alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Hapus Tato, karena Ingin Lupakan Mantan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan orang memiliki niat besar untuk menghapus tato yang melekat di tubuh mereka masing-masing. Ada sekitar 148 orang ikut dalam gerakan hapus tato. Gerakan hapus tato gratis itu diinisiasi Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) di Bondowoso bekerja sama dengan lembaga sosial Berani Hijrah Baik (BHB).

Dari ratusan perserta itu, tak hanya berasal dari Bondowoso. Namun, juga dari Jember dan Situbondo. Sebelum menghapus tato gratis, mereka cukup menjalankan satu syarat.  Yakni, cukup menghafalkan 10 ayat surah Ar Rahman agar bisa mengikuti hapus tato secara gratis.

Alasan peserta ingin menghapus tato gratis pun beragam. Ada cerita peserta yang ingin menghapus tato karena ingin melupakan mantan kekasihnya, ingin meminta maaf pada orang tua, dan ada juga yang karena setiap bangun tidur mendapat pertanyaan dari putra-putrinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak ayal, pelaksanaan hapus tato gratis itu diwarnai dengan linangan air mata peserta yang menyatakan menyesal. Misalnya, yang terjadi pada gadis berusia 18 tahun berinisial DS.

Dia jauh-jauh datang ke Bondowoso dari Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, untuk menghapus dua tato di tangan kirinya. Tato pertama, gambar mawar disertai nama mantan. Sedangkan tato kedua, bergambar huruf A yang tak lain merupakan inisial kekasih yang pernah menjadi tambatan hati pada 2018 silam. “Dulu 2018 ini buatnya,” katanya.

Dia mengaku pernah ingin menghapus tato itu saat berpisah dengan sang kekasih. Namun, karena biayanya tak murah. Dia memanfaatkan kegiatan sosial GPK. Untuk ikut gerakan tersebut, dia menjelaskan bahwa telah menghafalkan 21 ayat surah Ar Rahman.  “Saya hafalkan cuma dua hari, dapat 21 ayat,” jelasnya.

Berbeda lagi dengan pria berinisial MR. Pemuda yang berusia 20 tahun itu meneteskan air mata saat ditanya kenapa ingin menghapus tato di tangan kirinya.  “Saya ingin minta maaf sama orang tua saya di Kediri,” katanya sembari menyeka air mata yang menetes.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan orang memiliki niat besar untuk menghapus tato yang melekat di tubuh mereka masing-masing. Ada sekitar 148 orang ikut dalam gerakan hapus tato. Gerakan hapus tato gratis itu diinisiasi Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) di Bondowoso bekerja sama dengan lembaga sosial Berani Hijrah Baik (BHB).

Dari ratusan perserta itu, tak hanya berasal dari Bondowoso. Namun, juga dari Jember dan Situbondo. Sebelum menghapus tato gratis, mereka cukup menjalankan satu syarat.  Yakni, cukup menghafalkan 10 ayat surah Ar Rahman agar bisa mengikuti hapus tato secara gratis.

Alasan peserta ingin menghapus tato gratis pun beragam. Ada cerita peserta yang ingin menghapus tato karena ingin melupakan mantan kekasihnya, ingin meminta maaf pada orang tua, dan ada juga yang karena setiap bangun tidur mendapat pertanyaan dari putra-putrinya.

Tak ayal, pelaksanaan hapus tato gratis itu diwarnai dengan linangan air mata peserta yang menyatakan menyesal. Misalnya, yang terjadi pada gadis berusia 18 tahun berinisial DS.

Dia jauh-jauh datang ke Bondowoso dari Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, untuk menghapus dua tato di tangan kirinya. Tato pertama, gambar mawar disertai nama mantan. Sedangkan tato kedua, bergambar huruf A yang tak lain merupakan inisial kekasih yang pernah menjadi tambatan hati pada 2018 silam. “Dulu 2018 ini buatnya,” katanya.

Dia mengaku pernah ingin menghapus tato itu saat berpisah dengan sang kekasih. Namun, karena biayanya tak murah. Dia memanfaatkan kegiatan sosial GPK. Untuk ikut gerakan tersebut, dia menjelaskan bahwa telah menghafalkan 21 ayat surah Ar Rahman.  “Saya hafalkan cuma dua hari, dapat 21 ayat,” jelasnya.

Berbeda lagi dengan pria berinisial MR. Pemuda yang berusia 20 tahun itu meneteskan air mata saat ditanya kenapa ingin menghapus tato di tangan kirinya.  “Saya ingin minta maaf sama orang tua saya di Kediri,” katanya sembari menyeka air mata yang menetes.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan orang memiliki niat besar untuk menghapus tato yang melekat di tubuh mereka masing-masing. Ada sekitar 148 orang ikut dalam gerakan hapus tato. Gerakan hapus tato gratis itu diinisiasi Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) di Bondowoso bekerja sama dengan lembaga sosial Berani Hijrah Baik (BHB).

Dari ratusan perserta itu, tak hanya berasal dari Bondowoso. Namun, juga dari Jember dan Situbondo. Sebelum menghapus tato gratis, mereka cukup menjalankan satu syarat.  Yakni, cukup menghafalkan 10 ayat surah Ar Rahman agar bisa mengikuti hapus tato secara gratis.

Alasan peserta ingin menghapus tato gratis pun beragam. Ada cerita peserta yang ingin menghapus tato karena ingin melupakan mantan kekasihnya, ingin meminta maaf pada orang tua, dan ada juga yang karena setiap bangun tidur mendapat pertanyaan dari putra-putrinya.

Tak ayal, pelaksanaan hapus tato gratis itu diwarnai dengan linangan air mata peserta yang menyatakan menyesal. Misalnya, yang terjadi pada gadis berusia 18 tahun berinisial DS.

Dia jauh-jauh datang ke Bondowoso dari Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, untuk menghapus dua tato di tangan kirinya. Tato pertama, gambar mawar disertai nama mantan. Sedangkan tato kedua, bergambar huruf A yang tak lain merupakan inisial kekasih yang pernah menjadi tambatan hati pada 2018 silam. “Dulu 2018 ini buatnya,” katanya.

Dia mengaku pernah ingin menghapus tato itu saat berpisah dengan sang kekasih. Namun, karena biayanya tak murah. Dia memanfaatkan kegiatan sosial GPK. Untuk ikut gerakan tersebut, dia menjelaskan bahwa telah menghafalkan 21 ayat surah Ar Rahman.  “Saya hafalkan cuma dua hari, dapat 21 ayat,” jelasnya.

Berbeda lagi dengan pria berinisial MR. Pemuda yang berusia 20 tahun itu meneteskan air mata saat ditanya kenapa ingin menghapus tato di tangan kirinya.  “Saya ingin minta maaf sama orang tua saya di Kediri,” katanya sembari menyeka air mata yang menetes.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/