alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Gudang Tembakau Dilalap Si Jago Merah

- Seratus Ton Tembakau Rajang Halus Habis

- Kerugian Mencapai Rp 5 Miliar

Mobile_AP_Rectangle 1

Slamet memperkirakan, seratus ton tembakau yang terbakar itu diprediksi sudah terjadi sejak Senin (14/2) dini hari. Kemudian, kejadian nahas itu baru diketahui oleh penjaga gudang itu kurang lebih pukul 05.00 WIB. Mengetahui itu, penjaga dan pemilik gudang langsung menghubungi tim damkar, yang langsung meluncur pada pukul 06.00 WIB.

Api baru bisa dipadamkan selama sekitar 4,5 jam, hingga pukul 10.30 WIB pagi. Dengan mengerahkan tiga unit mobil damkar dan satu unit tangki air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso. “Lama, karena tumpukan itu seperti bara api, karena yang mau dipadamkan di dalam itu tinggal bara api,” katanya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sebab, kebakaran terjadi bukan pada jam kerja pegawai. “Sementara ini tak ada tersangka, karena itu setiap hari menggunakan pemanas yang dari tong itu. Makanya ini masih dalam proses penyidikan Polsek Grujugan,” tandasnya. (ham/c2/lin)

- Advertisement -

Slamet memperkirakan, seratus ton tembakau yang terbakar itu diprediksi sudah terjadi sejak Senin (14/2) dini hari. Kemudian, kejadian nahas itu baru diketahui oleh penjaga gudang itu kurang lebih pukul 05.00 WIB. Mengetahui itu, penjaga dan pemilik gudang langsung menghubungi tim damkar, yang langsung meluncur pada pukul 06.00 WIB.

Api baru bisa dipadamkan selama sekitar 4,5 jam, hingga pukul 10.30 WIB pagi. Dengan mengerahkan tiga unit mobil damkar dan satu unit tangki air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso. “Lama, karena tumpukan itu seperti bara api, karena yang mau dipadamkan di dalam itu tinggal bara api,” katanya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sebab, kebakaran terjadi bukan pada jam kerja pegawai. “Sementara ini tak ada tersangka, karena itu setiap hari menggunakan pemanas yang dari tong itu. Makanya ini masih dalam proses penyidikan Polsek Grujugan,” tandasnya. (ham/c2/lin)

Slamet memperkirakan, seratus ton tembakau yang terbakar itu diprediksi sudah terjadi sejak Senin (14/2) dini hari. Kemudian, kejadian nahas itu baru diketahui oleh penjaga gudang itu kurang lebih pukul 05.00 WIB. Mengetahui itu, penjaga dan pemilik gudang langsung menghubungi tim damkar, yang langsung meluncur pada pukul 06.00 WIB.

Api baru bisa dipadamkan selama sekitar 4,5 jam, hingga pukul 10.30 WIB pagi. Dengan mengerahkan tiga unit mobil damkar dan satu unit tangki air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso. “Lama, karena tumpukan itu seperti bara api, karena yang mau dipadamkan di dalam itu tinggal bara api,” katanya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sebab, kebakaran terjadi bukan pada jam kerja pegawai. “Sementara ini tak ada tersangka, karena itu setiap hari menggunakan pemanas yang dari tong itu. Makanya ini masih dalam proses penyidikan Polsek Grujugan,” tandasnya. (ham/c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/