TRC Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga. Mereka melakukan bersih-bersih material selama tiga hari terakhir, hingga Senin (14/3) kemarin.  “Kita evakuasi sejak hari Sabtu (12/3). Karena longsornya juga cukup besar,” ujar Yuliono, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso.

Akibatnya, akses jalan menuju objek wisata air terjun itu ditutup total hingga tiga hari. Mengingat material longsoran yang terdiri atas tanah dan bebatuan itu menutupi badan jalan. Bahkan, kata Yuliono, panjang longsorannya mencapai 15 meter, lebar 8 meter, dengan tingginya 2 meter. “Tinggi tumpukan longsorannya hingga 2 meter. Sekarang sudah hari ketiga dan selesai, serta bisa dilewati oleh roda dua,” urainya.

Bersih-bersih material longsor yang disebabkan oleh hujan deras itu, kata Hariyanto, terbilang lama. Sebab, dibersihkan secara manual. Pasalnya, satu-satunya akses jalan ini tak bisa dilalui alat berat. “Akses jalan ke Tancak Kembar cuma itu saja,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/